Maskapai Ternama Ini Setop Semua Penerbangan Internasional hingga 2021


Ahad, 23 Agustus 2020 - 13:04:08 WIB
Maskapai Ternama Ini Setop Semua Penerbangan Internasional hingga 2021 Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas Airways akan menghentikan perjalanan internasional sampai pertengahan 2021. Keputusan itu diambil akibat kerugian yang terus dialami hingga saat ini mencapai AU$ 4 miliar yang setara US$ 2,9 miliar atau Rp 42,63 triliun (kurs Rp 14.700/US$).

Pada periode Juni, Qantas melaporkan laba sebelum pajak sebesar AU$ 124 juta (US$ 89 juta), turun 90,6% dari yang dibukukan setahun sebelumnya yakni AU$ 1,33 miliar.

Kepala Eksekutif Qantas, Alan Joyce mengatakan rute internasional tidak akan dibuka kembali sampai pertengahan tahun depan dan layanan AS mungkin bergantung pada vaksin COVID-19 yang tersedia. Rute akan dibuka kembali di setiap negara tergantung pada penyebaran virus.

"Selandia Baru adalah contoh nyata yang berpotensi membuka relatif cepat dibandingkan dengan negara lain di seluruh dunia. AS dengan tingkat prevalensi di sana, mungkin akan membutuhkan waktu. Mungkin perlu vaksin sebelum kita bisa melihat itu terjadi," kata Joyce dilansir AP News, Minggu (23/8/2020).

"Kami berpotensi melihat vaksin pada pertengahan atau akhir tahun depan dan negara-negara seperti AS mungkin menjadi negara pertama yang menggunakan vaksin itu secara luas, sehingga itu bisa berarti bahwa AS dilihat sebagai pasar pada akhir tahun 2021," tambahnya.

Joyce menyebut tahun ini merupakan yang paling berat untuk industri penerbangan dalam sejarah 100 tahun terakhir. Namun dia mengklaim Qantas berada dalam posisi keuangan yang lebih baik daripada maskapai lainnya untuk bertahan dari pandemi.

"Kami yakin, (Qantas) pembakaran uang terendah di antara grup maskapai penerbangan besar mana pun di dunia," ucapnya.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 11 September 2020 - 09:53:20 WIB

    Lagi, Maskapai Ternama PHK 2.400 Pekerja

    Lagi, Maskapai Ternama PHK 2.400 Pekerja HARIANHALUAN.COM - Industri maskapai penerbangan global kembali menjadi korban 'keganasan' pandemi virus corona (Covid-19). Singapore Airlines (SIA) Group akan memangkas sekitar 4.300 pekerja dari tiga maskapai penerbangan ya.
  • Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:27:16 WIB

    Gegara Pandemi, Pilot Maskapai Ternama Ini Banting Stir Jualan Mi Ayam

    Gegara Pandemi, Pilot Maskapai Ternama Ini Banting Stir Jualan Mi Ayam HARIANHALUAN.COM - Wabah Covid 19 berdampak terhadap semua sektor perekonomian. Bahkan, jutaan orang di Indonesia di-PHK akibat pandemi tersebut. Namun, banyak masyarakat yang tidak mau menyerah karena keadaan..
  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:35:15 WIB

    Gulung Tikar, Maskapai Ini Tutup Perusahaan dan PHK 3.000 Pekerja

    Gulung Tikar, Maskapai Ini Tutup Perusahaan dan PHK 3.000 Pekerja HARIANHALUAN.COM - Maskapai Virgin Australia mengumumkan akan menutup anak perusahaan Tigerair dan memberhentikan (PHK) 3.000 staf karena terdampak pandemi virus corona. Virgin Australia mengatakan bahwa mereka akan memangkas.
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 19:02:01 WIB

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T

    Gegara Corona, Maskapai Ternama Ini Rugi Rp 19,1 T HARIANHALUAN.COM - Pandemi global virus corona (Covid-19) kembali memakan korban dalam industri penerbangan. Kali ini maskapai Air Canada melaporkan kerugian bersih untuk kuartal kedua pada Jumat (31/7/2020)..
  • Jumat, 24 Juli 2020 - 11:33:41 WIB

    Giliran Maskapai Terbesar India Terancam Bangkrut, Akan PHK 2.400 Karyawan

    Giliran Maskapai Terbesar India Terancam Bangkrut, Akan PHK 2.400 Karyawan HARIANHALUAN.COM - Giliran maskapai penerbangan India, IndiGo, yang mengungkapkan dampak buruk pandemi terhadap operasional perusahaan. IndiGo mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 10% dari 24.000 karya.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]