Dua Orang Pennggali Emas Mendadak Tajir Setelah Temukan Bongkahan Emas


Sabtu, 22 Agustus 2020 - 12:18:55 WIB
Dua Orang Pennggali Emas Mendadak Tajir Setelah Temukan Bongkahan Emas Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tiba-tiba saja, dua orang penggali emas di Australia Selatan mendadak tajir. Mereka menemukan dua bongkahan emas besar senilai AUD 350.000 atau US$ 250.000 setara Rp 3,7 miliar (kurs Rp 14.500/US$). 

Mereka adalah Brent Shannon dan saudara iparnya Ethan West. Keduanya menemukan bongkahan emas itu di dekat kota tambang emas Tarnagulla di negara bagian Victoria, Australia.

Sepasang bongkahan emas itu memiliki berat gabungan 3,5 kilogram (Kg) atau 7,7 pon. Bongkahan emas itu ditemukan pada Kamis (20/8) kemarin, dalam acara televisi 'Aussie Gold Hunters' di Discovery Channel. Diperkirakan, bongkahan emas ini ketika dijual ke kolektor harganya bisa mencapai 30% lebih mahal dibanding nilai estimasi pasar.

"Saya pikir kami beruntung. (Emas) itu berada di tanah yang masih perawan, artinya belum tersentuh dan belum ditambang," kata Shannon kepada acara TV Australia, Sunrise dikutip dari CNN, Sabtu (22/8).

West mengatakan selama empat tahun menambang emas, ia mungkin telah mengumpulkan mungkin ribuan keping.

"Ini jelas salah satu penemuan paling signifikan. Bisa mendapatkan dua bongkahan besar dalam satu hari sungguh luar biasa," kata Ethan West.

Untuk menemukan bongkahan emas tersebut, kedua pria itu menggunakan ekskavator untuk menggali tanah dan menggunakan detektor logam untuk mendeteksi emas di area tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada Januari 2013 lalu, seorang penjelajah amatir menemukan bongkahan emas seberat 5,5 kilogram (12,1 pon) yang terkubur 60 sentimeter di dalam tanah di luar Ballarat, sekitar satu jam perjalanan ke selatan Tarnagula. Pada saat itu, para ahli menakar, temuin itu setidaknya bernilai US$ 300.000 setara Rp 4,35 miliar.

Emas memang terus ditemukan di wilayah ini sejak 1851 lalu dan menjadi industri yang penting di negara tersebut.

"Dulu para penambang hanya bisa melihat atau merasakan emas, tapi sekarang dengan detektor mereka bisa mendengarnya," ujar Cordell Kent, pemilik The Mining Exchange Gold Shop. (*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]