Peringatan dari Pakar UI soal Covid-19: Puncak Pertengahan 2021, Turun Awal 2022


Senin, 03 Agustus 2020 - 13:11:53 WIB
Peringatan dari Pakar UI soal Covid-19: Puncak Pertengahan 2021, Turun Awal 2022 Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Ahli Epidemiologi dari Universitas Indonesia Pandu Riono angkat suara perihal situasi terkini penanganan Covid-19 di Indonesia. Menurut dia, peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mendekati puncak.

"Jangan bermimpi melihat second wave (gelombang kedua), puncaknya masih terus. Kalau begini terus puncaknya pertengahan 2021, turunnya pada awal 2022. Apakah kita mau seperti ini? Kalau nggak resesi ya depresi. Pilihan yang tidak menyenangkan," ujar Pandu dalam seminar daring "Ekonomi Indonesia di Ambang Resesi, Apa Solusinya?" di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Oleh karena itu, Ia kembali menekankan pentingnya pengetesan (testing) dan 3M, yaitu mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan sabun dengan benar, dan menjaga benar. Menurut Pandu, hal-hal itu yang dilakukan negara-negara lain demi menekan penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19.

"Kalau kombinasi tiga tadi dilakukan (penyebaran) sangat rendah," katanya.

Khusus untuk pengetesan, Pandu mengingatkan kalau swab test harus digencarkan alih-alih rapid test. Ia bahkan pendekatan via rapid test tidak benar.

"Kita harus deteksi virus, lacak, lalu isolasi. Ini cara-cara basic (dasar) dalam pengendalian infeksi. Seharusnya satu orang terkonfirmasi, bisa dilacak hingga 25 orang. Testing dan isolasi. Sehingga bisa melacak orang yang bawa virus. Betapa kita teledor dan lamban melakukan peningkatan testing," ujar Pandu.

Lebih lanjut, Pandu juga menyebut vaksin belum tentu bisa menjadi solusi mengatasi Covid-19. Sebab, dibutuhkan waktu yang tidak pendek dalam melakukan vaksinasi terhadap lebih dari 250 juta penduduk Indonesia.

"Vaksin yang kita punya sekarang adalah masker. Gunakan itu," kata Pandu.

Sampai dengan Minggu (2/8/2020), kasus konfirmasi positif Covid-19 sudah menembus 111.000 atau tepatnya 111.455 orang. Jumlah ini meningkat sebanyak 1.519 orang/kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah pasien sembuh kemarin bertambah 1.056 orang sehingga totalnya menjadi 68.975 orang. Sementara itu kasus meninggal bertambah 43 orang sehingga totalnya menjadi 5.236 orang. Sudah 478 kabupaten/kota di 34 provinsi yang terpapar Covid-19.(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 13 Juli 2020 - 09:19:33 WIB

    Rekor Corona di DKI, Begini Peringatan Anies untuk Warga Jakarta

    Rekor Corona di DKI, Begini Peringatan Anies untuk Warga Jakarta HARIANHALUAN.COM - Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta bertambah 404 kasus pada Minggu (12/7). Gubernur DKI, Anies Baswedan menyebut tambahan kasus harian itu merupakan yang tertinggi sejak.
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 22:12:35 WIB

    Peringatan, Ekonomi RI Kuartal II-2020 Diramal Nyungsep!

    Peringatan, Ekonomi RI Kuartal II-2020 Diramal Nyungsep! HARIANHALUAN.COM - Pertumbuhan ekonomi di Indonesia hampir 90% berasal dari sektor konsumsi rumah tangga dan investasi. Dalam upaya menjaga ekonomi bisa tetap tumbuh, pemerintah akan fokus di dua sektor tersebut..
  • Senin, 01 Juni 2020 - 14:22:49 WIB

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Penting Presiden Jokowi

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Penting Presiden Jokowi HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat..
  • Jumat, 01 Mei 2020 - 11:46:14 WIB

    Peringatan May Day, Mengenang Marsinah

    Peringatan May Day, Mengenang Marsinah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai hari buruh. Salah satu tokoh yang melekat dengan hari buruh adalah Marsinah. Marsinah adalah seorang aktivis dan buruh pabrik yang bekerja di sebuah perusa.
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 00:25:26 WIB

    Peringatan Isra Mi'raj di Istana Negara Batal karena Corona

    Peringatan Isra Mi'raj di Istana Negara Batal karena Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Agama membatalkan rencana kegiatan peringatan Isra Mi'raj 1441 Hijriah. Kegiatan yang biasa digelar di Istana Negara ini awalnya akan dilangsungkan di Aula HM Rasjidi Kemenag Jl MH Th.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]