Bakar Bendera Merah Putih, Wanita di Lampung Ini Jadi Tersangka


Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:00:36 WIB
Bakar Bendera Merah Putih, Wanita di Lampung Ini Jadi Tersangka Wanita berinisial MA yang ditangkap polisi lantaran membakar bendera Merah Putih. (istimewa).

HARIANHALUAN.COM - Setelah mengantingi sejumlah bukti dan saksi, polisi akhirnya menetapkan MA (33) perempuan di Lampung Utara sebagai tersangka karena telah membakar bendera merah putih.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan berdasar hasil pemeriksaan terhadap MA, yang bersangkutan pun telah mengakui perbuatannya.

Pandra mengemukakan bahwa tersangka MA sengaja membakar bendera Merah Putih lantaran berkeyakinan bahwa Indonesia bukanlah anggota dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).

"Saat ini status sudah tersangka mengingat semua fakta-fakta yang ada berdasarkan barang bukti, termasuk dengan pemeriksaan saksi-saksi yang ada," kata Pandra dilansir dari Suara.com, Rabu (5/8/2020).

Kendati begitu, Pandra menjelaskan bahwasanya status tersangka terhadap MA masih bersifat dibantarkan. Lantaran, hingga kekinian pihaknya masih menunggu hasil tes kejiwaan MA.

"Untuk tanggung jawab secara hukum, tentunya kan kita memerlukan suatu kesehatan yang sehat jasmani maupun rohani, mengingat keterangan tersangka ini kan masih berubah-ubah dalam menyampaikan BAP. Makanya istilahnya kita bantarkan," ujar Pandra.

"Namanya pembantaran dalam rangka melakukan observasi dalam rangka pengobatan, apabila nanti dia dinyatakan dalam keadaan sehat maka proses hukum ini akan berjalan sebagaimana biasanya," imbuhnya.

Ngaku Diperintah Pimpinan PBB

Sebelumnya, penyidik Polres Lampung Utara mengungkap motif MA membakar bendera Merah Putih lantaran mengaku mendapatkan perintah dari pimpinan PBB. Sebab, wanita tersebut berkeyakinan bahwa negara yang diakui oleh PBB bukanlah Indonesia melainkan Kerajaan Mataram.

"Motivasi MA membakar bendera Merah Putih tersebut yakni (mengaku) mendapat perintah dari ketua PBB bahwa untuk menstabilkan tatanan NKRI, maka NKRI harus menjadi Kerajaan Mataram dan pembakaran bendera Merah Putih tersebut sebagai simbol untuk mengubah NKRI menjadi Kerajaan Mataram," ungkap Pandra.

Selain itu, Pandra mengemukakan bahwasannya berdasar hasil pemeriksaan terhadap MA yang bersangkutan mengaku membakar bendera Merah Putih sebagai simbol pembubaran bangsa Indonesia. Sehingga, yang bersangkutan memvideokan peristiwa pembakaran bendera tersebut sebagai bukti ke PBB.

"Video itu sengaja dilakukannya sebagai bukti kepada PBB bahwa simbol pembubaran bangsa Indonesia," pungkasnya. (*)

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 24 September 2020 - 09:53:32 WIB

    Asrama Putra MTI Kapau Terbakar, Para Santri Menangis

    Asrama Putra MTI Kapau Terbakar, Para Santri Menangis HARIANHALUAN.COM - Musibah kebakaran kembali terjadi, kali ini asrama putra Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Kapau di Jorong Koto Panjang, Nagari Kapau, Kecamatan Tilarang Kamang, Kabupaten Agam, tepatnya persis di depan Pa.
  • Senin, 21 September 2020 - 08:44:06 WIB

    Gedung Kemensos Terbakar, 11 Mobil Damkar Dikerahkan

    Gedung Kemensos Terbakar, 11 Mobil Damkar Dikerahkan HARIANHALUAN.COM -  Kebakaran dilaporkan terjadi di gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/9) dini hari WIB. Berdasarkan keterangan dari Kantor Sudin Damkar Jakarta Pusat, kebakara.
  • Sabtu, 19 September 2020 - 00:04:00 WIB

    Pasar Maninjau Terbakar, Sembilan Bangunan Dilaporkan Hangus

    Pasar Maninjau Terbakar, Sembilan Bangunan Dilaporkan Hangus HARIANHALUAN.COM - Kebakaran terjadi simpang empat pasa Maninjau, Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan tanjung Raya pada Jumat (18/9/2020) sekitar pukul 20.40 WIB. Setidaknya, empat unit rumah, empat unit toko dan.
  • Jumat, 18 September 2020 - 17:06:35 WIB

    30 Rumah di Senen Hangus Terbakar 

    30 Rumah di Senen Hangus Terbakar  HARIANHALUAN.COM - Sebanyak lebih dari 30 rumah kebakaran di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Akibatnya, lalu lintas di Jalan Letjen Suprapto mengarah ke Cempaka Mas, Kemayoran harus ditutup..
  • Kamis, 17 September 2020 - 13:58:50 WIB

    Diduga Ada Unsur Pidana Kebakaran Gedung Kejagung

    Diduga Ada Unsur Pidana Kebakaran Gedung Kejagung HARIANHALUAN.COM-Penanganan kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung naik dari penyelidikan ke penyidikan karena ada dugaan pidana dalam peristiwa tersebut..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]