Ayu Abdul Rahman: Sektor Kerajinan Musti Lirik Pola Pemasaran Online


Rabu, 19 Agustus 2020 - 17:05:53 WIB
Ayu Abdul Rahman: Sektor Kerajinan Musti Lirik Pola Pemasaran Online Vidcon Munas Dekranas 2020 diikuti sejumlah instansi terkait di Solsel.

HARIANHALUAN.COM - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kerajinan di Solok Selatan (Solsel) diharapkan mampu melirik pola pemasaran produk menggunakan digitalisasi produk dengan skema penjualan online.

Hal itu diungkapkan Plt. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Solsel, Ayu Abdul Rahman seusai Munas Dekranas 2020 secara virtual melalui, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga : Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2021 Catatkan Surplus 1,96 Miliar Dolar AS

Ayu mengaku, massa pandemi Covid-19 kudu dimanfaatkan oleh pelaku usaha kerajinan dan industri kecil untuk mengubah pola pemasaran konvensional menjadi pola digital yang memanfaatkan aplikasi maupun media daring secara online.

Pihaknya, berharap para pelaku usaha kerajinan harus terlibat aktif dalam perubahan teknologi digital.

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok di Padang Cenderung Stabil

"Jangan kita hanya sebagai penonton saja. Mari ikut terlibat karena perkembangan teknologi kian pesat," bebernya.

Pemanfaatan teknologi, kata Ayu, melalui pemasaran online sudah menjadi kebutuhan para pelaku usaha. Sehingga pihaknya ingin semua unsur terkait harus memiliki program pembinaan terkait jurus pemasaran online.

Baca Juga : Peluang untuk Tenaga Kerja, Dibuka Pendaftaran Kerja ke Jepang untuk Perawat

Kemudian, pihaknya berharap setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mampu mendorong digitalisasi pasar.

Pihaknya mengapresiasi terselenggaranya pelatihan digitalisasi pasar yang dilakukan baru- baru ini untuk para UMKM, bekerjasama dengan perusahaan aplikasi online terkemuka, dimana para pelaku UMKM dilatih untuk memanfaatkan pasar online dalam pemasarannya.

Baca Juga : Jadi Ujung Tombak Penyaluran BBM di Sumbar, Ini Modal Utama Elnusa Petrofin

Namun, imbuhnya, sebelum dilempar kepasar online perlu terus pembinaan-pembinaan pelaku UMKM oleh berbagai pihak, baik terkait kualitas produk, pengemasan dan lainnya, karena akan bersaing dengan berbagai produk lainnya.

Munas Dekranasda tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dekranas RI, Wury Ma’rif Amin. Turut hadir Ketua Harian Dekranas RI, Tri Tito Karnavian, Mufidah JK selaku Anggota Dewan Kehormatan Dekranas, Ketua Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Indonesia beserta anggota.

Ketua Harian Dekranas mengatakan agenda utama dalam Munas ini ialah membahas tentang penyelarasan dan penyempurnaan AD/ ART, serta penetapan program kerja Dekranas Masa Bhakti 2019-2024.

Mengingat Munas tahun ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, oleh sebab itu tema yang diusung ialah “Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0.

Ketua Umum Dekranas, Wuri Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyebut bahwa Munas tahun ini terpaksa harus dilaksanakan secara virtual untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Menurutnya, tema yang diangkat pada Munas kali ini sangat kontekstual dan relevan dengan kondisi saat ini yang membutuhkan digitalisasi pemasaran secara online.

“Kita sebagai mitra di bidang kerajinan dan kesenian, membantu pemerintah menghasilkan kerajinan yang berdaya saing tinggi. Berbagai inovasi sangat vital sebagai langkah penting organisasi dalam mengembangkan kerajinan Indonesia,” katanya. (*)

Reporter : Jefli | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]