Karena Hal Sepele, Hasiholan Hutagalung Dicopot dari Jabatan Kadis DPM


Senin, 03 Agustus 2020 - 22:18:20 WIB
Karena Hal Sepele, Hasiholan Hutagalung Dicopot dari Jabatan Kadis DPM Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama.

HARIANHALUAN.COM - Pencopotan Hasiholan Hutagalung (HH), dari jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, masih penuh misteri. Pencopotan HH dari posisinya itu pun disayangkan banyak pihak.

Namun, usut punya usut, pencopotan HH dari jabatannya itu akibat perseteruan dirinya dengan Sekda Mara Ondak, ikhwal lanjutan pelaksanaan Pilwana serentak di 24 nagari usai tertunda akibat pendemi Covid-19. Keduanya berbeda pandangan soal itu.

Dari informasi yang dihimpun, pencopotan HH dari jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama (Eselon IIB) secara mendadak oleh Bupati Pasaman atas rekomendasi Sekda diduga karena membocorkan dokumen notulen rapat terkait pelaksanaan Pilwana serentak kepada publik.

Hal ini pun dipertegas oleh Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama. Kepada awak media, Senin (3/8) Atos menilai pencopotan HH dari posisinya sebagai Kadis DPM merupakan tindakan gegabah dan tidak beprikemanusiaan dari seorang Sekretaris Daerah (Sekda).

"Pembebastugasan Hasiholan Hutagalung dari jabatannya didasarkan pada alasan yang dibuat-buat, sangat sepele dan terkesan dicari-cari. Ini sungguh perbuatan sewenang-wenang dan harus diluruskan. Padahal, dia (HH) salah satu kadis berkinerja terbaik," tegas Atos.

Dari informasi yang berhasil dia himpun, pencopotan HH dari jabatannya akibat kengototannya untuk menyegerakan pelaksanaan pemilihan walinagari (Pilwana) serentak usai tertunda akibat pandemi Covid-19, pada akhir Maret lalu.

"Saya dengar dari Inspektur Daerah, pak M Ikhsan, alasannya karena HH ngotot menyegerakan pilwana. Tuduhan berikutnya, ia membocorkan notulen rapat, yang berisi informasi jadwal pilwana, 9 Agustus 2020 kepada para calon walinagari, lebih awal," katanya.

Alasan lainnya, kata dia, disebabkan HH memiliki pandangan berbeda dengan Sekretaris Daerah dalam hal pelaksanaan Pilwana. Padahal, kata dia, HH memiliki alasan kuat untuk menyegerakan pelaksanaan pesta demokrasi enam tahunan ditingkat nagari itu.

“Saudara HH ingin menyegerakan pilwana sebelum pemekaran agar tidak menimbulkan pemborosan anggaran. Namun, Sekda, berkata lain. Maunya dia menunda pilwana setelah pemekaran pada 25 nagari persiapan, ada apa," pungkas Wabup.

Alasan lain HH menyegerakan Pilwana di 24 nagari itu supaya roda pemerintahan nagari dapat berjalan efektif. Selain itu, para calon wali nagari memperoleh kepastian jadwal pilwana, sehingga mereka terhindar dari biaya yang lebih besar dalam rangka memperoleh dukungan suara pemilih.

"Terkait pembebastugasan HH dari jabatan Kadis DPM Kabupaten Pasaman, saya akan meminta perhatian Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Saya akan meminta pembelaan KASN atas tindakan pendzholiman terhadap PNS, serta melaporkan dugaan ketidaknetralan saudara Sekda Maraondak dalam menghadapi pilkada ini," ujar Wabup.

Sementara Sekretaris Daerah, Mara Ondak belum bisa dimintai konfirmasi. Meskipun sudah dibaca, namun pesan singkat yang dikirimkan harianhaluan.com, ke nomor whatsapp nya belum juga dijawab. (*)

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 Juli 2020 - 16:08:49 WIB

    Sutan Riska: Serapan Anggaran Turun Karena Adanya Penghematan

    Sutan Riska: Serapan Anggaran Turun Karena Adanya Penghematan HARIANHALUAN.COM - Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, rendahnya realisasi serapan anggaran di daerah itu tahun 2019 dipicu oleh adanya upaya penghematan dan rasionalisasi yang dilakukan pihak pemerin.
  • Senin, 06 Juli 2020 - 11:08:06 WIB

    Dua Nagari di Dharmasraya masih Terisolasi Karena Banjir

    Dua Nagari di Dharmasraya masih Terisolasi Karena Banjir HARIANHALUAN.COM - Dua nagari atau desa adat di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat masih terisolasi akibat bencana banjir diikuti tanah longsor yang melanda kawasan itu sejak Sabtu (4/7/2020) malam hingga Minggu (5/7/2020).
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 11:36:35 WIB

    Pilu! Lambat Ditangani Karena Protap Covid-19, Bayi Sebulan Ini Meninggal

    Pilu! Lambat Ditangani Karena Protap Covid-19, Bayi Sebulan Ini Meninggal PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Pasangan suami istri Fery Hermansyah dan Rydha BRT harus kehilangan buah hatinya yang baru berumur 1 bulan dengan dinisial I. Buah hati dari pasangan itu meninggal saat berada di RSUP Dr. M. Djam.
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 19:27:20 WIB

    PBM Dirumahkan karena Corona, Siswa Keluyuran di Pessel Bakal Ditindak Pol PP

    PBM Dirumahkan karena Corona, Siswa Keluyuran di Pessel Bakal Ditindak Pol PP PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, telah mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan proses belajar mengajar siswa di sekolah selama dua pekan guna mengantisipasi paparan virus Corona di daerah.
  • Rabu, 16 Agustus 2017 - 11:55:48 WIB

    Pemkab Mentawai Mengeluh Karena Banyak PNS Minta Pindah

    Pemkab Mentawai Mengeluh Karena Banyak PNS Minta Pindah PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPR RI dari Dapil Sumbar I Hermanto mengakhiri rangkaian kunjungan kerja masa reses dapil di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Di daerah ini, bersama Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake, .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]