Jelang Pesta Demokrasi Sumbar, Irwan Prayitno: ASN Tak Perlu Kasak Kusuk Cari Dukungan


Senin, 10 Agustus 2020 - 16:58:29 WIB
Jelang Pesta Demokrasi Sumbar, Irwan Prayitno: ASN Tak Perlu Kasak Kusuk Cari Dukungan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno

HARIANHALUAN.COM - Pesta demokrasi menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) sudah di depan mata, bahkan para calon perebut kursi nomor satu di setiap daerah di Sumbar sudah mulai unjuk kebolehan masing-masing.

Terkait dengan hal tersebut, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menghimbau bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak perlu kasak kusuk melobi calon kepala daerah, begitupun sebaliknya, terutama bagi incumbent yang akan bertarung.

“ASN berkualitas tak akan melobi sana sini, mereka pasti percaya diri dengan kompetensi yang dimiliki. Jadi tak perlu mencari dukungan. Buat calon kepala daerah, jika Ingin dapat dukungan, bekerjalah dengan benar,” pesan Irwan Prayitno, Senin (10/8/2020).

Lanjut Irwan, pekerjaan adalah amanah dan tanggung jawab, oleh karena itu, bekerjalah secara profesionalitas dan mengikuti semua aturan serta norma yang tidak tersurat dalam aturan. Meskipun masa pandemi, seluruh lini musti harus tetap produktif, tak terkecuali birokrasi.

"Pilkada merupakan masa kritis, hindari seret menyeret, ASN jangan terlibat politik balas budi. Undang-undang ASN tak memperbolehkan terjadinya pergeseran sekehendak pemimpin, semuanya sekarang diatur," tegasnya.

Sebagai penujang hal tersebut, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ASN harus ditingkatkan dalam upaya mengemban pekerjaan agar tujuan birokrasi dan visi misi organisasi sukses tercapai. Karena permasalahan umum yang sering terjadi di sebagian provinsi adalah mendapat kualitas ASN yang mumpuni. 

Tak dipungkiri, perekonomian ditenggarai turut mempengaruhi kualitas. ASN yang memiliki kompetensi tinggi umumnya lebih berminat berdinas di daerah yang mempunyai tunjangan tinggi. “Telah menjadi kodrat alam, manusia mencari kehidupan lebih baik, begitupun ASN. Contohnya, tamatan IPDN cenderung memilih penempatan di pulau Jawa, sebab tunjangannya lebih besar,” ucap Irwan.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN membuat perubahan paradigma yang besar dalam pengangkatan ASN. Tak ada lagi nepotisme, sebab ukurannya jelas yaitu kompetensi dan qualified yang baik. “Sumbar sendiri telah punya peraturan gubernur tentang pemetaan potensi. Untuk memilih pejabat, kita adakan seleksi terbuka sebagai ruang menatap SDM yang berkualitas. Seleksi menjadi penting, lantaran pemimpin berkualitas tentu membawa keberhasilan,” tutupnya. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]