Ini Tiga Kombinasi 'Obat Corona' Unair yang Disebut BPOM Belum Tunjukkan Perbedaan Signifikan


Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:36:39 WIB
Ini Tiga Kombinasi 'Obat Corona' Unair yang Disebut BPOM Belum Tunjukkan Perbedaan Signifikan Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Dalam inspeksi yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 28 Juli 2020 lalu terungkap ada beberapa critical finding dari obat kombinasi Corona Unair. BPOM menjelaskan dalam obat Corona Unair tidak ditemukan perbedaan dibandingkan pengobatan standar biasanya.

"Hasilnya belum menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Suatu riset harus menunjukkan hasil yang cukup berbeda dibandingkan terapi pengobatan yang standar," kata Kepala BPOM, Penny K Lukito, dalam konferensi pers di channel YouTube BPOM, Rabu (19/8/2020).

Penny menyebut hingga kini temuan atau kritik dari obat Corona Unair yang disampaikan, belum ada perbaikan lebih lanjut. Penny menegaskan hingga saat ini belum menerima laporan dari Unair terkait hal tersebut.

"Kita akan memastikan bahwa hasil dari uji klinik ini teruji validitasnya. Kalau nanti hasilnya sudah kita anggap selesai tentunya ada proses, apa yang harus diperbaiki dan harus sudah dianggap valid,"

Tidak lantas langsung diberikan izin. Penny menyebut ada 20 hari penilaian terkait obat Corona untuk akhirnya mendapatkan izin edar. Hal ini dilakukan bersama-sama dengan komite etik penilaian obat BPOM.

"Prosesnya 20 hari kerja menuju proses penilaian dalam 20 hari itu. Memastikan dulu bahwa uji klinik itu sudah benar. Untuk mendapatkan surat izin edar," pungkasnya.

Tiga kombinasi obat yang diteliti oleh Universitas Airlangga (Unair)yang didukung Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI-AD, adalah seperti berikut.

Kombinasi pertama, Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin
Kombinasi kedua, Lopinavir/Ritonavir dan Doxycyclin
Kombinasi ketiga, Hydrochloroquine dan Azithromycin.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:59:38 WIB

    Begini Risiko Memakai Masker Basah Menurut Dokter

    Begini Risiko Memakai Masker Basah Menurut Dokter HARIANHAUAN.COM-Dokter Muliadi Limanjaya, Dokter Umum di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, mengatakan bahwa fungsi masker akan terganggu bila berada dalam kondisi basah..
  • Jumat, 30 Oktober 2020 - 18:11:30 WIB

    Vaksinasi COVID-19 di AS Tak Bisa Tahun Ini, Apa Sebabnya?

    Vaksinasi COVID-19 di AS Tak Bisa Tahun Ini, Apa Sebabnya? HARIANHALUAN.COM - Penasihat kesehatan Gedung Putih sekaligus dokter penyakit menular, Anthony Fauci, mengatakan vaksin virus corona COVID-19 kemungkinan tidak akan tersedia di Amerika Serikat (AS) hingga Januari 2021 mendata.
  • Jumat, 30 Oktober 2020 - 17:51:00 WIB

    Konsumsi 3 Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

    Konsumsi 3 Vitamin Ini untuk Jaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi HARIANHALUAN.COM - Musim hujan telah tiba, peralihan dari suhu udara yang panas menjadi dingin bisa jadi membuat tubuh rentan terkena penyakit. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah menjaga daya tahan tubuh agar tidak .
  • Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:51:01 WIB

    Dampak Covid-19 Ternyata Bisa Separah Ini Buat Otak

    Dampak Covid-19 Ternyata Bisa Separah Ini Buat Otak HARIANHALUAN.COM - Pasien yang selamat dari COVID-19 berisiko mengalami kerusakan mental. Dalam kasus terburuk memicu penurunan kognitif setara dengan penuaan 10 tahun atau kehilangan 8,5 poin IQ. Hal ini menurut sebuah studi.
  • Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:39:44 WIB

    Bisa Timbulkan Penyakit! Jangan Campurkan 5 Buah Ini dengan Susu

    Bisa Timbulkan Penyakit! Jangan Campurkan 5 Buah Ini dengan Susu HARIANHALUAN.COM - Buah yang tidak boleh dicampur susu harus diperhatikan konsumsinya. Seperti yang telah diketahui, susu merupakan minuman sehat yang mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, begitu pula dengan buah-buahan..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]