Pemerintah Libatkan Emak-emak PKK Sosialiasi Protokol Kesehatan ke Masyarakat


Senin, 03 Agustus 2020 - 18:25:16 WIB
Pemerintah Libatkan Emak-emak PKK Sosialiasi Protokol Kesehatan ke Masyarakat Warga mengambil bahan makanan gratis yang digantung di pagar tembok rumah di Desa Rendeng, Kudus, Jawa Tengah. ANTARA

HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginan untuk melibatkan Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam membantu sosialisasi protokol kesehatan guna perubahan perilaku masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) berkaitan tentang penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, dikutip dari Kominfo RI, Senin (03/08/2020).

Lebih lanjut, Presiden sampaikan bahwa ada kekhawatiran di masyarakat beberapa waktu ini mengenai peningkatan kasus maupun karena ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang makin banyak.

“Kita tahu sampai kemarin, sudah ada 111.000 lebih kasus dengan case fatality rate 4,7% dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8% dari kematian global. Ini saya kira yang menjadi PR besar kita bersama,” tutur Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa case recovery rate di Indonesia berdasarkan data terakhir adalah 61,9%, yang ini bagus karena terus meningkat angkanya.

Presiden menekankan kembali soal protokol kesehatan terutama perubahan perilaku di masyarakat yang harus betul-betul menjadi perhatian.

“Saya ingin fokus saja, seperti yang saya sampaikan yang lalu. Mungkin dalam dua minggu ini kita fokus kampanye pakai masker, nanti minggu dua minggu berikut kampanye mengenai jaga jarak atau cuci tangan misalnya. 2 minggu berikut tadi,” jelas Presiden seraya menyampaikan bahwa sosialisasi terus-menerus dan tidak dicampur urusan cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun, dan pakai masker.

Kalau bersamaan, menurut Presiden, mungkin tidak bisa ditangkap seluruhnya kalangan masyarakat.  Oleh karenanya, Presiden sampaikan keinginan untuk melibatkan PKK.

“Kalau ibu-ibu siap, saya kira PKK ini juga sangat efektif untuk door to door urusan masker. Urusan perubahan perilaku ini betul-betul harus kita lakukan dengan komunikasi mungkin di TV dan di mendsos dan lain-lain secara masif dalam 2 minggu ini dengan cara-cara yang berbeda,” tandas Presiden. (*)

loading...
 Sumber : Kominfo RI /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 24 September 2020 - 10:45:24 WIB

    Mana Janji Pemerintah soal Bantuan? Ini Keluhan dari Maskapai Penerbangan

    Mana Janji Pemerintah soal Bantuan? Ini Keluhan dari Maskapai Penerbangan HARIANHALUAN.COM - Pelaku industri penerbangan menagih janji pemerintah untuk mencairkan stimulus yang digaungkan sejak awal pandemi Covid-19. Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait mengaku belum menerima bantuan konkret.
  • Selasa, 22 September 2020 - 19:58:47 WIB

    Beli Vaksin Corona, Pemerintah Butuh Rp70 Triliun Tahun Depan

    Beli Vaksin Corona, Pemerintah Butuh Rp70 Triliun Tahun Depan HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Raden Pardede menyebut pemerintah butuh anggaran hingga Rp70 triliun untuk membeli vaksin virus Corona pada 2021 mendatang..
  • Selasa, 22 September 2020 - 18:44:00 WIB

    Definisi Kematian Karena Covid-19 Takkan Dirubah oleh Pemerintah

    Definisi Kematian Karena Covid-19 Takkan Dirubah oleh Pemerintah HARIANHALUAN.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengaku tidak akan mengubah definisi kematian akibat virus dengan hanya menyempitkan kematian akibat virus SARS-CoV-2 dan menghilangkan penyebab penyakit penyerta..
  • Ahad, 20 September 2020 - 22:26:56 WIB

    Pemerintah Ingatkan Masyarakat Waspadai Klaster Pilkada

    Pemerintah Ingatkan Masyarakat Waspadai Klaster Pilkada HARIANHALUAN.COM - Guna menurunkan laju pertumbuhan kasus positif COVID-19 di Indonesia, Kemenkes membentuk Tim Taskforce yang dikirimkan ke 9 provinsi prioritas penanganan COVID-19. Salah satu provinsi yang dikunjungi adal.
  • Sabtu, 19 September 2020 - 08:03:30 WIB

    Pemerintah RI Kerahkan COVID-19 Hunter, Ini Tugasnya

    Pemerintah RI Kerahkan COVID-19 Hunter, Ini Tugasnya HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan ada COVID-19.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]