Kitab Ulum Al Quran, Referensi Baru Memahami Keilmuan Islam


Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:13:10 WIB
Kitab Ulum Al Quran, Referensi Baru Memahami Keilmuan Islam Kitab Ulum Alquran

HARIANHALUAN.COM - Disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan kedalaman makna yang terkandung dalam setiap uraian, menjadikan Kitab Ulum Al Qur'an menjadi sebuah referensi menarik bagi pelajar dan mahasiswa serta masyarakat yang ingin belajar ilmu Al Quran. 

"Keilmuan dalam memahami Kitab Suci Al Quran itu meliputi segi turunnya ayat, urut-urutan ayat, pengumpulan ayat, penulisan ayat, pembacaan ayat, tafsir ayat, i'jaz, nasikh dan mansukh atau bantahan terhadap hal yang menyebabkan keraguan terhadap Al-Qur'an," kata penulis sekaligus dai kondang yang juga Ketua Umum Dai dan Daiyah Sumatera Barat, Buya Haji Syafrizal.

Dosen yang juga seorang penulis serta penyusun buku yang akrab disapa BHS ini mengatakan, buku tersebut disusun berdasarkan kebutuhan mata kuliah yang diembannya di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Ulumul Quran. Teknik penyusunan buku ini sudah disesuaikan dengan kurikulum dan silabus perkuliahan pada perguruan tinggi agama Islam.

"Bisa juga dijadikan sebagai referensi tambahan bagi umat dalam mendalami kajian-kajian islami dari kitab suci," ungkapnya ketika dihubungi di Jakarta, belum lama ini. 

Sebagai salah seorang alumni Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran, selain menulis beberapa buku yang sudah terbit seperti Mengapa Harus Berzakat dan Tan Malaka Sosio-Intelektual, Sang Pejuang Revolusioner dan lain-lain, dia juga dikenal sebagai sosok pejuang dibidang pembinaan Tahfidz melalui Rumah Tahfidz di Kabupaten Pasaman.

Penelusuran harianhaluan.com, sampai saat ini tercatat sebanyak 11 unit Rumah Tahfidz dan dua Pondok Pesantren Tahfidz berada di bawah pembinaannya. Ketika diamanahkan sebagai manager Pondok Al Quran melalui LPTQ Pasaman Periode 2005 -2010 lalu, dia telah membumikan Al Quran di Pasaman sehingga meraih pin emas dari sebelumnya berada peringkat ke-18 pada MTQ tingkat Sumbar pada 2005.

Setelah dilakukan pembinaan, maka pada 2007 Kabupaten Pasaman naik ke peringkat lima besar pada di Payakumbuh dan pada MTQ Nasional tingkat Sumbar 2009 berhasil meraih peringkat ketiga. Ketika menjadi Ketua Baznas Pasaman, lembaga tersebut telah membantu mustahik lebih kurang 20 ribu mustahik dan 6.800 beasiswa terhadap mahasiswa asal Pasaman yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi dalam dan luar negeri.

Untuk buku terbaru ini, dia menyelesaikannya justru di saat pandemi Covid-19 sedang melanda dan mewajibkan setiap orang harus menahan diri melakukan aktivitas diluar rumah. "Pada waktu itu saya tidak mau kalah dan berdiam diri karena bagaimanapun umat harus terus dibina. Selain memberikan tausyiah dan menyampaikan materi perkuliahan secara virtual, saya pun berusaha menerbitkan karya tulis. Alhamdulillah semuanya bisa tuntas sesuai jadwal," ungkapnya. 

Menurutnya, pengabdian terhadap agama, bangsa dan negara itu tidak boleh setengah hati, tidak boleh sempit secara fungsi dan tidak boleh mementingkan diri sendiri. Jika ada kemauan, lanjutnya, Allah berikan banyak jalan bagi kita untuk tetap berkarya demi Agama dan Bangsa yang besar ini. 

"Dengan kata lain, jika ada tokoh-tokoh yang menunjukkan gelagat seolah membangun itu harus jadi pejabat dulu, maka ini adalah pendapat keliru," tegasnya. 

Melirik perkembangan politik di Pasaman belakangan ini, dia selaku salah seorang putra kelahiran daerah itu mengaku prihatin dan berhati-hati dalam memberikan dukungannya. Dia juga mengimbau masyarakat daerah itu jangan mau dibenturkan oleh oknum-oknum yang hanya memikirkan kepentingan sesaat bagi individu dan kelompoknya. 

"Memilih pemimpin itu harus diyakini dulu ia memiliki keimanan dan pemahaman agama yang baik, punya konsep yang jelas dalam membangun kemashlahatan umat dan tidak sekadar mengejar jabatan sebagai prestise tapi tidak memiliki nurani keberpihakan yang besar kepada rakyat," pesannya. (*)

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 20:00:57 WIB

    Gandeng kitabisa.com, HMG dan Seruan Pemuda Beri Reward Rita Si Pemecah Batu

    Gandeng kitabisa.com, HMG dan Seruan Pemuda Beri Reward Rita Si Pemecah Batu HARIANHALUAN.COM - Director Regional Media Haluan Media Group Muhamad Rayhan bersama komunitas Seruan Pemuda yang terlibat dalam penggalangan donasi via kitabisa.com untuk Rita, janda anak tiga yang berprofesi sebagai pemecah.
  • Jumat, 05 Juni 2020 - 20:54:14 WIB

    Mahasiswa Minang Angkat Bicara Soal Kitab Suci Injil Berbahasa Minangkabau

    Mahasiswa Minang Angkat Bicara Soal Kitab Suci Injil Berbahasa Minangkabau HARIANHALUAN.COM -- Kitab Injil berbahasa Minang menuai polemik baru. Kini, kitab dalam bentuk digital menimbulkan keresahan bagi masyarakat Sumbar. Pasalnya, ini terkait dengan falsafah Minang “Adat basandi syarak, syarak .
  • Kamis, 10 Agustus 2017 - 19:12:47 WIB

    PKS di Sumbar Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

    PKS di Sumbar Gelar Lomba Baca Kitab Kuning PADANG, HARIANHALUAN.COM—Fraksi PKS DPRD Sumbar bekerja sama dengan DPW PKS Sumbar Bidang Pembangunan Umat (BPU), kembali menggelar Lomba Baca Kitab Kuning atau Musabaqah Qiroatil Kitab (MQK) tingkat Sumbar..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]