500 Orang Positif Covid-19 di Hagia Sophia Turki, Termasuk Jurnalis dan Anggota Parlemen


Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:53:37 WIB
500 Orang Positif Covid-19 di Hagia Sophia Turki, Termasuk Jurnalis dan Anggota Parlemen Foto: Istimewa

HARIANHALUAN.COM - 500 orang terkonfirmasi Covid-19 di Masjid Hagia Sophia, Turki usi usai menunaikan salat Jumat. Bahkan, dari ratusan orang itu termasuk anggota parlemen dan jurnalis. Hal itu bisa terjadi karena para jemaah tidak mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak dan menggunakan masker. 

Tetapi, data yang disampaikan oleh pengajar di Departemen Kesehatan Publik, Universitas Hacettepe, Prof. Dr. Sarp Üner, angka warga yang terpapar COVID-19 mencapai 2.000-3.000 orang. 

"Presiden (Recep Tayyip Erdogan) mengatakan ada sekitar 350 ribu orang yang mengikuti salat (hari itu). Diperkirakan ada sekitar 1.000 pasien tanpa gejala berdasarkan perhitungan. Bila dihitung dengan tingkat transmisi, maka pasien OTG itu bisa menularkan ke lebih dari 2.000-3.000 orang lainnya. Saya yakin perkumpulan saat salat itu akan meningkatkan kasus COVID-19 di Turki," ungkap Üner seperti dikutip dari kantor berita ANKA melalui IDN.Times, Jumat (14/8/2020).

Bagaimana gambaran kasus COVID-19 di Turki saat ini?

1. Banyak politikus di Turki yang diketahui sudah terpapar COVID-19

Sementara, seorang dokter yang dihubungi oleh Arab News mengatakan kondisi pandemik COVID-19 di Turki justru semakin memburuk pada bulan lalu. Pembukaan Hagia Sophia sebagai tempat salat, tanpa menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, menjadi salah satu alasan melonjaknya kasus COVID-19 di Turki. 

"Usai Hagia Sophia dibuka (untuk aktivitas salat), kami mendengar banyak kasus COVID-19 yang menjangkiti para politikus," ungkap dokter yang tidak ingin disebut namanya itu. 

"Tetapi, hal itu bisa diketahui karena para politikus ini rutin melakukan pemeriksaan setiap tiga hari sekali untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat," imbuhnya. 

Dokter yang bekerja di Provinsi Sivas itu menambahkan bila warga biasa juga memperoleh fasilitas tes yang sama, maka jumlah orang yang telah tertular COVID-19 diprediksi akan jauh lebih tinggi. 

"Bila situasinya terus seperti ini, maka tidak ada satupun orang di rumah sakit yang tidak terpapar COVID-19. Mungkin saja kita akan kekurangan personel medis, entah karena berhenti bekerja atau sakit," tutur dia. (*)

loading...
 Sumber : IDN.Times /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]