Puskesmas di Pasaman masih Kekurangan Tenaga Kesehatan


Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:49:09 WIB
Puskesmas di Pasaman masih Kekurangan Tenaga Kesehatan Meski kekurangan nakes, Puskesmas Pintu Padang tetap memaksimalkan pelayanan kesehatan ke masyarakat di daerah terpencil.

HARIANHALUAN.COM - Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Pasaman ternyata masih banyak kekurangan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat. Salah satunya  Puskesmas Pintu Padang, Kecamatan Mapattunggul. Kepala Puskesmas Pintu Padang, (Ners) Lidia Roza membenarkan hal tersebut. Menurut Roza, puskesmas di ujung Timur Pasaman itu kekurangan sejumlah tenaga kesehatan dan sumber daya lainnya. 

"Betul, kita masih kekurangan nakes (tenaga kesehatan, red), seperti bidan desa untuk ditempatkan di dua kejorongan lagi dan tenaga gizi. SDM lainnya yang kurang yaitu, sopir, petugas K3 dan satpam," ungkap Roza kepada harianhaluan.com, Rabu (5/8/2020).

Namun, kata dia, kekurangan bidan desa pada dua kejorongan di wilayah itu, yakni Kampung Tongah dan Guo Siayung, masih bisa diatasi oleh tenaga kesehatan yang ada di Puskemas itu meski terbatas. "Kini Guo Siayung dan Kampung Tongah kosong bides nya. Sebelumnya, ada tiga kejorongan. Tapi, untuk Jorong Marapan, baru diisi Bidesnya pada Maret 2020 lalu, sejak mengalami kekosongan pada 2017 lalu," katanya. 

Untuk Jorong Kampung Tongah, kata Roza, keberadaan Pustu dan Polindes disana diisi oleh tenaga perawat. Menurutnya hal itu tidak masalah. Sebab, persalinan kini harus dilayani di fasilitas kesehatan (Faskes) atau Puskesmas. "Maka tidak ada kendala, Insya Allah. Dan, pelayanan di Pustu tersebut masih berjalan," katanya. 

Sementara di Jorong Guo Siayung, kekosongan bidan desa selama ini diisi oleh seorang Bidan Puskesmas, berstatus PNS. Kebetulan, bidan itu berdomisili di kejorongan tersebut. "Kalau untuk Guo Siayung, ada bidan puskesmas yang domisilinya disitu (Guo). Walau dia sehari-hari bekerja (Dinas) di puskesmas, dia masih mau menangani warga disana berobat," katanya.

Lanjut roza, pihaknya sudah berupaya mengajukan penambahan tenaga kesehatan di wilayah terpencil itu. Namun, terbatasnya anggaran APBD akibat Covid-19, rekrutmen untuk tenaga kesehatan, khususnya bidan desa di kawasan terpencil urung terlaksana. Di Mapattunggul, kata dia, wilayah tugas Puskesmas Pintu Padang, terdiri dari 15 jorong, tiga nagari, serta satu nagari berstatus persiapan.

"Tapi kalau ada anggarannya, kami mau juga ada tambahan untuk tenaga kontrak. Kita sudah ajukan, diusahkan karena anggaran untuk kontrak sekarang tidak ada, kemungkinan baru tahun 2021," ujarnya. (*)

loading...
Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]