Duh, Efektivitas Vaksin Corona Disebut Hanya 60%


Sabtu, 08 Agustus 2020 - 20:31:03 WIB
Duh, Efektivitas Vaksin Corona Disebut Hanya 60% Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Penasihat Gedung Putih untuk virus corona dan juga Direktur Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular AS, Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa upaya para ilmuwan menciptakan vaksin yang sangat efektif, atau memberikan perlindungan 98% atau lebih, untuk virus Covid-19 kemungkinannya 

Para ilmuwan berharap vaksin virus corona yang akan diproduksi setidaknya bisa efektif 75% melawan virus, tetapi 50% atau 60% efektif juga dapat diterima.

Kondisi ini membuat langkah-langkah kesehatan masyarakat masih perlu dilakukan untuk mengendalikan pandemi.

"Peluang untuk menjadi 98% efektif tidaklah besar, yang berarti Anda tidak boleh meninggalkan pendekatan kesehatan masyarakat," katanya dalam webinar yang diselenggarakan oleh Brown University, Jumat (7/8), dikutip CNBC International, Sabtu (8/7/2020).

"Anda harus memikirkan vaksin sebagai alat untuk membuat pandemi ini tidak lagi menjadi pandemi, tetapi menjadi sesuatu yang bisa terkontrol dengan baik," katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDA) mengatakan akan mengesahkan vaksin virus corona selama aman dan setidaknya 50% efektif.

Dr Stephen Hahn, Komisaris FDA, mengatakan pada bulan lalu bahwa vaksin yang akhirnya nanti mendapatkan otorisasi akan terbukti lebih dari 50% efektif, tetapi mungkin saja AS bisa mendapatkan vaksin yang rata-rata punya kemampuan melawan virus hanya sebesar 50%.

"Kami benar-benar merasa yakin bahwa itu harus menjadi dasar," kata Hahn pada 30 Juli.

"Tetapi sebagian besar, saya pikir, para ahli penyakit menular juga sepakat bahwa itu [efektif 50%] adalah dasar yang masuk akal, tentu saja berharap bahwa efektivitas sebenarnya akan lebih tinggi."

Menurut Centers for Disease Control and Prevention AS atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, vaksin yang efektif 50% akan kurang lebih setara dengan vaksin influenza, tetapi di bawah efektivitas satu dosis vaksinasi campak, yang sekitar 93% efektif.

Pejabat kesehatan masyarakat AS dan ilmuwan di beberapa dunia juga berharap bisa mengetahui apakah setidaknya satu dari banyak vaksin Covid-19 potensial yang dikembangkan di seluruh dunia saat ini aman dan efektif pada akhir Desember atau awal tahun depan, meskipun tidak pernah ada jaminan.

Perusahaan obat Pfizer dan Moderna, keduanya memulai uji coba tahap akhir untuk vaksin potensial mereka minggu lalu dan keduanya mengharapkan untuk mendaftarkan sekitar 30.000 peserta uji coba.

Fauci sebelumnya mengatakan dia khawatir tentang "daya tahan" vaksin virus corona dan mengatakan jika Covid-19 bertindak seperti virus corona lainnya, maka vaksin itu mungkin tidak memberikan perlindungan jangka panjang.

Pejabat kesehatan mengatakan tidak ada cara untuk kembali ke "normal" sampai ada vaksin. Komentar Fauci datang sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan tentang pengembangan vaksin. WHO menegaskan kembali bahwa mungkin tidak akan pernah ada "obat pamungkas" untuk virus tersebut, yang terus menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

WHO menegaskan uji coba fase tiga yang sedang berlangsung tidak selalu berarti bahwa vaksin hampir siap untuk disebarkan ke publik.

"Fase tiga [uji coba] tidak berarti hampir sampai," kata Mike Ryan, Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO, selama diskusi panel virtual dengan pembawa acara "NBC Nightly News" Lester Holt yang diselenggarakan oleh Aspen Security Forum.

"Tahap tiga berarti ini adalah pertama kalinya vaksin ini dimasukkan ke dalam populasi umum menjadi individu yang sehat untuk melihat apakah vaksin akan melindungi mereka dari infeksi alami."

"Meskipun ada harapan para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif, tidak pernah ada jaminan, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Kami tidak bisa mengatakan kami memiliki vaksin. Kami mungkin atau mungkin tidak, "katanya.

Pada Jumat, Fauci menegaskan kembali bahwa dia "sangat optimistis" para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif. Dia juga menegaskan kembali bahwa virus corona mungkin tidak akan pernah bisa dihilangkan, tetapi para pemimpin dunia dapat bekerja sama untuk menurunkan virus ke "tingkat rendah".

Beberapa komentar Fauci bertentangan dengan Presiden Donald Trump, yang berulang kali mengatakan virus akan "menghilang".

Trump, yang berupaya terpilih lagi sebagai Presiden, mengatakan pada Kamis bahwa ada kemungkinan AS dapat memiliki vaksin yang aman dan efektif untuk virus corona sebelum pemilihan presiden pada 3 November mendatang.(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]