Ada 10 Persen Orang Kidal dari Populasi Dunia, Ternyata Ini Penyebabnya


Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:05:39 WIB
Ada 10 Persen Orang Kidal dari Populasi Dunia, Ternyata Ini Penyebabnya ilustrasi orang kidal

HARIANHALUAN.COM – Apakah Anda seorang yang kidal? Berarti, Anda termasuk satu dari 10 persen populasi kidal di dunia. Sejak lama, para ilmuwan mencoba menganalisis dan menemukan penyebab seseorang menjadi kidal, dan sampai saat ini, hipotesisnya sangat beragam. Banyak ilmuwan yang meyakini bahwa kidal disebabkan oleh kondisi genetik. 

Namun, sebelumnya harus diingat bahwa kidal tak hanya berhubungan dengan tangan, tetapi juga kaki dan bagian-bagian tubuh lainnya. Mengutip Science Alert, Senin (10/8/2020), penggunaan tubuh bagian kiri ini bisa terjadi mulai dari kaki sampai telinga, mata, bahkan otak. Tanpa disadari, Anda cenderung menerima telepon menggunakan satu telinga dibanding telinga satunya. Begitu pula organ tubuh lainnya. 

Lalu, mengapa populasi orang kidal hanya 10 persen? Mengapa perbandingan dengan orang yang tidak kidal bukan 50-50? Beberapa ahli berpendapat bahwa kerja sama sosial yang berlangsung selama ribuan tahun telah memberikan pengaruh yang dominan. Dalam artian ketika sebuah komunitas bekerja sama, berbagi alat dan ruang, mereka menggunakan tangan yang sama dengan temannya. 

Peneliti lainnya mengatakan, hal tersebut berkaitan dengan cara kerja otak yang dibagi menjadi dua: kiri dan kanan. Separuh otak mengendalikan sisi kiri tubuh, dan separuh lainnya mengendalikan sisi kanan. Jika mayoritas manusia menggunakan otak bagian kiri untuk mengontrol bahasa dan keterampilan motorik, maka kita akan cenderung menggunakan tubuh bagian kanan. 

Salah satu hipotesis yang tidak biasa menjelaskan bahwa kidal disebabkan oleh mutasi genetik pada masa lalu. Hal ini menyebabkan pusat bahasa manusia bergeser ke otak sebelah kiri, yang menyebabkan tangan kanan mendominasi. Faktor genetik memang berperan dalam hal ini. Orangtua kidal memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memiliki anak kidal pula, bahkan hal ini sudah bisa dilihat dari dalam rahim. 

Sampai saat ini, para peneliti masih berjibaku dalam identifikasi gen yang bertanggung jawab terkait hal ini. Tak hanya satu, mungkin ada puluhan gen yang berperan dalam menentukan kidal atau tidaknya seseorang. Faktor-faktor seperti level estrogen dan posisi lahir juga disebut berhubungan dengan kidal. Namun, karena banyaknya hipotesis, belum ada peneliti yang bisa menggabungkan penyebab kidal secara keseluruhan. (*)

loading...
 Sumber : Kompas.com /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 15 September 2020 - 09:04:38 WIB

    Ditemukan Fosfin di Venus, Tanda Ada Makhluk Asing

    Ditemukan Fosfin di Venus, Tanda Ada Makhluk Asing HARIANHALUAN.COM - Para astronom menduga ada kehidupan di planet Venus. Dugaan itu muncul setelah mereka menemukan fosfin di atmosfer planet tersebut..
  • Kamis, 10 September 2020 - 23:48:49 WIB

    Kenapa Waktu Terasa Cepat Ketika Pulang daripada Saat Pergi?

    Kenapa Waktu Terasa Cepat Ketika Pulang daripada Saat Pergi? HARIANHALUAN.COM - Tak sedikit orang yang merasa bahwa ketika sedang melakukan perjalanan pulang, terasa lebih cepat dibandingkan dengan saat perjalanan pergi. Ternyata hal ini juga dirasakan oleh Alan Bean, astronot NASA yan.
  • Selasa, 08 September 2020 - 07:10:44 WIB

    Ada Kalkulator untuk Hitung Umur Manusia, Percaya?

    Ada Kalkulator untuk Hitung Umur Manusia, Percaya? HARIANHALUAN.COM - Apa pendapat kalian tentang kalkulator yang bisa memprediksi berapa lama lagi kita hidup? Terdengar mengada-ada seperti film fiksi ilmiah ya. Tapi kalkulator semacam ini sungguhan ada. Sekelompok ilmuwan da.
  • Jumat, 04 September 2020 - 11:42:30 WIB

    Catat! Ini Lima Fenomena Langit yang Bisa Diamati pada September 2020

    Catat! Ini Lima Fenomena Langit yang Bisa Diamati pada September 2020 HARIANHALUAN.COM - Tiap bulannya akan selalu ada fenomena langit yang terjadi, entah itu bisa dilihat jelas ataupun tidak. Nah, pada September 2020 akan banyak fenomena langit menarik yang terjadi..
  • Kamis, 03 September 2020 - 11:19:56 WIB

    Corona Ternyata Bisa Buat Padam Listrik di Bumi, Begini Penjelasan Ahli

    Corona Ternyata Bisa Buat Padam Listrik di Bumi, Begini Penjelasan Ahli HARIANHALUAN.COM - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan adanya potensi Badai Matahari akibat coronal mass ejection (CME) atau lontaran massa corona di Antariksa yang bisa mengakibatkan mati listrik bu.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]