Gara-gara Konten Klaim Profesor Penemu Obat Covid-19, Para Dokter Meminta Anji Diproses Secara Hukum!


Ahad, 02 Agustus 2020 - 21:28:25 WIB
Gara-gara Konten Klaim Profesor Penemu Obat Covid-19, Para Dokter Meminta Anji Diproses Secara Hukum! Anji mengunggah foto bersama Hadi Pranoto yang ia sebut menemukan antibodi Covid-19. Foto: IG Anji.

HARIANHALUAN.COM - Beberapa waktu lalu, artis penyanyi sekaligus youtuber terkenal Anji membuat konten tentang orang yang disebutnya pakar mikrobiologi bernama Hadi Pranoto. dalam konten tersebut, ia mengklaim Hadi Pranoto yang disebutnya profesor itu telah menemukan obat Covid-19 yang sudah menyembuhkan ribuan nyawa. 

Perkataan Anji ini sontak memantik kemarahan para dokter. Para dokter spesialis seperti Pandu Riono, Jaka Pradipta, Aris Ramdhani, dan Ferdiriza Hamzah mengungkapkan kegusarannya  kepada Anji di Twitter mereka, Ahad, 2 Agustus 2020. Mereka merespons konten Anji berjudul Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!! yang tayang di kanal Youtubenya, Jumat, 31 Juli 2020.  

Aris Ramdhani, dokter spesialis bedah umum menyatakan perbuatan Anji dengan menghadirkan narasumber yang tidak jelas latar jelas keilmuwannya tapi mengklaim menemukan obat, sangat membahayakan. Ia pun mencuitkan kegusarannya kepada suami Wina Natalia itu. 

"Kali ini apa yang Anji lakukan sudah keterlaluan da membahayakan orang banyak. Mengajukan isu bahwa obat Covid sudah ada tanpa mengikuti prosedur uji klinis atau apapun. Terutama untuk golongan masyarakat yang cenderung percaya begitu saja dengan influencer. Demi konten," cuitnya. 

Penyanyi jebolan Holywings Akademi, Glen Clivto (kiri) dan Elmatu (kanan) bersama Anji saat merilis single Aku Yang Salah dan mengumumkan perubahan Holywings Akademi menjadi industri label Holywings Records di Jakarta 07 Juli 2020. Elmatu merupakan salah satu penyanyi dari Holywings Akademi yang kini menjadi Holywings Records yang dipimpin penyanyi Anji sebagai kepala sekolah sekaligus eksekutif produser. Tempo/Nurdiansah

Sebelumnya, netizen sudah menelisik Hadi Pranoto, yang disebut Anji dengan dokter, profesor, dan pakar mikrobiologi. Jejak akademisi Hadi di Google Scholardan sitasi tidak ditemukan. Padahal, Hadi mengaku sudah 20 tahun meneliti obat Covid-19 itu. Latar belakang pendidikannya pun tidak ditemukan.

Netizen justru menemukan, nama dan wajah yang sama ini adalah anak Surya Atmaja, pembuat hajat khitanan di Bogor dengan mengundang Rhoma Irama beberapa waktu lalu. Hadi kemudian menggelar konferensi pers dan meminta maaf.

Jaka Pradipta, dokter spesial paru langsung memberikan stempel informasi yang terdapat pada konten Anji itu menyesatkan. "Mau mencoba membuat koreksi informasi yang sangat sesat di video wawancara @duniamanji dan sang profesor. Tapi hampir semuanya ngawur. Saya mohon sekali @duniamanji mengjapus video tersebut. Sudah tidak bisa dikoreksi. Kacau berat," cuitnya. 

Ia mengkhawatirkan, video itu bisa meracuni pikiran masyarakat. "Dengan literasi masyarakat Indonesia yang kurang, video ini akan sangat toksik. Semua yang diutcapkan tidak ada bukti, ini akan menjadi masalah baru bila video ini viral dan disebarkan di grup WA. Astaghfirullah...Saya mohon secepat-cepatnya video ini dihapus."

Pernyataan lebih galak diungkapkan Ferdiriva Hamzah, dokter spesialis mata. Pria yang juga merangkap sebagai penulis novel ini meminta Ikatan Dokter Indonesia menyeret Anji dan Hadi Pranoto ke polisi. "Seret ke jalur hukum," cuitnya sambil menautkan link berita portal yang memberitakan kegusaran IDI dengan perilaku pria bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto. 

Tapi, pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono pesimistis Anji dan Hadi bakal terjerat hukum. "Kenapa setiap kebohongan yang disampaikan influencer atau tokoh yang berwenang tidak pernah ditindak? Tidak mungkinlah sejak awal pandemi: para menteri saja ngomong ngawur sampai terakhir promosikan kalung ajaib, dst. Kalau sekarang ada yang ditindak, bisa berlaku surut, berani?" (*)

loading...
 Sumber : Tempo.co /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 April 2020 - 08:06:23 WIB

    Corona Membawa Berkah! CEO Zoom Dapat Untung Rp 64 T Gara-gara Covid-19

    Corona Membawa Berkah! CEO Zoom Dapat Untung Rp 64 T Gara-gara Covid-19 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - CEO Zoom, Eric Yuan mendapat keuntungan fantastis sejak wabah COVID-19 merebak di hampir seluruh negara. Eric mendapatkan keuntungan sebesar US$4 miliar atau setara Rp 64 triliun sejak Januari hing.
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 07:49:45 WIB

    Indonesia Tak Merdeka Sinyal 2020 Gara-gara Ini

    Indonesia Tak Merdeka Sinyal 2020 Gara-gara Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah dinilai belum satu suara dalam meratakan akses internet di Indonesia. Buktinya, Indonesia tak jadi merdeka sinyal 2020..
  • Senin, 17 Februari 2020 - 11:42:33 WIB

    Giliran Facebook Kini Tak Berdaya Gara-gara Corona

    Giliran Facebook Kini Tak Berdaya Gara-gara Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virus corona menimbulkan korban lagi dari sisi penyelenggaraan acara. Bila sebelumnya Mobile World Congress (MWC) 2020 Barcelona, maka kini giliran konferensi Facebook yang ditaklukkan virus yang t.
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 02:23:11 WIB

    Gara-gara Virus Corona, Gim Honor of Kings Ikut Tumbang

    Gara-gara Virus Corona, Gim Honor of Kings Ikut Tumbang TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Wabah virus corona memaksa warga China untuk mengurungkan aktivitasnya di luar rumah. Mereka pun mencari hiburan lewat game bahkan sampai membuat game paling populer di China tumbang. Game tersebut .
  • Ahad, 08 Desember 2019 - 18:06:26 WIB

    Awas! Gara-Gara Masalah Ini WhatsApp Anda Bisa Dihapus

    Awas! Gara-Gara Masalah Ini WhatsApp Anda Bisa Dihapus JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengguna layanan chat WhatsApp tak bisa begitu saja abai dengan masa aktif akun WhatsApp mereka. Ini karena pihak WhatsApp bisa saja menghapus akun Anda, karena sudah melewati batas tak aktif.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]