Microsoft Serius Akuisisi TikTok, Ditargetkan Selesai 15 September


Senin, 03 Agustus 2020 - 20:18:09 WIB
Microsoft Serius Akuisisi TikTok, Ditargetkan Selesai 15 September Foto: Firstpost

HARIANHALUAN.COM - Akhir pekan lalu Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump melontarkan beberapa opsi untuk TikTok selain pemblokiran, yakni melakukan divestasi operasionalnya di AS.

Hal tersebut sebagai salah satu upaya agar TikTok terlepas dari manajemen perusahaan induknya, Bytedance, di Tiongkok, yang diduga melakukan pengumpulan data pengguna untuk tujuan berbahya.

Terkait divestasi tersebut, perusahaan teknologi raksasa Microsoft dikabarkan serius untuk melakukan akuisisi TikTok. Konfirmasinya dipublikasikan dalam sebuah posting di blog resmi perusahaan yang diunggah pada hari Minggu kemarin.

"Microsoft akan bergerak cepat dan terus berdiskusi dengan perusahaan induk TikTok, ByteDance, dalam hitungan minggu, dan ditargetkan selesai selambat-lambatnya pada tanggal 15 September 2020," kata Microsoft dikutip dari Teknologi.id (Haluan Media Group), Senin (3/8/2020).

Hal tersebut senada dengan pernyataan Trump yang dikabarkan akan memberi tenggat waktu 45 hari kepada TikTok untuk bisa segera menyelesaikan proses akuisisi oleh Microsoft.

Merangkum Blog Microsoft, Senin (3/8/2020), nantinya kesepakatan yang dibuat kedua pihak bakal didasari oleh beragam hasil tinjauan dari Komite Investasi Asing Amerika Serikat (CFIUS).

CFIUS sendiri adalah sebuah lembaga AS yang bertanggung jawab untuk meninjau sekaligus menyelidiki beragam kesepakatan soal investasi asing di AS yang dapat memengaruhi keamanan nasional negara tersebut.

Belum diketahui pasti berapa biaya yang disepakati agar Microsoft bisa membeli TikTok. Namun, ByteDance kabarnya mematok harga US$ 50 miliar atau setara Rp 725 triliun (kurs Rp 14.500/US$) untuk investor yang ingin membeli TikTok.

Bahkan tidak hanya di AS, Microsoft juga berkeinginan membeli bisnis TikTok di Kanada, Australia dan Selandia Baru. Bukan tidak mungkin pula Microsoft akan menawarkan investor Amerika lain untuk terlibat dalam akuisisi tersebut.

Data disimpan di AS

Sementara itu, bila proses akuisisi benar-benar terjadi dan dapat terselesaikan, Microsoft menyatakan akan memastikan seluruh data pengguna TikTok bakal disimpan di AS. Sedangkan data warga AS yang disimpan di lokasi negara lain akan dihapus, sehingga menutup campur tangan negara lain, termasuk China.

"Microsoft akan memastikan bahwa semua data pribadi pengguna TikTok asal AS bakal dipindahkan dan tetap berada di AS," klaim pihak Microsoft.

"Jika ada data pengguna TikTok asal AS yang dicadangkan di luar AS, maka Microsoft akan memastikan bahwa data ini bakal dihapus dari server tersebut setelah dipindahkan (ke AS)," pungkas mereka.

Jika itu berhasil, bisa dibilang secara bersamaan Microsoft dapat menyelesaikan polemik TikTok yang baru-baru ini terjadi di AS sekaligus menambah amunisi bisnisnya.

TikTok akan menjadi andalan Microsoft untuk bersaing dengan Facebook, dimana sebelumnya pihak Facebook menganggap Bytedance sebagai pesaing bisnisnya. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 14 September 2020 - 14:20:27 WIB

    ByteDance Tolak Tawaran, Microsoft Tak Jadi Miliki TikTok

    ByteDance Tolak Tawaran,  Microsoft Tak Jadi Miliki TikTok HARIANHALUAN.COM-Raksasa perangkat lunak,Microsoft, gagal mengakuisisi operasi TikTok di Amerika Serikat, setelah tawarannya ditolak ByteDance sebagai pemilik aplikasi video singkat tersebut..
  • Sabtu, 12 September 2020 - 22:23:55 WIB

    Microsoft Surface Duo Sudah Dirilis, Berapa Harganya?

    Microsoft Surface Duo Sudah Dirilis, Berapa Harganya? HARIANHALUAN.COM - Ponsel Android dual-screen besutan Microsoft, Surface Duo telah resmi rilis setelah nyaris setahun sejak diumumkan pertama kali pada tahun 2019 silam..
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 11:05:36 WIB

    Benarkah Microsoft Beli TikTok? Ini Penjelasan Bill Gates

    Benarkah Microsoft Beli TikTok? Ini Penjelasan Bill Gates HARIANHALUAN.COM - Pendiri Microsoft, Bill Gates menyebut potensi pembelian TikTok dengan Microsoft merupakan sebuah piala beracun. Gates mengatakan pembelian operasional TikTok di beberapa wilayah tak akan semudah dan sederh.
  • Sabtu, 14 Maret 2020 - 11:38:50 WIB

    Bill Gates Mundur dari Dewan Direksi Microsoft

    Bill Gates Mundur dari Dewan Direksi Microsoft JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Microsoft pada hari Jumat (13/3) waktu setempat,  mengumumkan bahwa salah satu pendirinya, Bill Gates, telah meninggalkan dewan direksi untuk mencurahkan lebih banyak waktu pada kegiatan filantropi..
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 15:12:55 WIB

    Jokowi Terima Tawaran Microsoft Bangun Pusat Data di Indonesia

    Jokowi Terima Tawaran Microsoft Bangun Pusat Data di Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.CON -- Presiden Joko Widodo menyebut Microsoft akan membangun pusat data (data center) di Indonesia. Oleh karena itu ia menyatakan akan menyederhanakan regulasi guna memuluskan jalan bagi perusahaan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]