Pemprov Sumbar Sayangkan Daerah Enggan Kirim Sampel Swab, Jasman Rizal : Ibarat Bom, Bisa Meledak Kapan Saja


Selasa, 25 Agustus 2020 - 10:57:57 WIB
Pemprov Sumbar Sayangkan Daerah Enggan Kirim Sampel Swab, Jasman Rizal : Ibarat Bom, Bisa Meledak Kapan Saja Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal

HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal sangat menyayangkan beberapa daerah yang enggan mengirim sampel swab ke laboratorium pemeriksaan virus corona lantaran demi mempertahankan daerahnya berstatus zona hijau.

“Semakin banyak pemeriksaan yang dilakukan, hasilnya pasti akan berbanding lurus, akan lebih berbahaya jika disuatu daerah tidak melakukan pemerikasaan, padahal positifnya banyak. Beberapa daerah malah enggan mengirimkan sampelnya ke laboratorium kita. Mereka ingin mempertahankan status ‘hijaunya’. Ibarat bom waktu, bisa meledak kapan saja,” terang Jasman, Selasa (25/8/2020).

Lanjut Jasman, penanganan virus corona di Sumbar memang sudah tergolong baik. Patokannya adalah positif rate dan testing rate yang masih dibawah rata-rata nasional.  “Jangan melihat angka-angka, lihatlah persentase yang masih terbaik di Indonesia. Peningkatan pun dirasa masih wajar dengan jumlah sampel yang diperiksa. Belum pernah pertambahan kasus harian mencapai ratusan,” tambahnya.

Oleh karenanya, untuk menyikapi peningkatan kasus positif harian di Sumbar dalam beberapa hari terakhir, Pemprov Sumbar memastikan akan adanya program tes swab gratis bagi masyarakat Sumbar. Tidak hanya bagi warga luar yang datang ke Sumbar. Semua warga dengan riwayat kontak langsung atau merasa memiliki gejala, akan dipersilahkan mengikuti tes swab secara gratis.

Tingginya kasus pertambahan ini, kata dia, tidak akan mengembalikan Sumbar dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari awal, PSBB itu suatu metode memutus rantai penyebaran Covid-19.  “Sekarang kita telah masuk adaptasi baru. Ekonomi kan harus bergerak. Jika PSBB diberlakukan lagi, akan mati pereknomian kita. Semua usaha tidak akan bergeliat,” ucapnya.

Jasman menilai, kebijakan ini ditempuh guna memutus rantai penularan Covid-19 sembari tetap produktif menjalani aktivitas keseharian. “Masyarakat tidak usah enggan, tidak usah takut. Ayo berkontribusi aktif sembari tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Jasman.

Dalam pemeriksaan swab, lokasi yang dapat dituju masyarakat adalah puskesmas terdekat atau rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan oleh Pemprov Sumbar. Diakuinya, berdasarkan tracking terhadap kasus positif harian dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar adalah imported case atau berasal dari luar Sumbar. Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat jangan gelisah dan cemas dengan hasil tersebut.

Jasman juga menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, istirahat cukup serta rajin berolah raga. “Pandemi belum berakhir dan tidak tau kapan berhentinya. Virus masih ada disekitar kita. Untuk itu, tetap patuhi protokol Covid-19, agar tidak terpapar dan menjadi inang ditempat kerja dan keluarga,” tutupnya. (*)

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]