Lagi Ramai PHK, Eh...Perusahaan Ini Justru Rekrut 5.200 Pekerja


Sabtu, 08 Agustus 2020 - 22:39:27 WIB
Lagi Ramai PHK, Eh...Perusahaan Ini Justru Rekrut 5.200 Pekerja Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Badai PHK melanda berbagai negara imbas pandemi virus Corona (COVID-19). Hantaman Corona telah memporak-porandakan dunia usaha, yang pada akhirnya memaksa sejumlah perusahaan untuk melakukan efisiensi lewat PHK.

Namun, hal itu tak berlaku terhadap perusahaan pembuat makanan olahan di Brasil, JBS SA. Dilansir dari Reuters, Sabtu (8/8/2020), perusahaan ini justru membuka lowongan pekerjaan bagi 5.200 orang.

Selama pandemi ini, perusahaan tersebut memang tetap beroperasi. Perekrutan karyawan ini dilakukan untuk meningkatkan produksi yang akan dialokasikan kepada kegiatan ekspor utama.

Perusahaan terus berupaya meningkatkan produksi untuk menangkis dampak Corona yang sebelumnya sempat mengganggu operasional sejumlah pabriknya.

Seiringan dengan perekrutan ini, JBS juga mengubah alur produksi dengan memaksimalkan mekanisasi.

"Sebagian besar posisi baru akan memodernisas dan membantu jalur produksi," tulis pernyataan resmi JBS, dikutip dari Reuters.

Kegiatan produksi di JBS terdiri dari penyembelihan dan pemotongan daging sapi, babi, dan unggas, serta pekerjaan di pusat distribusi, toko, unit pakan ternak, dan juga fasilitas inkubator unggas.

Modernisasi dilakukan untuk mengurangi risiko pada karyawan khususnya wanita hamil yang sebelumnya terpaksa diberhentikan karena rentan terpapar virus Corona.

Perusahaan menyatakan, pekerja yang akan diterima nantinya sebagian besar akan bekerja di pabrik-pabrik yang berlokasi di Brasil Selatan yang merupakan pusat produksi daging babi, unggas, dan makanan siap saji. JBS juga membuka 700 posisi di Mato Grosso dan Rondônia.

Dari catatan JBS, pada periode Maret-Juni 2020, perusahaan juga telah merekrut lebih dari 10.000 pekerja baru.

Selama pandemi Corona ini, tercatat 1,2 juta warga Brasil kehilangan pekerjaan. Namun, sejumlah perusahaan pengolah daging di Brasil mencatat penambahan 24.500 pekerja pada periode Januari-Juni 2020.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 23 September 2020 - 15:05:43 WIB

    Blusukan Lagi, Jokowi Bakal Cek Lumbung Pangan Raksasa RI di Awal Oktober

    Blusukan Lagi, Jokowi Bakal Cek Lumbung Pangan Raksasa RI di Awal Oktober HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan datang ke lokasi lumbung pangan raksasa (food estate) pada minggu pertama Oktober 2020 untuk mengecek pengerjaan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. .
  • Rabu, 23 September 2020 - 13:43:35 WIB

    Makin Loyo, Saham JPFA tak Lagi Perkasa

    Makin Loyo, Saham JPFA tak Lagi Perkasa HARIANHALUAN.COM - Sejak April 2016 hingga November 2019, performa saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) selalu mengalahkan pasar dan kompetitor lainnya yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Malindo Feedmil.
  • Jumat, 11 September 2020 - 09:53:20 WIB

    Lagi, Maskapai Ternama PHK 2.400 Pekerja

    Lagi, Maskapai Ternama PHK 2.400 Pekerja HARIANHALUAN.COM - Industri maskapai penerbangan global kembali menjadi korban 'keganasan' pandemi virus corona (Covid-19). Singapore Airlines (SIA) Group akan memangkas sekitar 4.300 pekerja dari tiga maskapai penerbangan ya.
  • Rabu, 02 September 2020 - 14:38:24 WIB

    Harga Emas Antam Turun Lagi, Hari Ini Rp1.024.000 per Gram

    Harga Emas Antam Turun Lagi, Hari Ini  Rp1.024.000 per Gram HARIANHALUAN.COM-Harga emas dari PT Antam tercatat di angka Rp1.024.000/gram atau turun sebesar Rp2.000 dari sebelumnya..
  • Senin, 31 Agustus 2020 - 10:07:52 WIB

    Wah, Harga Emas Antam Naik Lagi Rp3.000 Senin Ini

    Wah, Harga Emas Antam Naik Lagi Rp3.000 Senin Ini HARIANHALUAN.COM- Harga emas dari PT Antam tercatat di angka Rp1.030.000/gram atau naik sebesar Rp3.000 dari sebelumnya.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]