Andre Rosiade Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Kasus Pekerja Seks yang Digerebeknya


Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:16:58 WIB
Andre Rosiade Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Kasus Pekerja Seks yang Digerebeknya Terdakwa NN duduk di kursi pesakitan seraya mendengar putusan sela yang dibacakan majelis hakim.

HARIANHALUAN.COM - Sidang lanjutan dengan terdakwa NN pada kasus pekerja seks yang digrebek politisi anggota DPR RI Andre Rosiade beragendakan putusan sela kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Padang, Selasa (4/8/2020). 

Dalam persidangan, terungkap bahwa permohonan keberatan (eksepsi) oleh penasehat hukum terdakwa ditolak majelis hakim yang diketuai Reza Himawan dan didampingi Anggota Hakim Suratni dan Liviana Tanjung.

"Keberatan dari penasehat hukum dinyatakan ditolak dan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan saksi pada sidang selanjutnya. Sidang dilanjutkan pada Selasa (11/82020) mendatang," ujarnya.

Sementara diketahui, terdakwa saat telah menjadi tahanan kejaksaan sejak pelimpahan dari pihak kepolisian. Namun, pada sidang keempat tersebut, keberatan yang PH Riefia Nadra, ditolak oleh majelis hakim dengan berbagai pertimbangan.

Kemudian berdasarkan keterangan PH tersebut, memang dikabarkan dua politisi dari partai Gerindra yakni Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman dan Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade.

"Mereka (Habiburokhman dan Andre Rosiade) kabarnya menjadi penjamin penangguhan penahanan terhadap kliennya sejak kejaksaan menolak permohonan penangguhan penahanan dari pihak pengacara pada tahap dua," kata Riefia.

Diakuinya, surat kedua politisi yang menjadi penjamin atas penangguhan penahanan atas dasar kemanusian itu, telah dititipkan kepada pengacara. Namun hingga kini, ia yang bertindak sebagai pengacara belum mengantongi surat tersebut.

Dalam berita sebelumnya, berdasarkan dakwaan JPU dari Kejaksaan Tinggi Sumbar, Dewi Permata Asri bahwa terdakwa NN Pasal 27 Ayat 1 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Joncto Pasal 45 Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Joncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain itu, NN juga dijerat dengan Pasal 4 Ayat 2 Joncto Pasal 30 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi Joncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (*)


 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]