Tiga Kampus Nagari Pessel Diluncurkan Menteri Desa PDTT


Senin, 03 Agustus 2020 - 19:57:49 WIB
Tiga Kampus Nagari Pessel Diluncurkan Menteri Desa PDTT Bupati Hendrajoni mengikuti peluncuran kampus nagari secara daring oleh pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Painan.

HARIANHALUAN.COM - Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) yang diwakili staf Khusus Menteri, Nasrun Anhar melakukan peluncuran 15 kampus nagari di Provinsi Sumatera Barat secara daring. Dari 15 nagari di Sumbar tersebut tiga nagari berada di Pesisir Selatan, Senin, (3/8/2020).

Kampus nagari merupakan kelompok belajar daring yang terdiri dari mahasiswa yang ada di satu nagari, sedangkan tempat dan akses internetnya disediakan oleh pemerintah nagari secara gratis, sedangkan pesertanya terdiri dari mahasiswa yang ada di nagari tersebut.

"Program ini digagas oleh Nagari Development Center (NDC) Unand Padang bekerja sama dengan pemerintah nagari di Sumbar. Ketiga kampus nagari di Pesisir Selatan berada di Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang. Nagari Pasir Binjai dan Sungai Pulai, Kecamatan Silaut," kata Bupati Hendrajoni usai mengikuti peluncuran kampus nagari secara daring oleh pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Painan.

Kedepan, pihaknya mengupayakan agar seluruh nagari di daerah setempat memiliki kampus nagari dengan terus dengan kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya.

"Pembentukan kampus nagari mulai saat ini hingga beberapa waktu kedepan sangat dibutuhkan, mengingat tidak ada kepastian kapan wabah COVID-19 berakhir," ungkapnya.

Menurutnya, belajar secara mandiri tanpa memanfaatkan keberadaan kampus nagari, kondisi ini akan menyedot biaya tambahan seperti, untuk membeli paket internet.

"Khusus di tiga nagari di Pesisir Selatan yang telah ada kampus nagari terdapat lebih kurang 100 mahasiswa memanfaatkan kampus nagari, tentu para orang tua akan terbantu perihal biaya pembelian paket internet," ulasnya

Sementara itu, Wakil Direktur Nagari Development Center (NDC) Universitas Andalas (Unand) Dr Ir Feri Arlius yang juga mengikuti peluncuran, menyebut pembentukan kampus nagari berawal dari keprihatinan tidak bisa digelarnya perkuliahan tatap muka akibat COVID-19.Dalam kondisi tersebut muncul gagasan untuk mendirikan kampus nagari yang diyakini dapat menunjang proses perkuliahan dengan biaya murah namun efektif.

"Keberadaan kampus nagari dapat memudahkan mahasiswa serta memiliki beberapa manfaat seperti membantu nagari keluar dari status keterisoliran. Saat ini ada 1.184 mahasiswa yang belajar di 15 kampus nagari," sebutnya.

Bila satu orang mahasiswa harus mengeluarkan biaya pembelian paket satu semester Rp 395.000, maka secara keseluruhan satu semester mampu menghemat biaya sebesar Rp Rp 395 juta.

Hadir dalam peluncuran Kampus nagari tersebut , Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Nasrun Anhar, Rektor Unand Prof Dr Yuliandri dan jajaran, perwakilan dari Dirjen Dikti Prof Aris Junaidi serta Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni beserta sejumlah pejabat daerah setempat. (*)

loading...
Reporter : M Joni /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]