Hati-hati! Virus Corona Bisa Bertahan di Makanan Beku Selama 3 Minggu


Senin, 24 Agustus 2020 - 10:39:48 WIB
Hati-hati! Virus Corona Bisa Bertahan di Makanan Beku Selama 3 Minggu Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Studi baru yang diunggah dalam jurnal BioRxiv menemukan bahwa SARS-CoV-2 menjelaskan virus penyebab COVID-19, dapat bertahan hidup di daging dan ikan beku selama 3 minggu.

Studi ini mencatat adanya virus yang hidup, bukan hanya materi genetik, pada daging yang sebelumnya didinginkan dan dibekukan hingga 3 minggu. Penelitian ini mengikuti laporan terbaru dari Shenzen, China yang menemukan materi genetik SARS-CoV-2, bukan virus hidup yang mampu bereplikasi, pada permukaan sayap ayam yang beku.

Para ilmuwan menyebut ini bisa menjelaskan mengapa wabah terjadi di negara-negara yang tidak memiliki kasus dalam waktu yang lama.

Dikutip dari The Telegraph, dalam penelitian tersebut, irisan salmon, ayam, dan babi dari supermarket diiris dan sampel virus ditambahkan ke dalamnya. Daging tersebut kemudian disimpan dalam suhu beku, antara 4 derajat Celcius dan -20 derajat Celcius, yang merupakan suhu beku standar.

Setelah 21 hari, peneliti menemukan virus masih ada di sampel ikan dan daging yang dibekukan tersebut.

Para ilmuwan berpendapat penularan melalui makanan yang terkontaminasi bukanlah rute infeksi utama, tetapi perpindahan barang yang terkontaminasi ke wilayah tanpa infeksi berpotensi memicu wabah.

Penulis studi juga berhipotesis bahwa pekerja di pabrik pengolahan daging berpotensi menjadi vektor penyebaran virus, setelah terpapar pada daging yang terinfeksi yang sebelumnya dibekukan di negara lain.

"Wabah baru-baru ini telah muncul di Vietnam, Selandia Baru dan sebagian China di mana tidak ada kasus selama beberapa bulan. Makanan impor yang terkontaminasi dan kemasan makanan merupakan sumber wabah dalam kelompok yang ada," tulis peneliti dikutip dari The Sun.

Beberapa waktu lalu CDC menyatakan bahwa saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa menangani makanan atau mengonsumsi makanan terkait dengan penularan COVID-19.

Selain itu, WHO juga telah mengeluarkan pernyataan tentang keamanan dan penanganan pangan yang menjelaskan bahwa "sangat tidak mungkin orang dapat tertular COVID-19 dari makanan atau kemasan makanan". (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 18:58:01 WIB

    Hati-hati! Usus Tak Sehat Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19

    Hati-hati! Usus Tak Sehat Dapat Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19 HARIANHALUAN.COM -- Seseorang yang memiliki riwayat penyakit kronis diklaim lebih berisiko terinfeksi corona virus. Para ilmuwan memperingatkan bahwa memiliki usus yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko terhadap corona .
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 19:45:59 WIB

    Hati-hati! Infeksi Corona Dapat Memicu Radang Tiroid Langka

    Hati-hati! Infeksi Corona Dapat Memicu Radang Tiroid Langka HARIANHALUAN.COM - Para peneliti menemukan bahwa pasien Covid-19 dapat mengembangkan penyakit radang tiroid yang disebut tiroiditis subakut. Ini merupakan penyakit tiroid langka yang ditandai oleh nyeri leher dan biasanya did.
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 10:55:22 WIB

    Hati-hati! Kesepian Selama di Rumah Aja Bisa Pengaruhi Kesehatan

    Hati-hati! Kesepian Selama di Rumah Aja Bisa Pengaruhi Kesehatan HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Isolasi mandiri di rumah aja selama pandemi virus corona Covid-19 juga menyebabkan seseorang merasa kesepian. Padahal, rasa kesepian ini bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh. .
  • Ahad, 26 April 2020 - 20:00:33 WIB

    Hati-hati! Toilet Umum Bisa Menjadi Sumber Penularan Corona

    Hati-hati! Toilet Umum Bisa Menjadi Sumber Penularan Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gaya hidup higienis ketika penyebaran virus covid-19 yang masif dan sulit dikendalikan di Indonesia, bukan lagi menjadi sebuah pilihan. Ini telah menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh semua o.
  • Sabtu, 18 April 2020 - 14:10:35 WIB

    Hati-Hati! Paparan Hand Sanitizer Berbasis Alkohol Buruk untuk Anak

    Hati-Hati! Paparan Hand Sanitizer Berbasis Alkohol Buruk untuk Anak HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Pakar kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan penggunaan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60% hingga 90% untuk membunuh virus corona jenis baru dipermukaan tangan. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]