Luar Biasa! Orang yang Malas-malasan Dapat Uang Rp27,9 Juta di Negara Ini


Senin, 24 Agustus 2020 - 13:26:40 WIB
Luar Biasa! Orang yang Malas-malasan Dapat Uang Rp27,9 Juta di Negara Ini ilustrasi malas

HARIANHALUAN.COM - Sebuah universitas di Jerman akan memberikan uang bagi warga yang ingin tidak berbuat apa-apa atau bermalas-malasan. Uang itu diberikan untuk mereka yang terlibat dalam sebuah penelitian pameran tentang sustainability. Para perserta dapat memilih apa kemalasan mereka untuk penelitian tersebut.

Ide ini untuk mengeksplorasi hubungan antara bagaimana masyarakat mendorong sustainability dan bagaimana masyarakat menghargai kesuksesan materi. Kampus yang akan memberikan uang adalah Universitas Seni Rupa yang berada di Hamburg. Mereka akan memilih tiga orang untuk penelitian itu dan mereka akan mendapatkan $1900 atau Rp27,9 juta.

Menurut Friedrich von Borries, arsitek dan ahli teori desain, yang mendesain penelitian ini mengatakan, bermalas-malasan belum tentu sangat mudah untuk dilakukan. “Kami ingin fokus pada ketidakaktifan aktif. Jika Anda mengatakan Anda tidak akan pindah selama seminggu, maka itu mengesankan. Jika Anda mengusulkan Anda tidak akan pindah atau berpikir, itu mungkin lebih baik,” ungkap Friedrich.

“Jika Anda mengatakan Anda tidak akan tidur, maka Anda hanya dapat melakukannya untuk beberapa hari, tetapi jika Anda mengatakan Anda tidak akan berbelanja maka itu adalah sesuatu yang dapat Anda pertahankan lebih lama,” terang Friedrich.

“Program beasiswa ini bukan sebuah lelucon tapi eksperimen dengan niat serius - bagaimana Anda bisa mengubah masyarakat yang terstruktur di sekitar pencapaian dan pencapaian di atas kepalanya? Ungkapnya lagi.

Pihak universitas mengatakan, uang hibah akan dikeluarkan ketika para perserta yang terpilih menyerahkan laporan pengalaman mereka pada pertengahan Januari. Para peserta yang mengirimkan laporan mereka akan dibayar terlepas dari apakah upaya ketidakaktifan mereka berhasil. Semua aplikasi yang diajukan akan menjadi bagian dari pameran yang disebut "The School of Inconsequentiality: Towards A Better Life", yang direncanakan pada November. 

Pameran ini akan mengeksplorasi pertanyaan: “Apa yang dapat saya hindari sehingga hidup saya memiliki konsekuensi negatif yang lebih sedikit pada kehidupan orang lain?” (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 04 September 2020 - 22:04:48 WIB

    Diduga Masalah Ekonomi, 1 Keluarga Terdiri dari 5 Orang Bunuh Diri Massal dengan Minum Racun

    Diduga Masalah Ekonomi, 1 Keluarga Terdiri dari 5 Orang Bunuh Diri Massal dengan Minum Racun HARIANHALUAN.COM - Bunuh diri massal membuat satu keluarga terdiri dari lima orang tewas di Kota Dahod Gujarat, India, Kamis (3/9/2020) malam.  Tidak diketahui penyebab pasti tindakan ekstrem tersebut, namun penyelidikan awa.
  • Kamis, 03 September 2020 - 20:07:30 WIB

    Dwayne 'The Rock' Johnson Sekeluarga Terinfeksi Covid-19

    Dwayne 'The Rock' Johnson Sekeluarga Terinfeksi Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Aktor sekaligus pegulat profesional, Dwayne Johnson, mengaku telah terinfeksi virus corona (Covid-19). Namun, bintang yang tenar dengan nama ring “The Rock” itu kini telah sembuh dari virus asal China t.
  • Ahad, 30 Agustus 2020 - 08:35:16 WIB

    Cegah Corona, Kim Jong-un Keluarkan Perintah Tembak Mati

    Cegah Corona, Kim Jong-un Keluarkan Perintah Tembak Mati HARIANHALUAN.COM - Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan memerintahkan aparat menembak siapa saja yang melintasi perbatasan dengan China untuk mencegah penyebaran virus corona..
  • Rabu, 08 Juli 2020 - 10:55:41 WIB

    AS Resmi Keluar dari WHO, Ini Alasannya

    AS Resmi Keluar dari WHO, Ini Alasannya HARIANHALUAN.COM - Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai proses keluarnya negara ini dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemerintahan Presiden Donald Trump baru saja memberitahu Kongres AS dan Perserikatan .
  • Jumat, 19 Juni 2020 - 10:36:14 WIB

    AS: Korut Ancaman Luar Biasa bagi Kawasan Indo-Pasifik

    AS: Korut Ancaman Luar Biasa bagi Kawasan Indo-Pasifik HARIANHALUAN.COM - Amerika Serikat (AS) masih menganggap Korea Utara (Korut) sebagai ancaman luar biasa bagi kawasan Indo-Pasifik. Hal ini disampaikan setelah Korut meledakkan kantor penghubung dengan Korea Selatan (Korsel)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]