Tersangka Indra Catri Mangkir Dipanggil Penyidik Polda Sumbar


Rabu, 19 Agustus 2020 - 17:14:37 WIB
Tersangka Indra Catri Mangkir Dipanggil Penyidik Polda Sumbar Satake Bayu Setianto

HARIANHALUAN.COM - Polisi Daerah (Polda) Sumatera Barat telah melakukan pemanggilan terhadap Bupati Agam Indra Catri sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap anggota DPR RI, Mulyadi.

Namun yang bersangkutan (Indra Catri) tidak hadir untuk memenuhi pemanggilan oleh Polda Sumbar. Ketidakhadiran tersangka dikarenakan tersangka juga mendapat pemanggilan oleh DPP Partai Gerindra ke Jakarta.

Baca Juga : Tindak Pidana Pilkada, Kadis PMD dan Lima Kades Masuk Penjara

"Penyidik Polda Sumbar telah melakukan pemanggilan terhadapnya. Namun yang bersangkutan tidak berkenan hadir pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik," ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Rabu (19/8/2020).

Ditambahkan, ini merupakan surat pemanggilan pertama terhadap tersangka, namun ia tidak hadir. Selanjutnya akan dilakukan pemanggilan kedua yang waktu belum ditetapkan kapan dipanggil.

Baca Juga : Sidang Pembuktian Gugatan Pilgub Kabupaten Solok Selesai, Diputuskan pada Maret

"Kita akan melakukan tiga kali pemanggilan. Jika untuk ketiga kali pemanggilan tersangka juga tidak hadir, maka akan dilakukan upaya paksa," terangnya.

Sementara Kuasa Hukum Indra Catri, IC Ardyan mengatakan, bahwa surat pemanggilan sudah diterima. Namun pada hari pemanggilan, kliennya itu juga dipanggil ke DPP Partai Gerindra ke Jakarta.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah, Segeralah Tunaikan Janji-janji Politik!

"Mengingat beliau juga telah diusung oleh partai partai tersebut untuk maju di Pilgub Sumbar, maka beliau dipanggil ke Jakarta perihal pencalonan itu," ujarnya kepada wartawan.

Selain permasalahan pencalonan, kata dia, kedatangan kliennya ke Jakarta juga untuk mengurus berbagai hal pasca nota keberatan yang dilayangkan oleh DPP Gerindra ke Kapolri Jenderal Idham Azis c/q Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga : Sutan Riska, Bupati Dharmasraya Termuda dan Juga Seorang Raja

"Kemungkinan kedatangan beliau ke Jakarta sekaligus mengurus nota keberatan setelah ditetapkan sebagai tersangka dan kita apa perkembangannya lebih lanjut" tandasnya.

Sementara diketahui, Polda Sumbar telah menetapkan dua petinggi Pemkab Agam yakni Bupati Agam Indra Catri dan Sekda Kabupaten Agam Martias Wanto, sesuai surat nomor 32/VIII/2020 Ditreskrimsus dan sesuai surat penetapan nomor 33/VIII/2020 Ditreskrimsus tertanggal 10 Agustus 2020. 

Kemudian sebelumnya, terlebih dahulu telah ditetapkan tiga tersangka lainnya yakni Edi Syofiar, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Pemerintahan Kabupaten Agam. Kemudian, Robi Putra pegawai honorer, sekaligus Ajudan dari Indra Catri. (*)

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]