Asyik, Kuota Internet Harga Terjangkau untuk Madrasah Diperpanjang hingga Desember


Senin, 03 Agustus 2020 - 19:45:32 WIB
Asyik, Kuota Internet Harga Terjangkau untuk Madrasah Diperpanjang hingga Desember Dir KSKK Madrasah A Umar.

HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid 19 menyebabkan para siswa madrasah belajar dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Untuk meringankan beban orang tua, Kemenag bersinergi dengan empat provider pulsa (Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri) untuk menyediakan kouta internet dengan harga terjangkau bagi madrasah. 

“Program yang awalnya berlangsung hanya untuk bulan Juli, diperpanjang hingga 31 Desember 2020,” terang Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar, di Jakarta, dikutip dari Kemenag RI, Senin (03/08).

Menurutnya, hasil evaluasi satu bulan pertama, program ini cukup mendukung institusi madrasah dalam mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar secara online. "Perpanjangan sinergi strategis ini diharapkan dapat terus memudahkan akses pembelajaran siswa sekaligus meringankan beban orang tua dalam menghadapi dampak ekonomi pandemi Covid-19," ujarnya.

Menurut Umar, kuota dengan harga terjangkau tersedia bagi lebih dari 80 ribu madrasah di seluruh Indonesia. Semua tingkat madrasah, menurutnya dapat menerima manfaat dari program tersebut, mulai dari tingkatan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Ada sejumlah pilihan besaran kuota mulai dari 10 GB seharga Rp40.000 hingga 50GB seharga Rp100ribu dengan masa aktif 30 hari. Khusus untuk Tri, ada pilihan dari 6GB sampai 117 GB dengan rentang harga 39ribu sampai 117ribu. 

Bagi pengelola madrasah yang ingin mendapatkan manfaat dari program Penyediaan Kuota Terjangkau ini, baik untuk pengajar, tenaga pendidikan maupun pelajar, dapat  mengakses informasi lebih lanjut dan mengajukan pendaftaran melalui https://madrasah.kemenag.go.id/bantuankuotaterjangkau/

Umar menambahkan, hasil evaluasi pemanfaatan e-learning madrasah, masih ada sejumlah madrasah yang mengalami kendala server. Akibatnya, mereka kesulitan menggunakan aplikasi e-learning madrasah. “Sebagai solusi, kita telah menggandeng telkomsigma untuk memberikan layanan cloud server sehingga madrasah dapat dengan mudah mengoptimalkan pembelajaran daring yang lebih sistematis dan menyenangkan,” tuturnya.

“Layanan e-learning saat ini juga sudah dilengkapi dengan fitur video conference,” tutupnya. (*)

loading...
 Sumber : Kemenag RI /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 26 Agustus 2020 - 15:17:33 WIB

    Wah Asyik, Pegawai Pemerintah Non PNS Juga Dapat Subsidi Upah Rp2,4 Juta

    Wah Asyik, Pegawai Pemerintah Non PNS Juga Dapat Subsidi Upah Rp2,4 Juta HARIANHALUAN.COM - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima data 2,5 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi calon  penerima  subsidi gaji/upah dalam penanganan dampak Covid-19 dari Direktur Utama BPJS Ketengak.
  • Rabu, 29 Juli 2020 - 12:43:51 WIB

    Asyik, Sekarang Urus Izin Budidaya Udang Sehari Jadi

    Asyik, Sekarang Urus Izin Budidaya Udang Sehari Jadi HARIANHALUAN.COM - Pemerintah terus melakukan penyederhanaan regulasi untuk meningkatkan produksivitas dan pengembangan budidaya udang nasional. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, izin budidaya udang kini.
  • Senin, 20 April 2020 - 14:22:02 WIB

    Asyik, Masa Kerja di Rumah ASN Diperpanjang Hingga 13 Mei

    Asyik, Masa Kerja di Rumah ASN Diperpanjang Hingga 13 Mei JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi memperpanjang masa bekerja di rumah atau (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 14 hari kerja sampai dengan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]