Masih Mungkinkah Prabowo Bakal Capres di 2020 Usai Jadi Ketum Gerindra Lagi?


Sabtu, 08 Agustus 2020 - 09:54:21 WIB
Masih Mungkinkah Prabowo Bakal Capres di 2020 Usai Jadi Ketum Gerindra Lagi? Ketum Gerindra Prabowo Subianto

HARIANHALUAN.COM - Hari ini, Sabtu (8/8) Partai Gerindra menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Hal ini dilaksanakan berdasarkan lanjut dari hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 4 Juni 2020 lalu. Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengungkapkan, salah satu agenda KLB yaitu, mengukuhkan kembali Prabowo Subianto menjadi Ketua Umum.

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, sudah dipastikannya Prabowo kembali menjadi ketua umum bisa masuk sebagai strategi Gerindra menghadapi Pilkada 2020 dan Pilpres 2024 mendatang.

"Pilkada Serentak 2020 dan Pilpres 2024 mendatang bisa menjadi agenda di KLB. Jika dilihat dari semangat (animo) dukungan 34 DPD yang menginginkan Prabowo kembali memimpin Gerindra boleh jadi berkorelasi dengan skenario Pilpres 2024," ujar Karyono dilansir dari merdeka.com, Jumat (7/8).

Dia menyebutkan, alasan kuat mengapa Prabowo masih diinginkan untuk memimpin kembali Partai Gerindra. Kemungkinan bisa menjadi indikator bahwa Gerindra akan mengusung Prabowo menjadi calon presiden pada pilpres 2024 mendatang.

"Persoalannya, bagaimana mengemas skenario tersebut secara taktis, halus dan lembut. Supaya menghindari blunder politik karena selain pilpres masih cukup lama sekitar 4 tahunan. Apalagi posisi Prabowo saat ini ada di dalam pemerintahan sebagai menteri pertahanan," tuturnya.

Walaupun, lanjutnya dinamika politik yang masih panjang akan memungkin terdapat pertimbangan apakah dalam KLB nanti menetapkan Prabowo sebagai calon presiden atau tidak. Namun bila pertimbangannya supaya tidak terjadi prematur, maka KLB nanti belum menetapkan nama capres 2024.

Selain itu, dia melihat, penempatan Prabowo sebagai ketua umum Gerindra kembali. Bertujuan untuk menjadikan Prabowo sebagai magnet menarik pemilih, minimal mempertahankan perolehan suara pemilu 2019 lalu.

"Terakhir, skenario menetapkan Prabowo sebagai ketua umum kembali adalah untuk menyolidkan organisasi partai agar tidak pecah. Karena figur Prabowo efektif dan teruji mampu menjadi perekat dan pemersatu," tuturnya.

Peluang Kembali Maju Pilpres 2024

Dengan beberapa analisa tersebut, Karyono menerangkan bukan tidak mungkin bila Gerindra memiliki peluang besar untuk mencalonkan kembali Prabowo sebagai kandidat dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti.

"Dengan posisi sebagai ketua umum partai, penetapan Prabowo menjadi capres ibaratnya tinggal ketok palu saja. Walau itu tergantung keputusan Prabowo masih ingin maju atau tidak. Tapi jika melihat gelagatnya, Gerindra masih bernafsu untuk mengusung ketua umumnya. Pun demikan, geliat Prabowo juga mengindikasikan masih punya hasrat untuk maju menjadi capres pada pemilu 2024 nanti," katanya.

Terlebih, dia mengutip sejumlah survei terhadap elektabilitas kandidat capres. Figur Prabowo untuk sementara masih menempati posisi teratas, berada di kisaran 12 - 18 persen. Menurutnya, akan jadi pemicu bagi Gerindra kembali mengusung Prabowo pada Pilpres nanti.

Walaupun, dari data survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada Juli 2020 menunjukkan ada tren penurunan elektabilitas Prabowo dibanding sebelumnya. Elektabilitas Prabowo pada bulan Februari 22,2%, menurun pada Mei menjadi 14,1% dan cenderung menurun kembali pada bulan Juli menjadi 13,5%.

"Namun beberapa pertimbangan ituasi dan kondisi politik yang akan terus berkembang. Tetapi, bagi Gerindra untuk menetapkan Prabowo sebagai capres merupakan persoalan mudah, tinggal ketok palu. Ini hanya persoalan menunggu waktu yang tepat," pungkasnya.

Pengukuhan Kembali

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengungkapkan, salah satu agenda KLB yaitu, mengukuhkan kembali Prabowo Subianto menjadi Ketua Umum dalam gelaran KLB nanti.

Muzani menjelaskan, pengukuhan itu merupakan hasil dari Rapimnas, bahwa 34 DPD Partai Gerindra meminta kesediaan Prabowo Subianto untuk memimpin Partai Gerindra 5 tahun ke depan.

"Agenda KLB akan membahas pertanggungjawaban DPP yang akan disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, sekaligus pengukuhan beliau sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra," kata Muzani lewat akun Instagramnya, Kamis (6/8).

Muzani menambahkan, KLB merupakan amanat dari AD/ART Partai Gerindra yang mewajibkan diselenggarakannya kongres pada tahun 2020. Dia menyebut, Dalam Rapimnas pada 4 Juni 2020 lalu, menghasilkan keputusan bahwa KLB tetap diselenggarakan secara virtual dan fisik mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan kapan berakhir.

Wakil Ketua MPR itu menambahkan, bagi peserta yang hadir secara fisik, diwajibkan melakukan swab test dan menaati protokol kesehatan demi kelancaran, keselamatan dan keamanan para peserta kongres.

"Ucapan terima kasih pun disampaikan untuk Kementerian Kesehatan RI, yang telah membantu terlaksananya swab test bagi peserta KLB yang akan hadir pada hari Sabtu mendatang," pungkasnya. (*)

loading...
 Sumber : merdeka.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 28 September 2020 - 19:00:35 WIB

    Miris, Masih Banyak Gedung KUA di Indonesia Tak Layak

    Miris, Masih Banyak Gedung KUA di Indonesia Tak Layak HARIANHALUAN.COM - Wakil MenteriĀ  Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan bahwa saat ini masih sangat banyak gedung Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia dalam kondisi tidak layak..
  • Kamis, 24 September 2020 - 08:10:54 WIB

    Kabar Baik! Pendaftaran Penerima BLT UKM Rp2,4 Juta Sebulan masih Dibuka

    Kabar Baik! Pendaftaran Penerima BLT UKM Rp2,4 Juta Sebulan masih Dibuka HARIANHALUAN.COM - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan pendaftaran untuk program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 juta masih terus dibuka. Sementa.
  • Senin, 21 September 2020 - 08:48:19 WIB

    Informasi Pelacakan Covid-19 Daerah Masih Minim

    Informasi Pelacakan Covid-19 Daerah Masih Minim HARIANHALUAN.COM - Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah memiliki sedikit informasi tentang bagaimana pelacakan kontak (tracing) Covid-19 di masing-masing daerah..
  • Jumat, 18 September 2020 - 06:54:42 WIB

    Pelaku Pembakaran Gedung Kejagung Masih Diburu, Polri Curigai Renovasi Lantai 6

    Pelaku Pembakaran Gedung Kejagung Masih Diburu, Polri Curigai Renovasi Lantai 6 HARIANHALUAN.COM - Penyidik Bareskrim Polri sudah memeriksa serta mendalami seluruh dokumen hingga berkas-berkas perawatan Gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut pelaku pembakaran. Salah satu yang menjadi soro.
  • Ahad, 13 September 2020 - 22:35:25 WIB

    Warga DKI Masih Boleh Beraktivitas, Doni Monardo: PSBB Bukan Lockdown

    Warga DKI Masih Boleh Beraktivitas, Doni Monardo: PSBB Bukan Lockdown HARIANHALUAN.COM - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menegaskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bukanlah karantina wilayah atau lockdown. PSBB memungkinkan masyarakat masih bisa beraktivitas karena ada pekerja harian y.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]