Hukuman 12 Tahun Penjara Menanti Dukun Cabul yang Masukkan Telur ke Kemaluan Korban


Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:48:42 WIB
Hukuman 12 Tahun Penjara Menanti Dukun Cabul yang Masukkan Telur ke Kemaluan Korban Dukun cabul hanya tertundul lesu

HARIANHALUAN.COM - Dukun cabul masukkan telur ke kemaluan berinisial ARF (40) akhirnya dijebloskan ke Mapolres Situbondo dan diperiksa intensif. Ia dijerat pasal 285 KUHP subs pasal 289 KUHP tentang perbuatan asusila dengan ancaman hukuman mencapai 12 tahun penjara.

"Kepada tersangka sudah kita lakukan penahanan. Tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.," kata Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi saat jumpa pers di mapolres, Jumat (7/8/2020) seperti dilansir detikcom.

Dia menambahkan atas perbuatan pelaku, jelas dia, ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara. Polisi menemukan adanya unsur pidana dalam perbuatan tersangka, dengan modus mengobati penyakit korban, wanita berusia 30 tahun juga asal Bondowoso.

Pelaku memasukkan telur ke kemaluan pasien. Berikutnya, pelaku turut membantu mengeluarkan telur itu. Hal itu dilakukan dengan dalih prosesi pengobatan pelaku lantas menyetubuhi korban.

Praktek sang dukun cabul itu dilakukan di kamar sebuah hotel kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Korban didampingi suaminya, yang ada di kamar sebelahnya.

Selama jumpa pers, polisi juga menampilkan sejumlah barang bukti yang disita. Mulai dari sebutir telur, tiga lembar daun sirih, pakaian wanita, kertas bertuliskan arab, sebuah ponsel, hingga nota pembayaran sewa kamar hotel di kawasan Pasir Putih Kecamatan Bungatan, tempat tersangka melakukan praktek dukun cabul.

Selain barang bukti, tersangka ARF juga ikut ditampilkan. Mengenakan baju tahanan warna orange dan tangan terborgol, sang dukun ini tampak terus menunduk. Namun, dia tetap tidak bisa menyembunyikan luka di wajahnya. Bagian dahinya tetap terlihat luka bakar yang dideritanya mulai menghitam.

Pelarian dukun cabul masukkan telur ke kemaluan pasien berakhir. Pria berinisial ARF (40) tak berkutik saat disergap petugas gabungan di kawasan Bondowoso. Rupanya saat bersembunyi, dukun cabul asal Bondowoso itu melukai wajahnya agar tidak dikenali petugas.

Salah satunya dengan menyiram air panas ke bagian wajahnya. Perbuatan tersangka diduga untuk menghilangkan jejak dengan cara menyamarkan wajah. Karena itu sebelum menuju ke mapolres, Unit Resmob Polres Situbondo sempat membawa tersangka ke RSUD dr Abdoer Rahem untuk mendapat perawatan.

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]