Kasus Suspek Virus Covid-19 di Sumbar Tersisa 209 Orang


Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:35:36 WIB
Kasus Suspek Virus Covid-19 di Sumbar Tersisa 209 Orang Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Perkembangan kasus supek virus corona di Sumatra Barat (Sumbar) turun dari angka 339 orang menjadi 209 orang berdasarkan data yang diupdate oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Rabu (19/8/2020).

Sebelumnya, pada Selasa 18 Agustus 2020 kemaren, perkembangan kasus suspek virus corona di Sumbar berjumlah 339 orang, dimana jumlah pasien dirawat sebanyak 18 orang dan isolasi mandiri sebanyak 321 orang. Sedangkan update data Rabu siang, kasus suspek turun menjadi 209 orang dengan total pasien dirawat sebanyak 23 orang dan isolasi mandiri sebanyak 186 orang.

"Perkembangan kasus suspek di Sumbar diupdate setiap harinya hingga pukul 12.00 WIB siang," kata Jasman.

Penjelasan kasus suspek Covid-19, jika dilansir dari suara.com merupakan penyebutan baru untuk PDP yaitu pasien yang mengalami ISPA dengan demam lebih dari 38 derajat, disertai salah satu gejala seperti batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat.

Gejala tersebut timbul akibat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal atau penularan dari orang lokal ke orang lokal yang terjadi dalam kurun waktu 14 hari terakhir setelah mempunyai riwayat kontak dengan kasus positif atau probable Covid-19. Setelah memiliki gejala tersebut mereka harus di rawat di rumah sakit.

Selain menurunnya perkembangan kasus suspek di Sumbar, hari ini juga dilaporkan sebanyak 20 orang dinyatakan sembuh dari virus corona berdasarkan konversi negatif yang dilakukan sebanyak dua kali oleh laboratorium penanganan Covid-19

Berikut rincian pasien sembuh virus corona yang berasal dari berbagai rumah sakit dan pusat karantina di Sumbar, diantaranya:

1. Pria 41 tahun warga Ampang, pekerjaan Polri, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RS Unand.

2. Wanita 39 tahun warga Gunuang Pangilun, pekerjaan Dokter, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.

3. Pria 55 tahun warga Sawahan, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.

4. Wanita 44 tahun warga Sungai Sapiah, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

5. Pria 20 tahun warga Ulak Karang, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.

6. Wanita 34 tahun warga Tanah Sirah, status IRT,  terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

7. Wanita 45 tahun warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

8. Balita (laki-laki) tiga tahun warga Tanah Sirah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

9. Pria 25 tahun warga Ulak Karang, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.

10. Pria 32 tahun warga Lubuak Lintah, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.

11. Wanita 20 tahun warga Sintuak Kabupaten padang Pariaman, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, pasien karantina BPSDM.

12. Pria 27 tahun warga Kapalo Koto Kota Padang, pekerjaan karyawan BIM, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.

13. Pria 18 tahun warga Tanah Garam, pekerjaan honorer, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.

14. Wanita 54 tahun warga Nunang Desa Bangun Kota Payakumbuah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

15. Pria 44 tahun warga Kuranji, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

16. Pria 41 tahun warga Gunuang Sariak, pekerjaan Polri, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien karantina BPSDM.

17. Pria 23 tahun warga Saok Laweh Kabupaten Solok, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM

18. Pria 15 tahun warga Saok Laweh Kabupaten Solok, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM

19. Wanita 28 tahun warga Pemgambiran, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM

20. Wanita 27 tahun warga Lubuak Lintah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien pasien karantina OMTC Sawahlunto. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]