Ini Penyebab Ada Orang Nekat Bikin Konten 'Sampah' di Youtube


Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:37:33 WIB
Ini Penyebab Ada Orang Nekat Bikin Konten 'Sampah' di Youtube Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Mengunggah video ke YouTube memang bisa mendatangkan cuan, syarat utamanya tentu adalah viewers yang banyak. Maka tak heran, ada saja yang sengaja buat video 'sampah' demi menarik banyak viewers. Lalu, berapa banyak sih penghasilan yang bisa didapat seorang YouTuber lewat 1 video yang diunggahnya di Youtube?

Melansir berbagai sumber, seorang YouTuber dapat menghasilkan pendapatan antara US$ 0,10 hingga US$ 0,30 per tampilan iklan di video yang diunggah YouTuber tersebut. Namun, rata-rata yang diperoleh YouTuber mencapai US$ 0,18 setara Rp 2.610 (kurs Rp 14.5000) per tampilan iklan untuk 1 video.

Jadi, bayangkan bila kamu memiliki minimal 1.000 views per hari untuk 1 iklan dalam 1 video yang Anda unggah di Youtube, sudah bisa menghasilkan Rp 2,6 juta per hari. Bila jumlah ini terus bertambah selama 1 bulan, maka tinggal dikalikan saja sebanyak viewers yang Anda tarik selama sebulan.

Mengutip hitung-hitungan versi Forbes, sebuah video di YouTube dengan 1 juta views dapat menghasilkan lebih dari US$ 5.000 setara Rp 72,5 juta. Hal inilah yang kemudian membuat pekerjaan sebagai YouTuber menjadi sangat digandrungi.

Belum lagi, dengan jumlah subscriber yang didapat, bisa dimanfaatkan untuk menarik uang tambahan lewat endorse produk ke perusahaan-perusahaan ternama.

"Jika viral dan banyak mendapat views ini kan dapat diterjemahkan dapat uang khusus dari konten YouTube termasuk juga membangun atau mengkoleksi subscriber yang juga bisa dijadikan pasar untuk mempromosikan atau endorse produk," ujar Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute Heru Sutadi kepada detikcom, Selasa (4/8/2020).

Setelah berhasil meraup pendapatan dari iklan, Anda juga bisa dibayar oleh YouTube lewat YouTube Partner Program (YPP). Agar dapat dibayar oleh YouTube, Anda harus mencapai saldo US$ 100 dari penghasilan iklan tadi. Artinya, Anda harus mampu mengumpulkan minimal 20.000 views jika rata-rata yang anda terima US$ 5 per 1.000 views.

Syarat lainnya, Anda harus memiliki setidaknya 1.000 subscriber dan meraih 4.000 jam tayang publik dalam 12 bulan terakhir.

Cara lainnya adalah dengan endorse suatu produk tertentu. Seperti channel YouTube Ryan ToysReview, siapa sangka, hanya dengan memamerkan koleksi mainan yang ia miliki, YouTuber satu ini mampu mendapat penghasilan dari review produk hingga sebesar US$ 22 juta setara Rp 319 juta pada 2018 lalu.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 30 September 2020 - 13:40:54 WIB

    Hati-hati! Aplikasi Android Ini Hasilkan Tagihan Meski Tak Memesan

    Hati-hati! Aplikasi Android Ini Hasilkan Tagihan Meski Tak Memesan HARIANHALUAN.COM - Joker kembali menjadi malapetaka bagi pengguna Google Play Store. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan bentuk malware ini, Joker dapat melewati sistem keamanan Google dengan menunda niat jahatnya, sehingg.
  • Senin, 28 September 2020 - 21:21:53 WIB

    Ini Langkah yang Harus Dilakukan Jika WhatsApp Dibajak

    Ini Langkah yang Harus Dilakukan Jika WhatsApp Dibajak HARIANHALUAN.COM - Akhir-akhir ini, berita pembajakan akun WhatsApp semakin marak. Kejadian semacam itu sudah pasti merupakan hal yang paling ingin dihindari karena kita tentu tidak ingin informasi pribadi maupun akses terha.
  • Senin, 28 September 2020 - 21:04:06 WIB

    NASA Bawa Toilet ke Luar Angkasa, Ini Tujuannya

    NASA Bawa Toilet ke Luar Angkasa, Ini Tujuannya HARIANHALUAN.COM - NASA akhirnya akan meluncurkan toilet luar angkasa baru yang akan hadir minggu depan, toilet ini juga akan diuji langsung oleh para astronot..
  • Ahad, 27 September 2020 - 10:48:49 WIB

    Gempa Bisa Dideteksi 3 Hari Sebelumnya, Begini Hasil Penelitian Tim UGM

    Gempa Bisa Dideteksi 3 Hari Sebelumnya, Begini Hasil Penelitian Tim UGM HARIANHALUAN.COM - Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi yang mampu mendeteksi dan memberikan peringatan gempa. Bahkan sistem ini bisa memprediksi terjadinya gempa bumi yan.
  • Sabtu, 26 September 2020 - 22:44:32 WIB

    Wajib Tahu! Tiga Cara Ini Dinilai Ampuh untuk Antisipasi Kehilangan HP

    Wajib Tahu! Tiga Cara Ini Dinilai Ampuh untuk Antisipasi Kehilangan HP HARIANHALUAN.COM - Saat kehilangan HP tentunya akan menimbulkan masalah dalam banyak hal, mengingat kini data penting semua tersimpan di HP. Data seperti foto, video, kontak hingga pesan tersimpan di HP bisa saja raib ketika .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]