Penting Tahu, Ini 8 Pahlawan Indonesia yang Wajahnya Tercetak di Uang Kertas Rupiah


Ahad, 16 Agustus 2020 - 08:41:00 WIB
Penting Tahu, Ini 8 Pahlawan Indonesia yang Wajahnya Tercetak di Uang Kertas Rupiah Frans Kaisiepo adalah pahlawan asal Papua yang wajahnya kini tercetak di lembar uang Rp10.000

HARIANHALUAN.COM - Mengenang jasa para pahlawan tidak hanya memberi bintang tanda jasa, tapi juga menjadikan nama mereka sebagai nama jalan atau nama tempat-tempat penting dan bersejarah.

Cara lain yang juga dilakukan yaitu mengabadikan wajah dan nama mereka dalam mata uang. Seperti di lembar mata uang Rupiah saat ini, terukir sejumlah potret pahlawan nasional. Siapa saja pahlawan-pahlawan tersebut? Dilansir dari IDN Times, berikut rangkumannya:

Baca Juga : Kabar Duka, Roosminnie Istri Emil Salim Meninggal Dunia

1. Ir. Sukarno

Sebagai Bapak Pendiri Bangsa, jasa Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno sudah tak terhitung lagi. Tak heran jika potret wajahnya terukir dalam lembar uang kertas Rp100.000. Bung Karno, demikian sebutan Bapak Proklamator ini memainkan peran penting dalam kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga : Menkes Sebut Vaksinasi Tahap Kedua Ditargetkan Tuntas Juni

Dalam lembar uang kertas Rp100.000, potret wajah Bung Karno bersanding dengan potret wajah Mohammad Hatta atau Bung Hatta. Keduanya merupakan tokoh sentral dalam kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan di Indonesia.

Sukarno mendapat gelar pahlawan pada 1986 bersama Bung Hatta. Keduanya diberi gelar sebagai pahlawan proklamator berdasarkan Keputusan Presiden No 081/TK/1986.

Baca Juga : Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu?

Sukarno meninggal pada Minggu, 21 Juni 1970 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

2. Dr. Drs. H. Mohammad Hatta

Baca Juga : Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini

Mohammad Hatta adalah Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, dia juga dikenal dengan sebutan Bung Hatta.

Potret wajahnya ada di lembar uang Rp100.000 bersanding dengan Presiden pertama RI, Sukarno.

Bung Hatta sebelumnya juga pernah menjadi perdana menteri ke-3 Indonesia. Dia juga pernah menjabat sebagai menteri pertahanan dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia yang pertama.

Hatta meninggal pada 1980 dan jenazahnya dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Sukarno dan Hatta dikenal sebagai Dwi Tunggal, di mana nama keduanya disematkan menjadi nama Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten.

3. Ir. H. Raden Djoeanda Kartawidjaja

Ir. H. Raden Djoeanda Kartawidjaja merupakan salah satu pahlawan Indonesia. Semasa hidup, dia mengemban sejumlah jabatan penting.

Sumbangan terbesarnya saat menjabat adalah Deklarasi Djuanda tahun 1957. Dia adalah perdana menteri ke-10 Indonesia sekaligus yang terakhir. Dia juga merupakan Menteri Keuangan ke-11 Indonesia dengan masa jabatan 10 Juli 1959 sampai 6 Maret 1962.

Sebelumnya dia menjabat sebagai menteri pertahanan ke -11 Indonesia pada 9 April 1957 sampai 9 Juli 1959 dan menteri perhubungan ke-3 Indonesia pada 2 Oktober 1946 sampai 4 Agustus 1949.

Djuanda Kartawidjaja pernah memimpin para pemuda merebut Jawatan Kereta Api dari Jepang setelah Indonesia merdeka, yang akhirnya membawa dia menjadi Kepala Djawatan Kereta Api pertama Republik Indonesia pada 1946. Kini wajahnya bisa dilihat di lembar uang Rp50.000.

4. Dr. GSSJ Ratulangi

Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi adalah pahlawan nasional yang potretnya kini diabadikan dalam lembar uang Rp20.000. Namanya lebih terkenal dengan sebutan Sam Ratulangi.

Dia adalah seorang politikus, jurnalis, dan guru dari Sulawesi Utara, Indonesia. Pahlawan asal Manado ini memperjuangkan pendidikan yang baik bagi rakyat Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, dia diangkat menjadi Gubernur pertama Sulawesi Utara.

5. Frans Kaisiepo

Frans Kaisiepo adalah pahlawan asal Papua yang wajahnya kini tercetak di lembar uang Rp10.000. Dia dikenang sebagai pahlawan nasional Indonesia dari Papua, berdasarkan Keputusan Presiden nomor 077/TK/1993.

Frans Kaisiepo merupakan seseorang yang aktif melawan Belanda. Dia terlibat dalam konferensi Malino 1946 yang membahas mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua.

Frans juga orang pertama yang mengibarkan Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu "Indonesia Raya" di Tanah Papua. Dia pernah dipenjara selama lima tahun karena memimpin pemberontakan melawan Belanda di Biak.

6. Dr. KH Idham Chalid

Wajah pahlawan Dr. KH Idham Chalid bisa kita lihat di lembaran uang Rp5.000. Wajahnya mulai tersebar di uang lembaran pecahan Rp5.000 sejak 19 Desember 2016.

Dia adalah pahlawan nasional yang pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia yakni pada 1956 sampai 1959. Idham Chalid juga pernah menjadi Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdatul Ulama) selama 28 tahun sejak 1956-1984.

Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ke-4 dengan masa jabatan sejak 1971–1977, serta menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ke-6 di periode yang sama.

7. Mohammad Hoesni Thamrin

Mohammad Hoesni Thamrin adalah pahlawan nasional yang lahir di Weltevreden, Batavia (sekarang Jakarta), 16 Februari 1894, dan meninggal di Senen, Batavia, 11 Januari 1941. Dia adalah seorang politisi di era Hindia Belanda.

Pada 19 Desember 2016, atas jasanya, Pemerintah Indonesia mengabadikan potret wajahnya di pecahan uang kertas rupiah baru, pecahan Rp2.000.

Dia dikenal sebagai salah satu tokoh Betawi dari organisasi Kaoem Betawi, yang pertama kali menjadi anggota Volksraad atau dewan rakyat di Hindia Belanda mewakili kelompok pribumi.

8. Tjut Meutia

Cut Nyak Meutia atau Tjut Meutia adalah pahlawan perempuan asal Aceh, yang  wajahnya bisa ditemui di lembaran uang Rp1.000 sejak 19 Desember 2016.

Dia menjadi pahlawan nasional Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107/1964 pada 1964.

Tjut Meutia ikut serta dalam perang melawan Belanda di Aceh. Dia menyerang dan merampas pos-pos kolonial. Tetapi pada 24 Oktober 1910, Tjut Meutia gugur saat bentrok dengan Marechausée di Alue Kurieng. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : IDN TIMES
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:42:38 WIB

    Kabar Duka, Roosminnie Istri Emil Salim Meninggal Dunia

    Kabar Duka, Roosminnie Istri Emil Salim Meninggal Dunia Innalillahi wa innailaihirajiun, kabar duka datang dari keluarga Mantan Menteri Perhubungan Emil Salim. Istri Emil, Roosminnie Roza tutup usia RS Medistra..
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:30:31 WIB

    Menkes Sebut Vaksinasi Tahap Kedua Ditargetkan Tuntas Juni

    Menkes Sebut Vaksinasi Tahap Kedua Ditargetkan Tuntas Juni Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua ditargetkan tuntas pada Juni 2021. Hal ini diungkapkan Menkes saat memantau pelaksanaan vaksinasi lansia di Surabaya, Sabtu (27/2)..
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 12:24:09 WIB

    Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu?

    Jokowi Resmi Hapus IMB dan Diganti dengan PBG, Apa Itu? Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sebelumnya diatur dalam Undang-undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung resmi dihapus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai gantinya, ada ketentuan baru yang diberi nama Perset.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:21:29 WIB

    Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini

    Lowongan Kerja Pekan Ini: 2 BUMN Cari Posisi Ini Lowongan kerja pekan ini ditawarkan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Berikut lowongan kerja pekan ini.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:19:14 WIB

    Dinilai Beri Sinyal ke Moeldoko, SBY: Aku Lawanmu Bukan AHY!

    Dinilai Beri Sinyal ke Moeldoko, SBY: Aku Lawanmu Bukan AHY! Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung. terkait isu kudeta. Dalam video berdurasi sekira 30 menitan, Presiden keenam RI itu sempat menuduh Kepala KSP, Moeldoko ingin merebut Demokrat.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]