Ekonom Sebut RI Sejengkal Lagi Masuk Resesi, Pemerintah Jangan Mengelak


Rabu, 19 Agustus 2020 - 13:13:44 WIB
Ekonom Sebut RI Sejengkal Lagi Masuk Resesi, Pemerintah Jangan Mengelak Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Indonesia salah satu negara yang diramal bakal masuk jurang resesi akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Hal itu tidak bisa dihindari karena berbagai negara juga telah mengalaminya.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 akan terkontraksi minus 3-4%. Dengan begitu, Indonesia akan masuk jurang resesi karena kuartal II-2020 telah minus 5,32%.

Baca Juga : Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2021 Catatkan Surplus 1,96 Miliar Dolar AS

"Saya kira triwulan III tidak terelakkan pertumbuhan negatif sekitar minus 3-4% yang artinya kita memasuki resesi," kata Piter kepada detikcom, Rabu (19/8/2020).

Dia meminta agar pemerintah mengakui dan tidak terus mengingkari kenyataan ini. Sebab jika ekonomi Indonesia resesi, Piter menilai bukan berarti kinerja pemerintah buruk karena krisis ini hampir melanda semua negara.

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok di Padang Cenderung Stabil

"Pemerintah seharusnya jangan terus mengingkari realitas ini, toh resesi ini bukan berarti kinerja pemerintah buruk. Resesi melanda hampir semua negara," tuturnya.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad justru menilai Indonesia sudah masuk resesi. Hanya saja, masih tunggu pengumuman resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III akan minus, dia memprediksi akan minus sekitar 1,3-1,7%.

Baca Juga : Peluang untuk Tenaga Kerja, Dibuka Pendaftaran Kerja ke Jepang untuk Perawat

"Sebenarnya kalau dilihat kuartal per kuartal kita sudah resesi. Triwulan I kan sudah turun, triwulan II turun, triwulan III saya prediksi akan membaik tapi memang masih negatif. Jadi resesi tinggal tunggu waktu saja," ucapnya saat dihubungi terpisah.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini wajar jika negara mengalami resesi. Pemerintah seharusnya bisa transparan ke masyarakat dan mencari jalan keluar bagaimana caranya agar penurunan ekonomi yang dialami tidak jatuh terlalu dalam.

Baca Juga : Jadi Ujung Tombak Penyaluran BBM di Sumbar, Ini Modal Utama Elnusa Petrofin

"Jadi pemerintah menaruh optimisme, kita dunia usaha, masyarakat bersifat realistis apa sesungguhnya yang terjadi di lapangan. Pengalaman negara lain juga menunjukkan seperti itu, jadi resesi memang wajar terjadi dengan situasi begini tapi bagaimana kita bisa mengurangi dampak resesi itu terutama bagi golongan masyarakat bergolongan rendah," tandasnya.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]