Ekspor Hasil Perikanan Naik 6,9% saat Pandemi Covid-19


Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:48:52 WIB
Ekspor Hasil Perikanan Naik 6,9% saat Pandemi Covid-19 Menteri Edhy (kiri). Dok KKP

HARIANHALUAN.COM - Upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggenjot produktivitas baik sebelum maupun saat pandemi Covid-19, berbuah manis. Ekspor hasil perikanan di semester I 2020 mencapai USD2,4 miliar atau naik 6,9 persen dibanding periode serupa tahun lalu.

"Di semester I tahun 2020 terjadi peningkatan nilai ekspor sebesar 6,9 persen dibanding semester serupa tahun lalu. Kita optimistis dan yakin, di tengah pandemi ini ekspor produk perikanan akan terus meningkat," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat mengisi webinar Standar Bahan Baku Unit Pengolahan Ikan dikutip dari KKP, Rabu (5/8/2020).

Total volume ekspor dalam kurun waktu enam bulan tersebut sebanyak 596 ribu ton, sedangkan periode serupa tahun lalu 528.000 ton (USD2,25 miliar). Komoditas paling diminati adalah udang, tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita, rajungan-kepiting, dan rumput laut. Sedangkan pasar paling tinggi nilai penyerapan produk utama perikanan Indonesia adalah USA, Tiongkok, Jepang, ASEAN dan Uni Eropa.

Dengan naiknya nilai dan volume ekspor hasil perikanan di Semester I tahun 2020, neraca hasil perikanan pun mengalami surplus USD2,2 miliar atau naik 8,3 persen. Di masa bersamaan, nilai impor justru turun 5,9 persen atau setara USD0,2 miliar.

Menteri Edhy menjelaskan, kunci sukses hasil perikanan diminati pasar dunia adalah mutunya yang terjaga sehingga produk yang dihasilkan memenuhi standar dan berdaya saing. Dia mendorong pelaku usaha perikanan Indonesia untuk mengedepankan mutu produk yang dihasilkan.

"Saya tekankan kembali, bahan baku bagi Unit Pengolahan Ikan yang terstandar merupakan kunci utama untuk dapat menghasilkan produk perikanan aman, bermutu, dan berdaya saing," tegasnya.

Upaya lain yang dilakukan KKP untuk mendorong majunya industri perikanan Indonesia, termasuk di dalamnya upaya meningkatkan nilai dan volume ekspor adalah dengan memberikan kemudahan logistik. Kelancaran logistik sangat diperlukan guna memenuhi kebutuhan bahan baku industri.

Langkah penting lainnya, sambung Menteri Edhy, yakni membangun sistem bisnis perikanan yang terintegrasi. "Membangun industri pengolahan yang mandiri dan berdaya saing untuk kemajuan ekonomi diperlukan pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi dari hulu sampai hilir," paparnya.

Menteri Edhy menambahkan, trend positif ekspor hasil perikanan semester I tahun ini mendorong pihaknya semakin produktif dan berinovasi dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

"Kami menyakini dengan kebijakan dan aksi extra ordinary sesuai arahan Pak Presiden, akan mampu meningkatkan ekspor berbagai komoditas kelautan dan perikanan," pungkasnya. (*)

loading...
 Sumber : KKP RI /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Agustus 2020 - 07:56:36 WIB

    HUT RI ke-75, Industri Logam Ekspor 2.000 Ton Baja Aluminium ke 3 Negara

    HUT RI ke-75, Industri Logam Ekspor 2.000 Ton Baja Aluminium ke 3 Negara HARIANHALUAN.COM - Industri logam di dalam negeri terus memperkokoh daya saingnya hingga kancah global. Capaian ini membuktikan bahwa produk lokal semakin kompetitif sekaligus memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian.
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 18:55:21 WIB

    Ini Rincian Harga Patokan Ekspor Pertambangan Agustus 2020

    Ini Rincian Harga Patokan Ekspor Pertambangan Agustus 2020 HARIANHALUAN.COM - Harga beberapa komoditas produk pertambangan menunjukkan tren yang positif di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan harga beberapa komoditas produk pertambangan sudah mulai mengalami kenaikan dan pas.
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 18:38:49 WIB

    Nilai Ekspor Kelapa Sawit RI 2019 Capai USD 23 Miliar

    Nilai Ekspor Kelapa Sawit RI 2019 Capai USD 23 Miliar HARIANHALUAN.COM - Melihat pentingnya minyak sawit bagi Indonesia, Kemlu bersama Universitas Negeri Padang intensifkan kampanye positif minyak kelapa sawit melalui seminar daring “Diplomasi Indonesia dalam Memajukan Minyak .
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 11:58:54 WIB

    BPS: Ekspor RI Turun 5,49% Jadi US$ 76,41 Miliar

    BPS: Ekspor RI Turun 5,49% Jadi US$ 76,41 Miliar HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Juni sebesar US$ 12,03 miliar. Angka ini naik 15,09% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun turun 5,49% atau US$ 76,41 miliar secara year on ye.
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 07:34:09 WIB

    Game Online Bisa Jadi Komoditas Ekspor, Ini Kata Wamendag

    Game Online Bisa Jadi Komoditas Ekspor, Ini Kata Wamendag HARIANHALUAN.COM - Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, di era digitalisasi saat ini, game online bisa menjadi terobosan baru sebagai komoditas eskpor. Banyak anak-anak Indonesia yang sudah mengembangkan game.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]