Pembakar Bendera RI di Lampung Meninggal Dunia


Sabtu, 22 Agustus 2020 - 22:34:06 WIB
Pembakar Bendera RI di Lampung Meninggal Dunia Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Man Astutiningtyas alias Ajeng, tersangka pembakar Bendera Merah Puti RI meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Maria Regina, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, pada Sabtu (22/8) pukul 13.15. Berdasarkan keterangan rumah sakit, tersangka meninggal dunia karena sakit gula darah atau diabetes.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan meninggalnya Ajeng, tersangka pembakar Bendera Merah Putih tersebut. Menurut dia, tersangka meninggal dunia setelah dirawat di RS Maria Regina, Kotabumi, Lampung Utara.

“Pada hari Sabtu 22 Agustus 2020 anggota Satreskrim Polres Lampung Utara mendapatkan informasi, bahwa telah mendapat kabar, tersangka pembakaran Bendera Merah Putih Man Astutiningtyas telah meninggal dunia,” kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dilansir dari Republika.co.id di Bandar Lampung, Sabtu (22/8).

Menurut Pandra, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, tersangka meninggal dunia dikarenakan sakit yang dialaminya yaitu gula darah atau diabetes.  Setelah dilakukan pemulasaranan jenazah, Ajeng dimakamkan secara keagamaan Katolik di Pemakaman Umum Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara pada Sabtu petang.

Polda Lampung telah menetapkan Man Astutiningtyas alias Ajeng sebagai tersangka kasus pembakaran Bendera Merah Putih di Lampung Utara. Penetapan tersangka tersebut berdasarkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi, mulai dari orang tua, ketua RW dan RT, juga para tetangga.

Tersangka dijerat Pasal 66 jo Pasal 24 huruf a dan Undang Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Meski sudah tersangka, Ajeng masih dibantarkan di rumah sakit karena menjalani gangguan kejiwaan.

Selama dalam pemeriksaan polisi, tersangka memberikan keterangan yang berubah-ubah sehingga menyulitkan penyidikan mengumpulkan keterangan. Pihak polisi masih menunggu hasil pengobatan tersangka di rumah sakit terkait dengan gangguan kejiwaannya, untuk melanjutkan proses hukumnya.

Video pembakaran Bendera Merah Putih sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Polisi menelusuri video tersebut dengan memulai akun media sosial yang mempostingnya. Diketahui akun Facebook MVDH telah mengunggah video tersebut, dan petugas melakukan penelusuran.

Dari penelusuran akun medsos tersebut, polisi menemukan identitas tersangka, yang diketahui perempuan berinisial MA alias Ajeng. Polisi langsung meringkus Ajeng di Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, pada 2 Agustus 2020. (*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 18 September 2020 - 06:54:42 WIB

    Pelaku Pembakaran Gedung Kejagung Masih Diburu, Polri Curigai Renovasi Lantai 6

    Pelaku Pembakaran Gedung Kejagung Masih Diburu, Polri Curigai Renovasi Lantai 6 HARIANHALUAN.COM - Penyidik Bareskrim Polri sudah memeriksa serta mendalami seluruh dokumen hingga berkas-berkas perawatan Gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut pelaku pembakaran. Salah satu yang menjadi soro.
  • Jumat, 26 Juni 2020 - 13:19:38 WIB

    Inikah Oknum Demonstran Pembakar Bendera PDIP?

    Inikah Oknum Demonstran Pembakar Bendera PDIP? HARIANHALUAN.COM - Foto tersebut beredar di media sosial setelah diunggah oleh beberapa akun Twitter, salah satunya @narkosun. Dalam foto tersebut, terlihat jelas ada beberapa oknum pemuda yang tengah memegangi bendera PDI-P .
  • Kamis, 25 Juni 2020 - 18:33:57 WIB

    Pasca Pembakaran Bendera PDI-P, Megawati Keluarkan Surat Perintah Harian

    Pasca Pembakaran Bendera PDI-P, Megawati Keluarkan Surat Perintah Harian HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat perintah harian kepada kadernya di seluruh Indonesia, pascadugaan tindak pidana pembakaran bendera PDIP saat demonstrasi di dep.
  • Senin, 29 Agustus 2016 - 03:17:08 WIB
    KEBAKARAN HUTAN RIAU

    Menhut: Hukum Pembakar Lahan

    Menhut: Hukum Pembakar Lahan JAKARTA, HALUAN — Segala upaya terus dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatasi kebakaran hutan yang terjadi di Riau. Titik api terus dikejar untuk dipadamkan dan pembakarnya harus dihukum..
  • Rabu, 06 Januari 2016 - 03:11:46 WIB
    Menteri LH Ajukan Banding

    Pembakar Hutan Lolos dari Hukuman

    JAKARTA, HALUAN — PT Bumi Mekar Hijau (BMH) lolos dari gugatan sebesar Rp 7,9 triliun di kasus kebakaran hutan. Publik pun kaget dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Palembang itu..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]