Fenomena Video Prank Kurban dan Obat Corona, Ternyata Hanya Demi Viewer?


Senin, 03 Agustus 2020 - 20:43:24 WIB
Fenomena Video Prank Kurban dan Obat Corona, Ternyata Hanya Demi Viewer? Hadi Pranoto yang mengklaim punya obat Corona.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menurut Direktur ICT Institute Heru Sutadi, fenomena munculnya Youtuber yang mengangkat topik kontroversial dilakukan untuk mendatangkan penonton dengan jumlah banyak dalam waktu singkat.

"Ya, sekarang semua serba ingin dapat viewer banyak memang akan mencari isu kontroversial, orang kontroversial, dan aktivitas kontroversial, termasuk prank," ujar sebut Heru saat dihubungi detikINET, Senin (3/8/2020).

Akhir-akhir ini tak sedikit konten yang diusung Youtuber mengangkat topik kontroversial, seperti Edo Dwi Putra dengan konten prank daging kurban berisi sampah dan terbaru musisi Anji yang mendatangkan Hadi Pranoto yang mengklaim punya obat Corona.

"Fenomena demi views. Jadi, apapun dilakukan agar views banyak dan viral," ungkapnya.

Youtuber yang berperan sebagai konten kreator, unsur kreatif dan inovatif harus menjadi landasan dalam membuat konten video yang dibagikan secara umum. Tapi, kata Heru, jangan settingan, sebar hoax, kebohongan, atau membohongi publik, apalagi di tengah pandemi ini.

Di sisi lain, masyarakat harus cerdas, jangan sampai termakan isu yang belum benar adanya. Heru menyerukan, sebagai perlawanan jangan tonton Youtuber atau pembuat konten yang mencari sensasi demi views.

Diberitakan sebelumnya, Edo Dwi Putra, pemilik channel YouTube Edo Putra Official membuat video prank daging kurban berisi sampah. Padahal, sebelumnya sudah ada Youtuber Ferdian Paleka yang ditangkap gegara konten prank sampah.

Di waktu yang bersamaan, YouTuber Anji menghadirkan Hadi Pranoto sebagai pakar mikrobiologi. Dalam video berjudul 'BISA KEMBALI NORMAL ? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN !! (Part 1)' yang mana saat ini telah menghilang, Hadi menyebut dirinya telah menemukan antibodi COVID-19 sebagai obat Corona.

Bahkan, Hadi Pranoto juga mengatakan swab test untuk virus Corona bisa seharga Rp 10-20 ribu. Dalam video itu, Anji juga menyapa Hadi Pranoto sebagai 'dok'. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]