Nasabah BNI Keluhkan Mesin ATM Rusak di SPBU Rika Pulau Punjung


Sabtu, 22 Agustus 2020 - 12:54:25 WIB
Nasabah BNI Keluhkan Mesin ATM Rusak di SPBU Rika Pulau Punjung Box Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di kawasan SPBU Rika Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, yang mengalami kerusakan dan menelan kartu milik sejumlah nasabah bank milik pemerintah tersebut. foto dok HarianHaluan. Com

HARIANHALUAN.COM - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) di SPBU Rika Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya,terpantau mengalami kerusakan mengakibatkan sejumlah kartu ATM milik nasabah bank tersebut tertelan, Sabtu (22/8/2020).

Tak hanya mengalami kerusakan, pada box ATM tersebut juga terlihat tidak menyediakan cairan hand sanitizer atau sarana cuci tangan sebagaimana diatur dalam standar protokol kesehatan bebas Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Kartu ATM saya tertelan setelah melakukan transaksi tarik tunai, awalnya saya ragu mengoperasikan mesin tersebut karena waktu memasukkan kartu sudah ada kendala, namun karena saya butuh dan mesin tersebut merupakan satu-satunya di kawasan Pulau Punjung maka mau tidak mau saya pakai juga," ungkap salah seorang nasabah bank tersebut, Ima Suryati (43), di Dharmasraya, Sabtu (22/8/2020).

Namun, lanjutnya, setelah ia selesai bertransaksi tiba-tiba kartu ATM nya tidak bisa keluar lagi setelah sempat tersangkut dan ia mencoba mencong keknya menggunakan kartu lain.

Ia mengaku kesal atas kejadian ini karena untuk mengurus penggantian kartu baru, ia harus menempuh jarak cukup jauh ke kantor cabang Bank tersebut yang berada di kecamatan lain.

"Apalagi sekarang hari libur, saya terpaksa menunggu hari kerja dan dengan jarak sejauh itu berarti saya harus menghabiskan waktu setengah hari lebih hanya untuk mengurus penggantian kartu ATM baru," sesalnya.

Seorang nasabah lainnya, Syafruddin (32), seorang sopir angkutan barang, mengaku sempat kebingungan setelah kartu ATM miliknya tertelan mesin tersebut.

Ia mengatakan, pada saat itu ia berhenti untuk mengisi bahan bakar dan sekaligus ingin mengirim uang untuk anak istrinya, sambil mengecek uang lelahnya sebagai supir dari perusahaan tempat ia bekerja.

"Setelah saya selesai menggunakan mesin itu, kartu saya yang harusnya keluar secara otomatis justru nyangkut dan tertelan otomatis setelah jeda waktu pengambilan kartu habis," kisahnya.

Karena kejadian itu, lanjutnya, ia kebingungan untuk membiayai perjalanannya karena harus mengurus penggantian kartu miliknya di hari kerja.

"Itu artinya saya harus menunda perjalanan karena harus mengurus kartu ATM saya yang sudah tertelan di layanan nasabah di kantor BNI manapun dalam yang berada dalam rute perjalanan saya nanti," katanya.

Sampai berita ini diturunkan terlihat belum ada tindakan perbaikan dan atau keterangan resmi dari pihak terkait, meskipun nasabah korban kartu ATM tertelan diperkirakan masih akan terus terjadi mengingat lokasinya yang berada cukup strategis di ruas jalan lintas Sumatera. (*)

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]