Dampak Pandemi, Penerimaan Pajak Turun Tajam


Rabu, 19 Agustus 2020 - 19:05:33 WIB
Dampak Pandemi, Penerimaan Pajak Turun Tajam Ilustrasi pajak

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penerimaan pajak tahun 2020 akan turun dalam dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1.198,8 triliun, yakni target sesuai postur APBN 2020 yang diatur dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2020.

Kepala BKF Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan realisasi penerimaan pajak juga akan berdampak pada keputusan pemerintah akan memperpanjang pemberian diskon pajak penghasilan (PPh) badan atau perusahaan pada tahun 2021.

Baca Juga : Harga Emas Antam Tinggalkan Level Tertinggi, Bikin 'Senam Jantung'

"Untuk 2021 kita belum tahu, tapi arahnya kita melihat konsolidasi penerimaan fiskal, karena di 2020 kalau kita lihat datanya turunnya penurunan penerimaan pajak sangat dalam," kata febrio dalam video conference, Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Dia menjelaskan, tren penurunan penerimaan pajak sudah terjadi sejak bulan Juni 2020. Jika dihitung secara menyeluruh, per semester I-2020 penerimaan pajak sebesar Rp 531,7 triliun atau 44,4% terhadap target. Angka tersebut menunjukkan penerimaan pajak terkontraksi 12,0% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga : Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini

Febrio mengatakan perbaikan penerimaan pajak belum terjadi dalam waktu dekat. Sebab, sektor formal yang menjadi kontributor besar masih belum pulih dari dampak pandemi Corona.

"Bulan lalu pun sudah minus cukup dalam, kenapa demikian karena struktur perpajakan kita masih bergantung pada sektor formal saja," ungkapnya.

Baca Juga : Akhir Pekan Belanja Yuk! Mumpung Harga Kebutuhan Pokok di Padang Turun

Selain itu, pemerintah juga merealokasi anggaran insentif perpajakan yang pelaksanaannya tidak efektif. Febrio mencontohkan anggaran insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 dialihkan menjadi program bantuan Rp 600.000 untuk pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

Dia mengatakan anggaran Rp 25 triliun yang sebelumnya untuk insentif PPh Pasal 21 atau pajak penghasilan karyawan yang ditanggung pemerintah menjadi tambahan anggaran insentif pegawai Rp 600.000 per bulan selama empat bulan atau totalnya Rp 2,4 juta per orang.

Baca Juga : Harga Emas Antam Dibanderol Rp917.000 per Gram

"Jadi pemerintah akan semakin konservatif dalam menggunakan insentif perpajakan khususnya evaluasi insentif perpajakan tidak banyak digunakan khususnya PPh 21," katanya. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 01 Maret 2021 - 08:58:33 WIB

    Harga Emas Antam Tinggalkan Level Tertinggi, Bikin 'Senam Jantung'

    Harga Emas Antam Tinggalkan Level Tertinggi, Bikin 'Senam Jantung' Penurunan harga emas dunia juga tercermin dari pergerakan harga emas Antam yang telah jauh meninggalkan level tertingginya. Kondisi ini tentu membuat mereka yang telah membeli emas di harga tinggi khawatir..
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 18:31:01 WIB

    Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini

    Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini Meski dihantam gelombang pandemi virus Corona atau Covid-19, makanan tradisional di Kota Padang, Provinsi Sumbar ini ternyata mampu bertahan. Salah satunya jajanan pasar bernama bika bakar..
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 18:24:05 WIB

    Akhir Pekan Belanja Yuk! Mumpung Harga Kebutuhan Pokok di Padang Turun

    Akhir Pekan Belanja Yuk! Mumpung Harga Kebutuhan Pokok di Padang Turun Harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar pada akhir pekan (weekend) ini mengalami penurunan. Bagi ibu-ibu rumah tangga bisa mendapatkan penawaran terbaik untuk belanja bulanan keluarga..
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 12:24:10 WIB

    Harga Emas Antam Dibanderol Rp917.000 per Gram

    Harga Emas Antam Dibanderol Rp917.000 per Gram Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Minggu (28/2), jika dibanding perdagangan sehari sebelumnya. Harga jual kembali atau buyback juga tak berubah..
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 07:25:27 WIB

    Harga Emas Antam Turun Terus, Ternyata Ini Penyebabnya

    Harga Emas Antam Turun Terus, Ternyata Ini Penyebabnya Sejak pertengahan 2020, harga emas batangan Antam telah menyentuh level terendahnya kemarin. Berdasarkan informasi dari situs perdagangan Logam Mulia, harga emas Antam kemarin menyentuh Rp 917.000/gram, atau turun Rp 5.000 da.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]