Terkuak Alasan Jokowi 'Ngotot' Bangun Infrastruktur


Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:07:07 WIB
Terkuak Alasan Jokowi 'Ngotot' Bangun Infrastruktur Luhut Binsar Pandjaitan

HARIANHALUAN.COM - Pembangunan infrastruktur menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan alasan pemerintah sangat mendorong pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dapat berkontribusi ke perekonomian nasional. Dia menjabarkan berdasarkan salah satu studi dari Universitas Indonesia (UI), kenaikan 1% infrastruktur jalan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 8,8%.

Baca Juga : Hari Ini Tepat Setahun Pandemi Covid-19, IDI Sampaikan Harapan kepada Pemerintah

"Dari studi LPEM Fakultas Ekonomi UI, kenaikan infrastruktur jalan sebesar 1% itu bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,8%," ujar Luhut dalam webinar bersama Kemenhub, Rabu (19/8/2020).

Luhut mengatakan pemerintah akan terus memperhatikan pembangunan infrastruktur, baik dengan investasi langsung maupun kerja sama swasta.

Baca Juga : Januari-Maret, 657 Bencana Landa Indonesia

"Karenanya sangat penting bangun infrastruktur jalan baik dalam investasi pemerintah, maupun swasta dalam proyek KPBU. Koneksitas jalan juga jadi komponen penting untuk dorong transformasi ekonomi ke sektor manufaktur dan jasa," papar Luhut.

Dalam sektor transportasi, Luhut mengatakan pemerintah sedang menggenjot pembangunan transportasi umum. Salah satu yang paling didorong adalah moda perkeretaapian.

Baca Juga : HMI Tolak Keras Perpres Investasi Miras

"Kami juga bangun pengembangan transportasi massal, utamanya berbasis kereta api," ujar Luhut.

Dia juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah juga sedang mengembangkan kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik. Dengan hal ini, dampak penggunaan bahan bakar fosil kepada lingkungan juga bisa berkurang.

Baca Juga : Selain Mobil dan Rumah, Menko Airlangga Siapkan Insentif untuk Hotel hingga Resto

"Pemerintah juga sedang mengembangkan kendaraan berbasis baterai. Diharapkan bisa kurangi bahan bakar fosil dan juga mengurangi dampak buruk ke lingkungan karena fossil fuel," sebut Luhut.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]