Mengapa Uban Bisa Muncul pada Usia Muda?


Senin, 17 Agustus 2020 - 09:27:42 WIB
Mengapa Uban Bisa Muncul pada Usia Muda? ILUSTRASI. Ilustrasi perawatan rambut dan kulit kepala./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/13/06/2011.

HARIANHALUAN.COM - Anda masih muda tapi rambut sudah putih atau uban? Lantas, apa saja faktor penyebabnya?. Staf Pengajar Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)/RSUD Prof Dr Margono Soekardjo, Ismiralda Oke Putranti mengatakan, bisa jadi karena faktor genetik. 

Selain itu, uban yang muncul pada usia muda bisa terjadi karena berkurangnya melanosit. Melanosit merupakan sel penghasil pigmen/warna rambut. Berkurangnya melanosit terjadi karena beberapa faktor. Jika fungsi melanosit menurun atau terhenti fungsinya, maka akan timbul uban. 

"Faktor yang paling berperan pada ubanan terutama faktor genetik. Bila dalam keluarga banyak yang mengalami ubanan pada usia muda ya memang secara genetik usia melanosit dalam rambutnya relatif pendek," ujar Oke dikutip dari Kontan.co.id, Senin (17/8).  

Faktor lainnya, seperti kekurangan asupan gizi terutama vitamin B12, kekurangan vitamin D, mineral cooper, zinc, dan zat besi. Ada pula kemungkinan penyakit terkait hormon tiroid dan kondisi-kondisi penyakit autoimun yang menyebabkan kerusakan/kematian melanosit seperti pada vitiligo yang bisa menyebabkan seseorang beruban. 

Selain itu, kondisi-kondisi yang menyebabkan stress oksidatif akibat tingginya jumlah radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh. "Kondisi yang mengakibatkan ubanan bisa dari kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, stress fisik berlebihan maupun psikogenik juga dikatakan mempercepat seseorang masuk dalam penuaan dini termasuk terjadinya uban," ujar Oke. 

Munculnya uban juga dapat terjadi karena penggunaan bahan kimia yang diaplikasikan pada rambut. Bahan kimia ini dapat merusak melanosit. "Penggunaan bahan-bahan kimia pada rambut juga menjadi salah satu faktor rusaknya melanosit rambut sehingga tumbuhnya menjadi uban," ujar Oke. 

Tidak hanya pada rentang usia 20-40 tahun saja yang berpotensi tumbuh uban. Uban juga bisa muncul pada anak-anak, biasanya karena kondisi genetik albino, pebaldisme, dan vitiligo pada area kepala berambut. 

Untuk mencegah terjadinya uban, dapat dilakukan dengan beberapa cara dengan disesuaikan berdasarkan faktor pencetusnya. Namun, tindakan pencegahan uban akan lebih sulit pada kondisi-kondisi dengan kelainan genetik dan autoimun. 

"Pencegahan terjadinya uban akan sulit pada kondisi kelainan genetik dan auto imun. Tapi pada kasus yang dipengaruhi oleh stres oksidatif, kekurangan asupan gizi, dan gaya hidup bisa dilakukan tindakan pencegahannya," ujar Oke. 

Ia menjelaskan, metode yang dapat dicoba untuk mencegah timbulnya uban pada usia muda yakni menjalankan pola hidup sehat melalui makan dan minum dengan asupan gizi yang baik dan kandungan mineral yang tercukupi. Upaya lainnya, hindari konsumsi alkohol dan rokok. 

"Bisa juga dengan penambahan suplemen antioksidan, manajemen stres, mengurangi paparan bahan kimia pada rambut yang sekiranya dapat membantu menghambat tumbuhnya uban sekaligus menghambat penuaan dini secara umum," lanjut dia. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Kontan.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]