Jokowi Sebut Produksi Vaksin Mandiri Menambah Optimisme Indonesia Hadapi Corona


Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:36:56 WIB
Jokowi Sebut Produksi Vaksin Mandiri Menambah Optimisme Indonesia Hadapi Corona Presiden Jokowi meninjau langsung kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera PT Bio Farma

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kemampuan perusahaan PT Bio Farma sebagai perusahaan produsen vaksin telah diakui dunia di mana produk-produknya telah menjangkau lebih dari 140 negara di dunia. Hal ini membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis, Indonesia bisa memproduksi vaksin corona secara mandiri. 

"Saya ingin melihat bagaimana Bio Farma yang telah memproduksi vaksin yang telah dikirimkan ke 149 negara baik itu vaksin polio, difteri, BCG, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa negara kita mampu memproduksi vaksin sejak lama. Bio Farma berdiri setelah 1890, sudah lebih dari 100 tahun yang lalu," kata Jokowi dalam siaran persnya, Selasa (11/8/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera PT Bio Farma (Persero) secara langsung. Mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut di antaranya ialah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dimulai hari ini Selasa (11/8/2020), tim uji klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran tengah melakukan uji klinis tahap ketiga terhadap bakal calon vaksin Covid-19. Setelah uji klinis tersebut dilakukan dan vaksin yang sedang dikembangkan dinyatakan siap digunakan, maka selanjutnya Bio Farma akan memproduksi sendiri vaksin tersebut dalam jumlah besar.

Produksi vaksin di dalam negeri ini akan segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri setelah calon vaksin tersebut teruji secara klinis.

"Saya kira dengan kemampuan dan pengalaman yang ada kita ingin produksi vaksin Covid ini segera bisa dilakukan," imbuhnya.

Kapasitas produksi Bio Farma diketahui sanggup untuk memproduksi vaksin dalam jumlah 100 juta dosis per tahun dan tengah dikembangkan lebih lanjut sehingga pada akhir tahun nanti mampu meningkatkan kapasitasnya hingga mencapai 250 juta dosis vaksin per tahun.

"Saya kira inilah yang perlu kita ketahui dan menambah optimisme kita bahwa kita bisa melakukan itu sendiri," kata dia. (*)

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]