Direktur PNP: 13 Tahun Kerjasama PNP-PT Trakindo Berhasil Torehkan Kelanggengan 'Pernikahan'


Jumat, 21 Agustus 2020 - 06:05:29 WIB
Direktur PNP: 13 Tahun Kerjasama PNP-PT Trakindo Berhasil Torehkan Kelanggengan 'Pernikahan' Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama PNP dengan PT. Trakindo Utama.

HARIANHALUAN.COM - Tiga belas tahun kerjasama Politeknik Negeri Padang dengan PT Trakindo berhasil mencatatkan kelanggengan link and match atau plug and play perguruan tinggi vokasi dengan dunia industri, jauh sebelum dicanangkannya “pernikahan” perguruan tinggi vokasi dengan dunia industri oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal itu diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama PNP dengan PT. Trakindo Utama, disaksikan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, di Rumah Dinas Walikota Padang, Jln. A. Yani nomor 11 Padang, Selasa, baru-baru ini.

Di samping telah banyak menghasilkan lulusan dan sebagian diserap langsung oleh dealer resmi Indonesia untuk alat berat, mesin, genset, fork lift dan suku cadang Cat dari Caterpillar ini juga menorehkan sejarah di bidang akademik yang meliputi perancangan program desain kurikulum, pelaksanaan proses belajar mengajar ( sharing), dan pemagangan ( on the job training).

"Dalam pemagangan, mahasiswa PNP dibantu oleh PT Trakindo untuk memilih objek magang di seluruh cabang Trakindo di Indonesia," kata Surfa Yondri.

Surfa Yondri menambahkan, ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam pembelajaran, dosen-dosen PNP di-training di PT Trakindo, begitu juga dalam uji kompetensi yang dilaksanakan bersama PT Trakindo.

"Kerjasama ini semakin lama semakin berkembang sampai Politeknik memiliki alat berat sendiri yang dibeli dengan menggunakan APBN, di samping bantuan dari PT Trakindo," ujar Surfa Yondri.

Meskipun standar kompetensi yang diterapkan Politeknik Negeri Padang adalah standar alat berat dengan spesifikasi yang dikeluarkan oleh PT Trakindo, namun cepatnya laju pembangunan lanjutan infrastruktur di Indonesia menuntut PNP mengembangkan program studi ini dari 1 kelas (24 orang mahasiswa) menjadi 2 kelas.

"Tambahan 1 kelas reguler pada 2018 itu sampai 2020 masih bertahan karena memang diminati dan dibutuhkan," tukasnya. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]