Berusia 21 Tahun, Pria Ini Miliki Tinggi 65 Cm dan Berat 10 Kg


Ahad, 16 Agustus 2020 - 12:25:41 WIB
Berusia  21 Tahun, Pria Ini Miliki Tinggi 65 Cm dan Berat 10 Kg Muzakir (Foto Antara)

HARIANHALUAN.COM-Jika dibandingkan dengan orang yang sebaya denganya,  postur tubuh pria berusia 21 tahun ini memang kurang normal.  Ia hanya memiliki tinggi badan 65 cm dan berat badan 10 kg.

Muzakir  (21)  warga Dusun Pedende Desa Situng, Kecamatan Peringgerata, Kabupaten Lombok Tengah merupakan anak dari pasangan Junaidi (48) dan Murah (47) 

Baca Juga : Merespon Penembakan oleh Oknum Polisi, Kapolri Terbitkan Telegram

"Muzakir lahir pada bulan Maret tahun 1999 atau setelah Hari Raya Idul Adha dan umurnya saat ini telah 21 Tahun," ujar Nenek Muzakir,  Giman kepada wartawan di rumahnya, Sabtu (15/8/2020).

Dikatakan, saat ibunya melahirkan Muzakir, ibunya lumpuh selama dua tahun dan baru menikah dengan pria lain ke wilayah Desa Sepakek. Pada saat balita dulu, pernah dibawa ke dokter untuk diobati, namun tetap pertumbuhan tubuhnya mengalami keterlambatan.

Baca Juga : Terjadi di Tegal, Wakil Wali Kota Dilaporkan Wali Kota ke Polisi

"Dulu tetap posyandu, tapi saat ini tidak pernah. Dia juga tidak bisa bicara," katanya.

"Ibunya tetap melihat dia ke sini," ujarnya. 

Baca Juga : Ogi Tewas Gantung Diri di Pintu Kamar Kost Kekasihnya

Muzakir saat ini dirawat oleh dirinya bersama bibinya setelah neneknya meninggal dunia dan ibunya menikah kembali dengan orang lain. Sedangkan ayahnya tidak pernah pulang, setelah ditinggal merantau saat umur dua bulan dalam kandungan pada tahun 1998.

"Dia ditinggalkan oleh ayahnya sejak umur dua bulan dalam kandungan," jelasnya. 

Baca Juga : Satu Korban Longsor Tambang Ilegal Masih Tertimbun

Dalam kesempatan itu, ia berharap kepada pemerintah untuk dapat diperhatikan, supaya bisa merawat cucunya itu dengan baik karena dirinya hanya bekerja menjadi petani. 

"Saya berharap semoga ada bantuan dari Pemerintah," harapnya. 

Terpisah, Kadus Pedende Desa Sintung, Deni Alvian Andika mengatakan, tubuh muzakir memang begitu sejak kecil, bisa dibilang manusia langka dan memiliki tubuh paling kecil. 

Sedangkan teman seusianya saat ini telah Kuliah atau berkerja. Sedangkan dia hanya bisa bermain bersama anak-anak yang masih kecil. 

"Dia hanya bisa tertawa, marah dan sedih terkadang-kadang kalau ada temannya yang ajak bermain," jelasnya. 

"Kalau ke luar main harus digendong oleh kakeknya," katanya. 

Sementara itu, untuk bantuan dari Pemerintah yang diberikan saat ini baru dari Program PKH berupa sembako. Sedangkan untuk bantuan lainnya masih belum ada, meskipun Pemerintah Desa telah mengusulkannya kepada Pemerintah. 

"Kalau ada kegiatan santunan atau lainnya dari warga, muzakir tetap dimasukan untuk menerima bantuan," katanya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Antara
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]