Panas! TikTok Siapkan Gugatan Hukum untuk Lawan Donald Trump


Sabtu, 22 Agustus 2020 - 08:06:06 WIB
Panas! TikTok Siapkan Gugatan Hukum untuk Lawan Donald Trump Ilustrasi

HARINHALUAN.COM - TikTok sedang mempersiapkan gugatan hukum pada Senin pekan depan, merespons perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang melarang transaksi aplikasi video pendek terpopuler dunia tersebut yang induknya ByteDance berasal dari China. Kabar ini disampaikan oleh sumber Reuters yang mengetahui masalah tersebut.

Seperti diketahui, Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada 14 Agustus yang memerintahkan pemberhentian operasi ByteDance 90 selama hari di AS. Padahal ByteDance sedang membuat kesepakatan akuisisi dengan Microsoft Corp dan Oracle. Tak hanya kedua perusahaan tersebut, beberapa investor AS juga mengajukan tawaran ke ByteDance.

Sumber Reuters mengatakan, persoalan hukum yang dihadapi TikTok berkaitan dengan perintah eksekutif Trump sebelumnya, yang dikeluarkan Trump pada 6 Agustus. Perintah itu mengarahkan Menteri Perdagangan untuk membuat daftar transaksi yang melibatkan ByteDance dan kepemilikannya yang harus dilarang setelah 45 hari.

TikTok menyebutkan perintah eksekutif 6 Agustus bertentangan dengan International Emergency Economic Powers Act (Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional), menurut sumber tersebut. TikTok juga akan menggugat klasifikasinya oleh Gedung Putih sebagai ancaman keamanan nasional, sumber tersebut menambahkan.

Belum jelas pengadilan mana yang akan digunakan TikTok untuk mengajukan gugatannya. Perusahaan sebelumnya mengatakan sedang menjajaki opsi hukumnya, dan karyawannya juga sedang mempersiapkan gugatan mereka sendiri.

Sementara TikTok terkenal karena video anodyne tentang orang-orang yang menari dan menjadi viral di kalangan remaja, pejabat AS telah menyatakan keprihatinan bahwa informasi tentang pengguna dapat diteruskan ke pemerintah komunis China.

Sumber meminta nama tidak disebutkan sebelum gugatan diajukan. Reuters mencoba menghubungi ByteDance, tapi menolak berkomentar. Demikian pula juru bicara Gedung Putih menolak berkomentar.

Tantangan hukum TikTok tidak akan melindungi ByteDance dari keharusan mendivestasi aplikasi. Pasalnya tidak ada hubungannya dengan perintah 14 Agustus tentang penjualan TikTok, yang tidak tunduk pada peninjauan kembali.

Namun, langkah tersebut menunjukkan bahwa ByteDance berusaha untuk mengerahkan semua amunisi legal yang dimilikinya karena berusaha mencegah negosiasi kesepakatan TikTok berubah menjadi penjualan murah.

Pemerintahan Trump telah meningkatkan upayanya untuk membersihkan aplikasi China yang dianggap "tidak tepercaya" dari jaringan digital AS. Selain TikTok, Trump juga telah mengeluarkan perintah yang akan melarang transaksi dengan WeChat Tencent Holding Ltd.

Trump mengatakan dia akan mendukung upaya Microsoft untuk membeli operasi TikTok di Amerika jika pemerintah AS mendapat "porsi besar" dari hasil penjualan, tetapi juga mengatakan ada pembeli potensial lain yang tertarik seperti Oracle.(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 September 2020 - 14:53:34 WIB

    Keluhan Pengguna iPhone, iOS 14 Bikin Ponsel Panas!

    Keluhan Pengguna iPhone, iOS 14 Bikin Ponsel Panas! HARIANHALUAN.COM - Banyak pengguna yang telah memperbarui sistem operasi iPhone mereka ke iOS 14 melaporkan smartphone menjadi terlalu panas. Keluhan mengenai sistem operasi terbaru yang diluncurkan minggu lalu itu diunggah o.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]