Tersangka Pencemaran Nama Baiknya Terungkap, Begini Komentar Mulyadi


Ahad, 16 Agustus 2020 - 19:02:23 WIB
Tersangka Pencemaran Nama Baiknya Terungkap, Begini Komentar Mulyadi Mulyadi

HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR RI Mulyadi bersyukur dengan terungkapnya kasus pencemaran nama baik yang ditujukan pada dirinya. Sebab, sebagai bakal calon gubernur yang maju dalam Pilgub 2020 nantinya, berbagai hal dilakukan oleh sejumlah pihak, termasuk dengan munculnya akun palsu untuk menjatuhkan elektabilitasnya.

"Rasa syukur atas pengungkapan kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian oleh pihak kepolisian yang menyasar kepada saya," ujar politisi Demokrat itu, kepada wartawan, Minggu (16/8/2020).

Baca Juga : 26 Februari, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Terpilih Benny-Sabar Dilantik

Sebagaimana diketahui, kata dia, berdasarkan hasil survei tiga lembaga survei nasional, yakni Saiful Mujani Research Center (SMRC), Indikator Politika dan Poltracking bahwa dirinya selalu unggul dari para paslon cagub-cawagub Sumbar lainnya.

"Atas hasil survei tersebut, maka muncullah sebuah gagasan kotor yakni dengan akun palsu untuk menjatuhkan elektabilitas saya sebagai calon gubernur," tambahnya.

Baca Juga : Besok Dilantik Presiden Sebagai Gubernur Sumbar, Mahyeldi Sebut Belum Punya Nama Gantikan Posisi Wawako Padang

Ditambahkannya, terkait hal itu, yang dilaporkan oleh simpatisan bukan bupati, sekda atau oknum-oknum yang telah ditetapkan tersangka oleh kepolisian, melainkan akun palsu yang memiliki unsur kampanye hitam akan menjatuhkan elektabilitasnya sebagai cawagub.

"Awalnya akun tersebut juga sudah pernah dilaporkan ke Polda Sumbar, namun akun itu belum ditemukan. Karena sebelumnya, kasus ini tidak ada hubungannya dengan bupati," sambungnya lagi.

Baca Juga : Dipercepat! Besok, Pelantikan Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilaksanakan di Istana Negara Jakarta

Namun alhamdulillah, sambung Mulyadi, pada akhirnya akun tersebut bisa ditemukan oleh pihak kepolisian dan bisa diketahui aktor-aktor yang ada di balik munculnya akun palsu tersebut yang hendak menjatuhkannya.

"Dalam pemeriksaan, akun palsu itu hanya atas suruhan dan ada aktor intelektual di dalamnya. Namun saya tidak bisa berkomentar terlebih jauh karena sudah masuk ke dalam ranah hukum," ungkapnya.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Solsel Kemungkinan 22 Maret 2021

Sementara itu diketahui, Polda Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan Bupati Agam Indra Catri dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agam Martias Wanto sebagai tersangka kasus dugaan kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR RI Mulyadi.

Penetapan tersangka itu setelah polisi melakukan gelar perkara pada Jumat, 7 Agustus 2020 di Mapolda Sumbar. Mereka ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan nomor 32/VIII/2020/Ditreskrimsus dan nomor 33/VIII/2020/Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020.

Kemudian tiga tersangka lainnya yang terlebih dahulu ditetapkan yakni Edi Syofiar, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Pemerintahan Kabupaten Agam. Kemudian, Robi Putra pegawai honorer, sekaligus ajudan dari Indra Catri. (*)
 

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]