Tersebar Rekaman CCTV di Padang, Seorang Perempuan Mendapat Perlakukan Tak Senonoh


Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:25:48 WIB
Tersebar Rekaman CCTV di Padang, Seorang Perempuan Mendapat Perlakukan Tak Senonoh Tangkapan layar CCTV, seorang perempuan mendapat perlakukan tak senonoh

HARIANHALUAN.COM -- Sebuah rekaman CCTV di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, memperlihatkan perbuatan tak senonoh yang dilakukan oleh seorang pengendara berjaket hitam.

Terlihat, seorang perempuan yang sedang membawa seorang bayi dengan menggunakan kereta dorong tersebut, mengalami pelecehan seksual dari seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu. 

Usai melakukan perbuatan tak senonoh, pelaku langsung tancap gas dan kabur. Sedang perempuan tersebut sempat berupaya mengambil batu untuk melempar pelaku. Namun pria itu keburu kabur dengan mengendarai sepeda motornya, dan wanita langsung tertunduk.

Video berdurasi sekitar 35 itu kemudian di posting di media sosial (instagram) dengan akun bernama @merry_ie_make_up. Video di upload dengan caption, kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.52 dan dibagian oleh pengguna instagram lainnya.

"Tadi sekitar pukul 06.52 terjadi pelecehan seksual di Komplek Cluster Griya Utama Gadut. Pelaku berciri-ciri mengendarai sepeda motor hitam BA 5460 QC/QG," tulis akun @merry_ie_make_up dalam postingannya itu, Kamis (13/8/2020).

Dalam caption nya itu juga dituliskan, bahawa pelaku juga mengenakan jaket warna hitam dan memakai masker saat melakukan pelecehan terhadap perempuan berbaju putih tersebut.

"Tolong bantu dong teman-teman biar pelaku cepat ditangkap," kata caption postingan itu.

Menurut keterangan pemilik akun Merry @merry_ie_make_up mengungkapkan bahwa korban merupakan pengasuh dari anak yang dibawa dalan video. Korban pun juga masih tetangga dengannya.

"CCTV itu merupakan milik pabrik minuman air minum mineral dilokasi kejadian. Perempuan itu memang pengasuh dari anak yang sedang jalan-jalan pagi," ujar Merry saat dihubungi wartawan melalui via Whatshap.

Hingga kini, kata Merry, pengasuh tersebut belum bisa diajak bicara karena masih trauma atas kejadian yang menimpanya. "Sekarang ia berada dirumah majikannya dan masih belum mau diajak bicara," tukasnya.

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]