Pasangan Mesum Marak di Jambi, Mulai dari Kondom hingga Tissue Magic Jadi Barang Bukti


Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:25:03 WIB
Pasangan Mesum Marak di Jambi, Mulai dari Kondom hingga Tissue Magic Jadi Barang Bukti Seorang anak dibawah umur yang diamankan oleh tim serigala Polres Jambi.

HARIANHALUAN.COM – Tim Serigala Polresta Kota Jambi berhasil mengamankan pasangan mesum anak di bawah umur pada 1 Agustus 2020 kemarin. Mereka yakni M perempuan berusia 17 tahun dan A, laki-laki berusia 22 tahun. Keduanya diamankan di Hotel Victory di kawasan Handil Jaya, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Tidak hanya itu, bersama mereka tim Srigala juga ikut mengamankan alat kontrasepsi seperti kondom serta tisu magic. “Kondom itu bukan milik kami pak, kami tidak tau itu milik siapa,” dalih M dan A saat digerebek oleh petugas di kamar D3 Hotel Victory.

Tidak hanya itu, selain mereka petugas juga berhasil mengamankan pasangan mesum lainnya di hotel yang sama. Di kamar hotel yang berada pada lantai 2 dengan nomor kamar C9, petugas menemukan pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar yakni, D (22) dan I (21). Pada saat petugas memintai identitas dan bukti surat nikah, mereka tidak bisa menunjukan.

“Kami tidak ada ngapa-ngapain pak disini, hanya numpang tidur saja, lantaran saya tidak berani tidur di kos,” ujar I kepada petugas.

Akhirnya mereka pun langsung dibawak petugas karena tidak bisa menunjukan bukti surat nikah mereka. Sepertinya, pelaku perbuatan asusila tidak ada hentinya di ‘Tanah Pilih Pesako Betuah’ Kota Jambi. Pasalnya, pada 8 Juli 2020 lalu, sebanyak 37 pasangan mesum pun berhasil diamankan.

Diantara 37 pasangan mesum tersebut juga terjaring anak dibawah umur. Mirisnya lagi, petugas juga menjaring 1 wanita dengan 6 laki-laki dalam satu kamar hotel. Abdullah Thaif, Anggota DPRD Kota Jambi menilai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2014 tentang pencegahan prostitusi di Kota Jambi tidak berjalan.

Dia sangat meyayangkan peristiwa itu terjadi, menurutnya Jambi seharusnya bebas dari perbuatan pelaku prostistusi. Maka dari itu, dia meminta Pemkot Jambi tegas terhadap penyedia tempat prostistusi seperti penginapan dan hotel. “Setelah perda ini lahir kita berharap Pemkot Jambi tegas dalam hal ini untuk menutup izin operasional hotel yang telah lalai dalam menjalankan perda no 2 tahun 2020,” tegasnya.

Dia berpandangan, jika Pemkot Jambi serius dalam menjalankan Perda tersebut, maka pihak lain akan merasa takut sendiri untuk melakukan apa yang telah dilarang, terutama bagi penyedia tempat seperti penginapan dan perhotelan. “Kejadian ini membuktikan bahwa perda itu tidak di laksanakan,” imbuhnya.

Tertait terjaringnya puluhan pasangan ABG beberapa waktu lalu, diakuinya bahwa Komisi IV DPRD Kota Jambi telah memangil beberapa pihak terkait untuk melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat). Diketahui, sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri di Jambi bersama Pemerintah Kecamatan Pasar Kota Jambi berhasil mengamankan pasangan mesum sebanyak 37 pasang dikamar Hotel di Kota Jambi.

Mursida, Camat Pasar Kota Jambi, Jambi mengatakan ditangkapnya pasangan muda sebanyak 37 pasang itu dalam rangka menetibkan penyakit masyarkak, karena adanya laporan warga. Menurutnya, dalam operasi tersebut banyak terjaring anak remaja dibawah umur. Bahkan, diantaranya masih ada yang berusia 13 hingga 15 tahun.

“Bahkan kita juga menemukan 1 perempuan dengan 6 laki-laki dalam satu kamar hotel. Begitu juga petugas juga mendapati obat kuat dan alat kontrasepsi,” ujarnya. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]