Pendapatan KUA-PPAS Kota Pariaman Capai Rp678,5 Miliar


Jumat, 21 Agustus 2020 - 21:00:37 WIB
Pendapatan KUA-PPAS Kota Pariaman Capai Rp678,5 Miliar Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin menyerahkan dokumen KUA-PPAS, APBD Perubahan 2020 kepada DPRD Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora.

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Pariaman menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2020 kepada DPRD setempat, Jumat (21/8/2020). KUA-PPAS APBD perubahan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin itu dengan pendapatan Rp678,5 miliar. 

Dengan proyeksi pendapatan asli daerah Rp57,2 miliar, terdiri dari pajak daerah Rp10,6 miliar, retribusi daerah Rp21,3 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan atau deviden Bank Nagari Rp7,2 miliar serta pendapatan daerah lainnya yang sah Rp18,1 miliar. Sementara dana perimbangan Rp509,6 miliar yaitu dari dana bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp14 miliar, dana alokasi khusus Rp104,1 miliar dan dana alokasi umum Rp391,5 miliar.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp111,7 miliar terdiri dari pendapatan hibah dari pemerintah pusat Rp6,9 miliar, pendapatan hibah Rp12,3 miliar. Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya Rp25 miliar, dana desa bantuan dari APBN Rp48,9 miliar serta dana insentif daerah sebesar Rp18,5 miliar. 

Sementara proyeksi belanja daerah sebesar Rp694,2 miliar, terdiri dari belanja tidak langsung Rp369,5 miliar, belanja program dan kegiatan OPD yang termuat dalam belanja langsung sebesar Rp324,7 miliar. Dan belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai Rp240,8 miliar, belanja hibah Rp2 miliar, belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa Rp3,3 miliar.

Belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota/pemerintah lainnya dan partai politik Rp93,2 miliar serta belanja tidak terduga Rp30 miliar. Defisit anggaran pada rancangan APBD Perubahan Kota Pariaman 2020 tersebut sebesar Rp15,69 miliar dan ini dapat ditutupi dari pembiayaan netto dengan jumlah yang sama sehingga Silpa menjadi nol.

Sementara itu, Ketua DPRD Pariaman, Fitri Nora, bahwa pembahasan KUA-PPAS itu tidak akan berlama-lama. "Pembahasanya diupayakan secepatnya biar selesai," katanya. (*)

loading...
Reporter : Trisnaldi /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 04 Juni 2020 - 23:19:20 WIB

    Hingga Awal Juni, Pendapatan UPTD Air Bersih Kota Pariaman Baru 25%

    Hingga Awal Juni, Pendapatan UPTD Air Bersih Kota Pariaman Baru 25% HARIANHALUAN.COM -- Target PAD UPTD Air Bersih Kota Pariaman baru tercapai 25% atau sebesar Rp345 juta sampai awal Juni. Pencapaian tersebut dari target Rp1,4 miliar tahun 2020..
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 17:30:58 WIB

    Dinas Pendapatan Pessel Optimis Client E-PAD Genjot PAD

    Dinas Pendapatan Pessel Optimis Client E-PAD Genjot PAD PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Pencapaian realisasi Pajak dan Retribusi di Dinas Pendapatan Pesisir Selatan terus meningkat, pada tahun 2017 sebesar Rp109.8 miliar. Kemudian pada tahun 2018 hanya sebesar Rp123.9 miliar, sedangka.
  • Selasa, 02 Agustus 2016 - 03:01:37 WIB

    Tujuh SKPD Lampaui Target Pendapatan Tahun 2015

    AROSUKA, HALUAN — Sebanyak tujuh Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) dari 29 SKPD yang ada di Kabupaten Solok mampu target 100 persen pendapatan pada akhir semester dua dari yang ditetapkan pada APBD Kab. Solok 2015 lalu. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]