Sopir Angkot di Padang Ditemukan Keponakan Tewas Tergantung di Kamar


Sabtu, 22 Agustus 2020 - 18:54:41 WIB
Sopir Angkot di Padang Ditemukan Keponakan Tewas Tergantung di Kamar Sopir Angkot di Padang Ditemukan Keponakan Tergantung di Kamar

HARIANHALUAN.COM - Warga Koto Lalang Keluarahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan digegerkan oleh penemuan sosok laki-laki tergantung dengan seutas tali kamarnya dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Sabtu (22/8/2020).

Diinformasikan, laki-laki tersebut yakni inisial D (41) adalah seorang supir angkot Koto Lalang ditemukan pertama kali oleh MZ (15) merupakan keponakannya sendiri sekitar pukul 11.15 WIB. Mengetahui pamannya tergantung, MZ kemudian memberitahukan kepada saksi Erfeta.

Erfeta pun kemudian meminta bantuan kepada kerabatnya dan warga mulai berdatangan kerumah korban. Kemudian korban diturunkan dari gantungan tersebut yang sudah meninggal dunia.

Berawal dari MK mengantar makanan untuk korban dan sempat melihat serta berbicara dengan korban yang berdiri di depan jendela rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB, setelah mengantarkan makanan MK pun kemudian pulang kerumahnya, pada pukul 11.15 WIB.

Selanjutnya, MK kembali ke rumah korban untuk mengambil piring sisa makanan korban. ketika masuk ke dalam kamar, didapati korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali berwarna putih disamping tempat tidur. Sedangkan tali diikatkan di kuda-kuda kayu rumah.

"Mendapat informasi tersebut, tim Opsnal Polsek Lubuk Kilangan sampai di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB. Di TKP kami temukan seutas tali warna putih yang telah di putus dan satu buah pisau yang dipergunakan untuk memutuskan tali tersebut," ujar Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edryan Wiguna, Sabtu (22/8/2020).

Ditambahkannya, pada pukul 13.00 WIB Ka SPK Polresta Padang dan anggota unit identifikasi Sat Reskrim Polresta Padang sampai di lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP pada kemaluan korban mengeluarkan sperma dan veses di dubur korban.

"Pihak keluarga diwakili oleh Ninik Mamak Korban yakni Syafri membuat surat pernyataan menerima kematian korban dan meminta pihak kepolisian untuk tidak melakukan visum luar maupun visum dalam terhadap korban serta tidak akan menuntut pihak Kepolisian dikemudian hari," tandasnya. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]