Diduga Lecehkan Anak Panti Asuhan An-Annisa, Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat Dilaporkan ke KPAI


Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:06:21 WIB
Diduga Lecehkan Anak Panti Asuhan An-Annisa, Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat Dilaporkan ke KPAI Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Guru SMK Dhuafa Padang, Kamis (13/8), melaporkan Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait adanya dugaan pelecehan seksual kepada DN (korban) yang merupakan penghuni Panti Asuhan An-Annisa.

"Saat bimbingan konseling dengan saya, DN siswi SMK Dhuafa ini mengaku sering dilecehkan oleh Irfan sebagai Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat, dengan cara memegang panggul DN. Bahkan pelecehan tersebut, tidak hanya sekali dilakukan Irfan kepada DN, tapi sudah berulang-ulang kali," ujar Riri selaku Guru Bimbingan Konseling di SMK Dhuafa.

Riri juga menjelaskan, menurut pengakuan DN, selain kepada dirinya Irfan juga sering melakukan hal serupa kepada teman-teman yang ada di Panti An-Annisa tersebut sehingga membuat ia bersama temannya merasa risih karena sering dilecehkan. DN yang tinggal di panti tersebut, takut dan tertekan untuk mengatakan pelecehan yang dialaminya tersebut kepada orang lain. Namun, karena sudah merasa sering dilecehkan oleh Irfan, DN memaksakan diri untuk menceritakan peristiwa tersebut saat bimbingan konseling.

"Berdasarkan laporan tersebut kami bersama majelis guru sepakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada KPAI agar ditindaklanjuti," ujar Riri lagi.

Riri juga menambahkan, sebenarnya kecurigaan guru terhadap kejanggalan yang terjadi di Panti An-Annisa sudah lama sekali. Pasalnya, pada tahun 2019 lalu ada dua orang anak penghuni panti, sudah tidak perawan lagi. Hal tersebut, diketahui ketika anak tersebut dirawat di rumah sakit.

"Kami sebenarnya sudah merasa janggal dengan kejadian tahun lalu. Pasalnya, anak panti yang masih di bawah umur sudah tidak perawan lagi. Apa penyebabnya dan siapa pelakunya sampai saat ini kami tidak tahu," ujarnya lagi.

Riri mengatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki bukti berbentuk rekaman vidio pengakuan dari DN tersebut. Bukti ini nantinya akan dikembangkan, guna memperkuat dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Panti An-annisa. "Saat ini DN mengalami tekanan batin di Panti An-Annisa, bahkan saat ini DN tidak diperbolehkan keluar dari panti oleh pengurus panti tersebut," ujar Riri lagi.

Dari keterangan para guru, Irfan selaku Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat, tinggal di Panti An-Annisa bersama istrinya. Dimana panti tersebut, merupakan panti yang dikhususkan untuk wanita. "Irfan bersama dengan istrinya tinggal di Panti asuhan An-Annisa tersebut," kata Riri lagi.

Sementara itu, terkait dugaan pelecehan seksual tersebut Irfan selaku Ketua Yayasan Bina Nusantara Isafat mengatakan, akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut tidak terbukti nantinya.

"Saya tidak tahu dengan tuduhan tersebut. Bahkan apa bentuk pelecehannya saya tidak tahu. Siapa korbanya, di mana saya lakukan saya tidak tahu. Tetapi jika apa yang dituduhkan tersebut tidak ada buktinya maka saya akan menempuh jalur hukum nantinya," ujar Irfan. (*)

loading...
Reporter : Khairuddin /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 17 September 2020 - 13:58:50 WIB

    Diduga Ada Unsur Pidana Kebakaran Gedung Kejagung

    Diduga Ada Unsur Pidana Kebakaran Gedung Kejagung HARIANHALUAN.COM-Penanganan kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung naik dari penyelidikan ke penyidikan karena ada dugaan pidana dalam peristiwa tersebut..
  • Rabu, 16 September 2020 - 14:03:23 WIB

    Tabrak Polwan Hingga Tewas, Wabup Yalimo Diduga Mabuk

    Tabrak Polwan Hingga Tewas, Wabup Yalimo Diduga Mabuk HARIANHALUAN.COM-Pihak kepolisian membenarkan bahwa pengemudi yang menabrak seorang Polwan hingga tewas,  almarhum Bripka Polwan Christin Batfeni (36 tahun),  adalah ED (31 tahun)  Wakil Bupati Yalimo..
  • Rabu, 16 September 2020 - 10:07:29 WIB

    Seorang Polwan di Papua Meninggal Ditabrak Minibus Diduga Milik Wakil Bupati

    Seorang Polwan di Papua Meninggal Ditabrak Minibus Diduga Milik Wakil Bupati HARIANHALUAN.COM - Bripka Polwan Christin Batfeny, anggota Propam Polda Papua, Rabu (16/9/2020) tewas menggenaskan akibat ditabrak minibus saat menuju ke kantornya di Jayapura..
  • Kamis, 10 September 2020 - 12:39:12 WIB

    Duh, Ko Ahan Diduga Tembak Perahu Nelayan

    Duh, Ko Ahan Diduga Tembak Perahu Nelayan HARIANHALUAN.COM-Krakatau Shooting Club (KSC) binaaan Perbakin Lampung, mendesak Polda Lampung untuk segera menyita seluruh senjata api milik Ko Ahan yang tercatat di Pengprov Perbakin..
  • Rabu, 09 September 2020 - 20:01:10 WIB

    Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Tower 6, Diduga Bunuh Diri

    Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Tower 6, Diduga Bunuh Diri HARIANHALUAN.COM - Seorang pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, nekat bunuh diri dengan melonpat dari tower 6. Akibatnya, pasien tersebut tewas..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]