Tetap Kritis, Fadli Zon Kembali Lontar Kritikan ke Jokowi


Ahad, 16 Agustus 2020 - 09:45:56 WIB
Tetap Kritis, Fadli Zon Kembali Lontar Kritikan ke Jokowi Fadli Zon dan Jokowi saat penganugerahan bintang jasa / Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

HARIANHALUAN.COM - Tak butuh waktu lama bagi Waketum Gerindra Fadli Zon untuk kembali melemparkan kritikan ke Jokowi pasca menerima Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden. 

Fadli Zon menerima Bintang Mahaputera Nararya di Istana Kepresidenan pada Kamis (14/8/2020) lalu. Selain dirinya, Fahri Hamzah dan lebih dari 50 tokoh lainnya juga menerima bintang jasa itu.

Baca Juga : Sudah Ikut Latihan Prakerja Tapi Tak Dapat Insentif, Kok Bisa Ya?

Kala itu, Jokowi sempat bicara khusus soal bintang jasa ke Fadli dan Fahri. Menurut Jokowi, jalan politiknya yang berbeda dengan Fahri dan Fadli bukan berarti permusuhan.

"Bahwa misalnya ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah, kemudian Pak Fadli Zon ya... berlawanan dalam politik, kemudian berbeda dalam politik itu bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara, ya inilah yang namanya negara demokrasi. Jadi saya berkawan baik dengan Pak Fahri Hamzah, berteman baik dengan Pak Fadli Zon, jadi ya inilah Indonesia," ujar Jokowi.

Baca Juga : Konektivitas Digital Akselerator Transformasi Dukung Reaktivator PEN

Sebelum penganugerahan, Fadli pernah berjanji akan tetap kritis ke pemerintahan Jokowi. Itu terkait posisinya sebagai anggota DPR.

"Kalau saya sebagai anggota DPR, tugas yang dimandatkan konstitusi kan harus tetap mengawasi pemerintah dan menjalankan karena ini bagian dari demokrasi checks and balances. Jadi saya tetap akan berusaha kritis ya, sepanjang ada kebijakan-kebijakan yang kita rasakan kurang tepat," ucap Fadli Zon pada Senin (10/8) lalu.

Baca Juga : Catat! Masyarakat Boleh Melaporkan Polisi Mabuk dan Masuk Tempat Hiburan Malam

Hal itu pun dibuktikan olehnya. Selang dua hari usai menerima bintang jasa, Fadli Zon melontarkan kritik perdananya.

Fadli menyoroti pidato Jokowi tentang RUU APBN 2021 saat sidang tahunan MPR-DPR. Fadli Zon menyebut pidato Jokowi kurang realistis.

Baca Juga : Transformasi Digital Adalah Pintu Masuk UMKM ke Rantai Pasok Global

"Di tengah ancaman pandemi serta resesi ekonomi yang masih akan terus berlangsung, kita sebenarnya ingin mendengarkan pidato kenegaraan yang dekat dengan kenyataan. Hanya dengan mendekati realitas, kita akan bisa mencari jalan keluar tepat untuk mengatasi krisis yang tengah berlangsung," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2020).

"Sayangnya, harapan itu tak terpenuhi. Pidato kemarin kurang realistis. Satu hal paling mencolok adalah soal target pertumbuhan ekonomi. Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan tahun depan ada pada kisaran 4,5-5,5 persen," sambungnya. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]