Peringatan WHO: Kaum Muda Bisa Mati karena Covid-19 dan Dapat Menularkan Virus ke Orang Lain


Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:24:07 WIB
Peringatan WHO: Kaum Muda Bisa Mati karena Covid-19 dan Dapat Menularkan Virus ke Orang Lain Dok kontan.co.id

HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kepada milenial yang hobi ke klub malam dan pantai. Pasalnya, golongan anak muda tersebut berisiko penyumpang terbesar kasus virus Corona di seluruh dunia dan bisa mati karena Covid-19.

Mirisnya, proporsi mereka yang berusia 15 hingga 24 tahun yang terinfeksi Covid-19 meningkat tiga kali lipat dalam waktu lima bulan.

Seperti dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (5/8/2020), sebuah analisis yang dilakukan oleh WHO tentang 6 juta infeksi antara 24 Februari dan 12 Juli menemukan bahwa proporsi orang berusia 15-24 tahun naik menjadi 15% dari posisi sebelumnya 4,5%.

Terlepas dari Amerika Serikat yang memimpin penghitungan global dengan 4,8 juta total kasus, negara-negara Eropa termasuk Spanyol, Jerman dan Prancis, dan negara-negara Asia seperti Jepang, telah mengatakan bahwa banyak dari mereka yang baru terinfeksi corona adalah kaum muda.

"Orang-orang yang lebih muda cenderung kurang waspada tentang penyamaran dan jarak sosial," jelas Neysa Ernst, manajer perawat di unit biocontainment Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore, Maryland.

“Perjalanan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan dan menyebarkan Covid-19,” katanya, seraya menambahkan bahwa kaum muda lebih cenderung pergi bekerja di komunitas, ke pantai atau klub malam, atau membeli bahan makanan.

Lonjakan kasus baru, yang disebut sebagai infeksi gelombang kedua, telah mendorong beberapa negara untuk memberlakukan pembatasan baru dalam perjalanan bahkan ketika perusahaan berlomba untuk menemukan vaksin untuk virus yang menyebar cepat dan telah merenggut lebih dari 680.000 jiwa.

Bahkan negara-negara seperti Vietnam, yang secara luas dipuji atas upaya mitigasinya sejak virus corona muncul pada akhir Januari, sedang memerangi kemunculan kelompok infeksi baru.

Data WHO juga menunjukkan, di antara mereka yang berusia 5-14 tahun, sekitar 4,6% terinfeksi, naik dari 0,8%, antara 24 Februari dan 12 Juli. Para ahli kesehatan masyarakat khawatir bahwa pembukaan kembali sekolah dapat menyebabkan lonjakan dalam kasus Covid-19.

Anthony Fauci, pakar terkemuka AS tentang penyakit menular, pada bulan lalu mendesak kaum muda untuk terus menjaga jarak secara sosial, memakai masker dan menghindari keramaian. Dia juga memperingatkan bahwa orang tanpa gejala juga dapat menyebarkan virus corona.

Memang, para ahli kesehatan di beberapa negara telah mendesak langkah-langkah serupa ketika mereka melaporkan bahwa pemuda yang terinfeksi menunjukkan beberapa gejala.

“Kami sudah mengatakan ini sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi: orang-orang muda bukannya tidak bisa terkalahkan,” jelas Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada sebuah briefing berita di Jenewa minggu lalu.

“Kaum muda dapat terinfeksi; orang muda bisa mati; dan orang-orang muda dapat menularkan virus kepada orang lain."

Pada bulan lalu, para pejabat Tokyo mengatakan mereka akan melakukan pengujian virus corona di distrik kehidupan malam kota itu, dan menginstruksikan klub malam untuk memberi pelanggan ruang yang cukup dengan ventilasi yang baik dan meminta mereka untuk menghindari berbicara dengan keras.

Di Prancis pada bulan lalu, pihak berwenang menutup sebuah bar di mana orang melanggar aturan kebersihan dan menyebabkan penyebaran wabah. (*)

loading...
 Sumber : Kontan.co.id /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Agustus 2020 - 10:53:44 WIB

    Peringatan HUTKemerdekan ke-75 RI di Swiss, Aplikasi Batik Digital Diluncurkan

    Peringatan HUTKemerdekan ke-75 RI di Swiss, Aplikasi Batik Digital Diluncurkan HARIAHALUAN.COM-Mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Università della Svizzera Italiana (USI), Lugano, Swiss bekerja sama dengan UNESCO meluncurkan aplikasi iWareBatik dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan R.
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 21:07:42 WIB

    Begini Peringatan 'Mengerikan' Perusahaan Obat AS Soal Vaksin Corona

    Begini Peringatan 'Mengerikan' Perusahaan Obat AS Soal Vaksin Corona HARIANHALUAN.COM - Chief Executive Officer (CEO) perusahaan obat Merck & Co Inc, Kenneth Frazier mengatakan tidak ada jaminan vaksin virus corona yang sedang dikembangkan saat ini dapat berfungsi. Dikatakan, vaksin bisa saja .
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:38:55 WIB

    Peringatan Terbaru WHO Soal Corona & Permintaan Lockdown

    Peringatan Terbaru WHO Soal Corona & Permintaan Lockdown HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) kembali memperingatkan seluruh negara terkait dengan perkembangan terbaru pandemi Covid-19. Disebutkan bahwa mengingat sejumlah negara masih mengal.
  • Ahad, 07 Juni 2020 - 11:50:54 WIB

    Nekat, Ribuan Warga Australia Abaikan Peringatan Covid-19

    Nekat, Ribuan Warga Australia Abaikan Peringatan Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Puluhan ribu warga Australia, Sabtu (6/6), mendukung gerakan Black Lives Matter menyusul kematian seorang pria Afrika-Amerika setelah ditahan oleh seorang polisi berkulit putih..
  • Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15:44 WIB

    Peringatan WHO, Gelombang Pertama Corona Belum Berakhir!

    Peringatan WHO, Gelombang Pertama Corona Belum Berakhir! HARIANHALUAN.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia saat ini masih terpukul akibat penularan virus corona. Direktur Eksekutif WHO, Dr. Mike Ryan sebagai pakar kesehatan menuturkan hal tersebut dilihat da.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]