Usai TikTok, Trump Juga Mau Larang Alibaba Dkk Beroperasi di AS


Ahad, 16 Agustus 2020 - 08:07:23 WIB
Usai TikTok, Trump Juga Mau Larang Alibaba Dkk Beroperasi di AS Infografis/Kisah Sukses Jack Ma/Edward Ricardo

HARIANHALUAN.COM - Setelah melarang operasional ByteDance, perusahaan pemilik aplikasi TikTok, kini Presiden AS Donald Trump mengatakan bisa memberikan tekanan kepada perusahaan-perusahaan besar China. Trump mengancam bisa melarang Alibaba dan perusahaan besar lainnya.

Saat ditanya pada konferensi pers apakah ada perusahaan tertentu milik China yang sedang dia pertimbangkan untuk dilarang, seperti Alibaba, Trump menjawab: "Ya, kami sedang melihat hal-hal lain, ya," kata Trump seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga : Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta

Trump telah memberikan tekanan pada perusahaan milik China, seperti janjinya melarang aplikasi video pendek TikTok di AS. Seperti diketahui AS memerintahkan pemilik China ByteDance pada hari Jumat untuk melepaskan operasi TikTok di AS dalam waktu 90 hari, upaya terbaru untuk meningkatkan tekanan atas kekhawatiran tentang keamanan data pribadi yang ditanganinya.

Trump, telah mengubah hubungan perdagangan AS-China sebagai tema utama selama menjabat sebagai presiden. Hubungan dagang AS dagang telah mencapai titik kritis dengan China. Meski AS juga memuji pembelian produk pertaniannya seperti kedelai dan jagung sebagai bagian dari perjanjian perdagangan yang dicapai akhir tahun lalu. (*)

Baca Juga : Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi?

Editor : Heldi Satria | Sumber : CNBC Indonesia
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 14:22:28 WIB

    Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta

    Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta Senat Amerika Serikat menyetujui usulan stimulus Covid-19 senilai USS 1,9 triliun atau Rp 27.358 triliun (kurs Rp 14.399) yang diajukan pemerintahan Joe Biden. Ini adalah salah satu anggaran bantuan pemerintah terbesar dalam .
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 13:38:06 WIB

    Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi?

    Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi? Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) bakal melakukan latihan militer tahunan gabungan yang dimulai Senin (8/3/2021). Namun, kegiatan kali ini dilakukan dengan lingkup latihan yang lebih kecil akibat pandemi Covid-1.
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 09:33:43 WIB

    Siap-siap 14-15 Maret! WHO Bakal Umumkan Asal-usul COVID-19

    Siap-siap 14-15 Maret! WHO Bakal Umumkan Asal-usul COVID-19 Tim ahli dari organisasi kesehatan dunia WHO telah menyelesaikan investigasi di Wuhan untuk mengungkap asal usul virus Corona COVID-19. Hasilnya akan dipublikasikan dalam waktu dekat..
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 08:52:35 WIB

    Cair Bulan Ini, Presiden Joe Biden Bagi-bagi 'BLT'

    Cair Bulan Ini, Presiden Joe Biden Bagi-bagi 'BLT' Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden merespons positif positif langkah Senat menyetujui paket stimulus penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi senilai US$ 1,9 triliun (setara Rp 27.335 triliun dengan kurs Rp 14.386/US$),.
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 08:10:33 WIB

    Astaga! China Retas 30 Ribu Akun AS

    Astaga! China Retas 30 Ribu Akun AS China telah meretas sedikitnya 30 ribu organisasi Amerika Serikat (AS) termasuk pemerintah lokal dalam beberapa hari terakhir. Menurut seorang spesialis keamanan komputer, peretasan itu merupakan kampanye spionase dunia maya .
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]